Cek Fakta: Karena Allah, Putra Mahkota Kerajaan Inggris Pangeran William Masuk Islam

Andi Ahmad S | Suara.com

Selasa, 03 September 2024 | 06:00 WIB
Cek Fakta: Karena Allah, Putra Mahkota Kerajaan Inggris Pangeran William Masuk Islam
Pangeran William (Instagram/princeandprincessofwales)

Suara.com - Sebuah akun media sosial Facebook mengunggah informasi bahwa putra mahkota Kerajaan Inggris Pangeran William masuk Islam.

Kabar beredar yang menyebutkan Pangeran William mualaf atau pindah agama itu, diunggah salah satu akun Facebook Susi Rahmawati.

Berikut narasi dari gambar postingan oleh akun Susi Rahmawati tersebut:

"Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh Alhamdulillah..Putra mahkota :crown: kerajaan inggris :gb: masuk Islam karena Allaah….believe it or not… Mmng bs bikin geger UK krn UK penopang utama Isra-hell dan gerakan islamophobia Freemason n Illuminati sbg kaki tangan dajjal lakanatullah alaih,".

Namun apakah benar informasi tersebut:

Setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Suara.com dengan menggali dari berbagai sumber, sebuah akun facebook dengan nama Susi Rahmawati mengunggah sebuah video yang menampilkan sosok putera mahkota kerajaan Inggris, Pangeran William.

Video tersebut diunggah dengan klaim Pangeran William masuk Islam.

Penelusuran fakta dilakukan dengan fitur pencarian di google menggunakan kata kunci “Pangeran William masuk Islam”.

Dari penelusuran tersebut, ditemukan sebuah artikel yang diterbitkan oleh Kompas.com pada 9 maret 2024 dengan judul “[KLARIFIKASI] Tidak Ada Bukti Pangeran William Masuk Islam”.

Dalam artikel tersebut, Kompas menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan hasil penggabungan dari potongan-potongan video pertemuan Pangeran William dengan komunitas Muslim.

Misalnya cuplikan video Pangeran William mengunjungi Hayes Muslim Centre yang diunggah di kanal YouTube The Times and The Sunday Times, pada 10 Maret 2023.

Cek Fakta: Karena Allah, Putra Mahkota Kerajaan Inggris Pangeran William Masuk Islam [Ist]
Cek Fakta: Karena Allah, Putra Mahkota Kerajaan Inggris Pangeran William Masuk Islam [Ist]

Ia dan istrinya datang untuk mengucapkan terima kasih atas bantuan dan penggalangan dana setelah gempa dahsyat di Turki dan Suriah yang menewaskan lebih dari 50.000 orang.

Potongan-potongan video tersebut tidak memberikan bukti yang cukup mengenai klaim bahwa Pangeran William masuk Islam.

Selain itu, diketahui anggota keluarga Kerajaan Inggris menganut agama Kristen-Anglikanisme sejak 1558, setelah kerajaan berada di bawah pemerintahan Elizabeth I.

Kesimpulan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Moon Jae-in Mantan Presiden Korea Selatan Kini Jadi Tersangka, Gara-gara Minta Jabatan Untuk Anak

Profil Moon Jae-in Mantan Presiden Korea Selatan Kini Jadi Tersangka, Gara-gara Minta Jabatan Untuk Anak

News | Selasa, 03 September 2024 | 01:49 WIB

Polandia Siap Tembak Jatuh Rudal Rusia di Atas Ukraina

Polandia Siap Tembak Jatuh Rudal Rusia di Atas Ukraina

News | Senin, 02 September 2024 | 23:19 WIB

Aturan Ketat Tak Ada TV di Swedia Karena Ancam Pertumbuhan Anak, Menkes: Orang Tua Harus Waspada

Aturan Ketat Tak Ada TV di Swedia Karena Ancam Pertumbuhan Anak, Menkes: Orang Tua Harus Waspada

News | Senin, 02 September 2024 | 20:08 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB