Dilema Umat Katolik di Pemilu AS, Paus Fransiskus Serukan 'Pilih Kejahatan yang Lebih Kecil'

Bella

Sabtu, 14 September 2024 | 13:31 WIB
Dilema Umat Katolik di Pemilu AS, Paus Fransiskus Serukan 'Pilih Kejahatan yang Lebih Kecil'
Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus (tengah) melambaikan tangan sebelum meninggalkan Indonesia di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (6/9/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym]

Suara.com - Sebuah pernyataan mengejutkan terkait Pemilu Amerika Serikat (AS) datang dari Paus Fransiskus, pemimpin umat Katolik sedunia itu memberikan pandangannya mengenai dua isu kontroversial yang dihadapi para pemilih AS.

Dalam penerbangannya dari Singapura ke Roma pada hari Jumat (13/9), Paus secara tegas mengkritik kebijakan Wakil Presiden Kamala Harris yang mendukung hak aborsi, serta rencana Donald Trump yang ingin mendeportasi jutaan imigran.

Paus Fransiskus menggambarkan aborsi sebagai "pembunuhan" dan menyebut rencana deportasi massal oleh Trump sebagai "dosa berat."

Melalui pernyataan yang jarang dilakukan terkait politik, ia mengimbau umat Katolik Amerika untuk memilih "kejahatan yang lebih kecil" saat mereka mendatangi tempat pemungutan suara pada bulan November mendatang. Namun, Paus tidak memberikan penjelasan lebih lanjut tentang pernyataan tersebut.

Meskipun tidak menyebut nama Harris atau Trump secara langsung, Paus merujuk pada kebijakan mereka yang dinilai bertentangan dengan ajaran Gereja Katolik mengenai kehidupan.

"Anda harus memilih yang lebih baik. Siapa yang lebih baik? Wanita itu, atau pria itu? Saya tidak tahu," ucap Paus berusia 87 tahun itu.

"Baik mereka yang mengusir migran maupun mereka yang membunuh anak-anak, keduanya menentang kehidupan." lanjutnya.

Sementara Paus biasanya berhati-hati dalam memberikan pandangan tentang pemilihan politik, ia sering secara tegas menentang aborsi—yang dilarang keras oleh Gereja Katolik.

Di sisi lain, ia juga telah lama mengkritik kebijakan anti-imigran Trump. Pada pemilu 2016, Paus bahkan menyebut bahwa Trump "bukan seorang Kristen" karena retorika kerasnya terhadap imigran.

baca juga

Dalam sambutannya, Paus juga mengingatkan pentingnya partisipasi pemilih, terutama umat Katolik Amerika, yang berjumlah sekitar 52 juta di seluruh negeri.

Kelompok ini dianggap penting dalam menentukan hasil pemilu, terutama di negara bagian medan pertempuran seperti Pennsylvania dan Wisconsin, di mana satu dari lima orang dewasa beragama Katolik.

Sebagai catatan, Kamala Harris telah berjanji untuk mendukung undang-undang yang melindungi akses nasional terhadap aborsi, sementara Donald Trump menegaskan niatnya untuk menindak imigrasi ilegal dan tidak mengesampingkan pembangunan kamp penahanan bagi imigran ilegal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral: Merpati Mengawal Sri Paus Fransiskus dalam Perayaan Ekaristi di Timor Leste

Viral: Merpati Mengawal Sri Paus Fransiskus dalam Perayaan Ekaristi di Timor Leste

News | Jum'at, 13 September 2024 | 11:36 WIB

Debat Perdana Capres AS, Trump Sebut Kamala Harris Kalah Karena Hal Ini

Debat Perdana Capres AS, Trump Sebut Kamala Harris Kalah Karena Hal Ini

News | Kamis, 12 September 2024 | 21:08 WIB

Donald Trump Tuduh Imigran Haiti Culik Kucing untuk Dimakan, Ternyata Warga Negara AS

Donald Trump Tuduh Imigran Haiti Culik Kucing untuk Dimakan, Ternyata Warga Negara AS

News | Jum'at, 13 September 2024 | 03:55 WIB

Sebut Taylor Swift Liberal usai Dukung Kamala Harris, Donald Trump: Dia Akan Membayar Harga untuk Itu

Sebut Taylor Swift Liberal usai Dukung Kamala Harris, Donald Trump: Dia Akan Membayar Harga untuk Itu

News | Kamis, 12 September 2024 | 13:55 WIB

Dukung Kamala Harris di Pilpres AS, Unggahan IG Taylor Swift Tembus 10 Juta Likes

Dukung Kamala Harris di Pilpres AS, Unggahan IG Taylor Swift Tembus 10 Juta Likes

News | Kamis, 12 September 2024 | 13:45 WIB

Berkunjung ke Singapura, Paus Fransiskus Serukan Perlindungan dan Upah Layak bagi Pekerja Migran

Berkunjung ke Singapura, Paus Fransiskus Serukan Perlindungan dan Upah Layak bagi Pekerja Migran

News | Kamis, 12 September 2024 | 12:06 WIB

Ulasan Buku 'TRIGGERED'; Pengalaman Unik yang Dirasakan Donald Trump Jr.

Ulasan Buku 'TRIGGERED'; Pengalaman Unik yang Dirasakan Donald Trump Jr.

Your Say | Kamis, 12 September 2024 | 11:40 WIB

Seret Nama Vladimir Putin dalam Debat AS, Rusia Langsung Beri Peringatan Tegas: Kami Tidak Suka!

Seret Nama Vladimir Putin dalam Debat AS, Rusia Langsung Beri Peringatan Tegas: Kami Tidak Suka!

News | Kamis, 12 September 2024 | 05:05 WIB

Cek Fakta: Paus Fransiskus Berdansa dengan Seorang Wanita Setelah Pulang dari Indonesia

Cek Fakta: Paus Fransiskus Berdansa dengan Seorang Wanita Setelah Pulang dari Indonesia

News | Kamis, 12 September 2024 | 04:10 WIB

Debat Pilpres AS Putaran Pertama, Donald Trump Sebut Kamala Harris Anti-Israel

Debat Pilpres AS Putaran Pertama, Donald Trump Sebut Kamala Harris Anti-Israel

News | Kamis, 12 September 2024 | 03:55 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×