Girls Summit 2024: Investasi Pembangunan bagi Anak Perempuan untuk SDG 2030 dan Visi 2100

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 09 September 2024 | 14:22 WIB
Girls Summit 2024: Investasi Pembangunan  bagi Anak Perempuan untuk SDG 2030 dan Visi 2100
Girls Summit 2024. (Dok: Plan Indonesia)

Suara.com - Pada 2100, diprediksi populasi muda akan mendominasi hingga 80 persen di seluruh dunia. Termasuk di Asia, lebih dari setengah populasinya akan berusia di bawah usia 30 tahun. Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia perlu memahami konteks 2100 ini terutama mempersiapkan kaum muda dalam menghadapi beragam perubahan, tantangan dan peluang beberapa dekade ke depan.

Dalam konteks ini, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bekerja sama dengan United Nations Foundation menggelar Girls Summit bertema “Standing Strong with Girls Towards 2100 Vision”, pada 7 September 2024 di Jakarta.

“Sebagai girls and youth-centered organisation, kami mendedikasikan Girls Summit untuk memperkuat posisi kaum muda khususnya perempuan sebagai pusat pembangunan saat ini dan di masa depan. Dukungan dan investasi bagi mereka esensial untuk memastikan kesiapan, membuka potensi, kekuatan, dan ruang bagi mereka untuk mendesain masa depannya," ujar Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti.

Girls Summit 2024 dihadiri oleh lebih dari 400 peserta termasuk aktivis muda, anak-perempuan penggerak perubahan di desa, perempuan pemimpin, perwakilan pemerintah, lembaga donor, perusahaan hingga media, serta perwakilan dari organisasi masyarakat sipil. 

Girls Summit 2024 diawali oleh Pre-Summit pada 30 Juli 2024 di Jakarta, yang telah merangkum berbagai rekomendasi anak dan kaum muda dalam mencapai visi 2100.  Tiga perwakilan aktivis muda menyampaikan butir-butir rekomendasinya pada acara puncak Girls Summit hari ini termasuk dalam menghadapi risiko iklim di masa depan, teknologi digital yang semakin pesat serta pemberdayaan kaum muda yang mereka harapkan.

Rekomendasi ini sebelumnya telah disampaikan kepada UN Foundation, agar masuk dalam Pact for the Future, sebuah deklarasi menuju Roadmap 2100 yang akan dibahas oleh para pemimpin dunia pada Summit of the Future dalam United Nations General Assembly (UNGA) di New York, di akhir September 2024 mendatang.

Head of Programmes UN Women Indonesia, Dwi Yuliawati Faiz yang turut hadir dalam Girls Summit mengungkapkan, sekarang SDGs yang harusnya tercapai di 2030 masih lumayan tertinggal.

"Kita harus melakukan sesuatu yang sangat kuat agar misi ini dapat tercapai. Visi ini adalah untuk melihat target jangka panjang melampaui generasi saat ini, mempertimbangkan dampak jika SDGs tidak tercapai, dan memikirkan langkah selanjutnya setelah 2030 hingga visi 2100," ucapnya.

Menyongsong Indonesia Emas 2045, diskusi mengenai Roadmap 2100 dari kacamata kaum muda menjadi relevan bagi pemerintah menurut Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia, Woro Srihastuti Sulistyaningrum (Lisa) dalam pidato kuncinya di Girls Summit.

baca juga

"Ketika bicara Indonesia Emas 2045, kita harus memastikan kaum muda tidak hanya menjadi target sasaran pembangunan, tetapi menjadi agen perubahan yang bisa mendorong berbagai inovasi dalam pembangunan. Memastikan berbagai transformasi sosial, ekonomi, dan digital bisa dikawal dengan baik oleh kaum muda, termasuk penggerak ekonomi kreatif. Artinya, kita harus memastikan pemberdayaan bagi kaum muda dan perempuan serta mempercepat capaian SDGs dan visi Indonesia Emas 2045 yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan,” kata Lisa. 

Aktivis sosial sekaligus kreator konten, Nabila Ishma, yang juga menjadi pembicara dalam salah satu sesi di Girls Summit 2024 berjudul Girls Talk: Investing in Girls to Achieve SDGs and Beyond mengatakan perempuan muda perlu semakin didorong dan diberdayakan untuk dapat mencapai potensi maksimalnya.

"Ketika kita bicara perempuan, sebenarnya itu tentang bagaimana perempuan bisa berdaya melakukan sesuatu dan memiliki peran yang bisa membuat perubahan kepada sekitarnya," lanjutnya. 

Baru-baru ini, UN melaporkan bahwa pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) baru 15% termasuk tujuan ke-5 yaitu kesetaraan gender. Menurut World Economic Forum, masih dibutuhkan 130 tahun lagi untuk mencapai kesetaraan gender global, yang hal ini mencerminkan lambatnya proses. 

Terkait itu, Dini menekankan bahwa tanpa percepatan upaya, investasi dari semua pihak, serta kebijakan serta implementasi yang lebih kuat, kesetaraan gender yang merupakan salah satu basis dari pertumbuhan berkelanjutan yang inklusif akan sulit terwujud, baik di 2030 dan bahkan 2100.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi Seadanya di Gaza: Kisah Heroik Dokter Indonesia Selamatkan Nyawa

Operasi Seadanya di Gaza: Kisah Heroik Dokter Indonesia Selamatkan Nyawa

Video | Senin, 09 September 2024 | 10:05 WIB

Perempuan Bersampur Merah: Mengungkap Luka Tersembunyi Tragedi Santet Banyuwangi dalam Balutan Fiksi

Perempuan Bersampur Merah: Mengungkap Luka Tersembunyi Tragedi Santet Banyuwangi dalam Balutan Fiksi

Your Say | Jum'at, 06 September 2024 | 19:35 WIB

Ulasan Novel Saman: antara Feminisme, Seksualitas, hingga Gejolak Politik

Ulasan Novel Saman: antara Feminisme, Seksualitas, hingga Gejolak Politik

Your Say | Jum'at, 06 September 2024 | 20:25 WIB

Ulasan Novel Melacak Jejak Reva yang Terkuak, Perjuangan Melawan Kekerasan

Ulasan Novel Melacak Jejak Reva yang Terkuak, Perjuangan Melawan Kekerasan

Your Say | Kamis, 05 September 2024 | 16:24 WIB

Ulasan Buku Almost 30, Menghadapi Problema Perempuan Jelang Usia Tiga Puluh

Ulasan Buku Almost 30, Menghadapi Problema Perempuan Jelang Usia Tiga Puluh

Your Say | Kamis, 05 September 2024 | 10:55 WIB

Kenalan Dengan Woman Choice, Wadah Perempuan Muda Tumbuh Bersama

Kenalan Dengan Woman Choice, Wadah Perempuan Muda Tumbuh Bersama

Lifestyle | Rabu, 04 September 2024 | 10:21 WIB

Terkini

Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online

Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:07 WIB

2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka

2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:06 WIB

Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS

Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu

Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

×