Jawab Kritik Peter F Gontha Soal Naturalisasi, Mantan Exco PSSI: Seharusnya Tak Keluar Komentar dari Orang Sehebat Itu

Galih Priatmojo | Suara.com

Sabtu, 14 September 2024 | 13:55 WIB
Jawab Kritik Peter F Gontha Soal Naturalisasi, Mantan Exco PSSI: Seharusnya Tak Keluar Komentar dari Orang Sehebat Itu
Mantan Exco PSSI Hasani Abdulgani yang jawab kritik Peter F Gontha soal pemain naturalisasi di Timnas Indonesia (Suara.com/Arief Apriadi)

Suara.com - Di tengah euforia Timnas Indonesia yang menanjak performanya, muncul komentar miring dari sosok Peter F Gontha terkait pemain naturalisasi. Kritik itupun dibalas menohok oleh Hasani Abdulgani.

Dari sebanyak 8 poin terkait ulasannya mengenai keberadaan pemain naturalisasi di tubuh Timnas Indonesia yang diunggah di akun Instagramnya, Peter F Gontha salah satunya menyentil soal adanya misi terselubung dari para pemain keturunan tersebut.

"Apakah anda tau bahwa naturalisasi mereka hanya sementara, karena mereka mempunyai dua paspor, nanti kalau sudah selesai main di Indonesia mereka akan buang status WNI mereka? (saya tau)" tulisnya di poin ke-5 dari total 8 poin yang berisikan pertanyaan dan jawaban soal para pemain keturunan tersebut.

Tudingan mantan Dubes RI untuk Polandia itupun mendapat beragam sorotan dari publik, termasuk dari mantan Exco PSSI Hasani Abdulgani.

Melalui unggahan di akun Instagramnya, Hasani yang juga sempat terlibat dalam proses naturalisasi sejumlah pemain Timnas Indonesia menyayangkan pernyataan Peter F Gontha tersebut.

Menurutnya, bila Peter memahami Peraturan UU Nomor 12 tahun 2006 maka tak akan keluar pernyataan seperti yang dilontarkan.

"Kontroversi komentar soal pemain naturalisasi, Kalau pak Peter Gontha paham dan lebih teliti termasuk persyaratannya dengan peraturan UU No 12, 2006 khususnya pasal 20, seharusnya tak ada komentar seperti ini keluar dari orang sehebat beliau," ungkapnya.

Sebelumnya PSSI melalui anggota Exconya yakni Arya Sinulingga menyebut kebijakan yang diambil organisasi sepak bola Indonesia saat ini dengan masif melakukan naturalisasi sudah tepat.

"Kita ini bingung ya ketika timnas kita berjuang hasilnya baik membawa merah putih semuanya bersatu rakyatnya mendukung. Bisa dilihat tuh antusias rakyat juga besar karena timnas Merah Putih kita bisa berkibar, rasa kebangsaan kita juga besar. Eh ada aja orang yang berusaha menggembosinya gitu dan dengan isu yang kadang-kadang tak jelas. Kok bisa seperti itu terjadi," responnya.

Lebih lanjut, Arya Sinulingga menegaskan bahwa para pemain yang dinaturalisasi memiliki darah keturunan dari leluhurnya dan bukan orang asing.

"Saya jelaskan bahwa yang pasti pemain itu memiliki darah Indonesia bahkan dari bapak, ibunya itu orang Indonesia asli. Kok bisa-bisanya mempertanyakan mereka gitu dan kebangsaannya," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Perbedaan Blijvrers dan Trekkers? Istilah yang Dikaitkan dengan Pemain Naturalisasi

Apa Perbedaan Blijvrers dan Trekkers? Istilah yang Dikaitkan dengan Pemain Naturalisasi

Bola | Sabtu, 14 September 2024 | 13:48 WIB

Baru Urus Naturalisasi Bareng, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Malah Musuhan

Baru Urus Naturalisasi Bareng, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Malah Musuhan

Bola | Sabtu, 14 September 2024 | 13:27 WIB

Nasib Sial Emil Audero: Penghangat Bangku Cadangan Como

Nasib Sial Emil Audero: Penghangat Bangku Cadangan Como

Bola | Sabtu, 14 September 2024 | 13:10 WIB

Imbangi Arab Saudi dan Australia, PSSI Optimis Indonesia Kembali Raih Poin

Imbangi Arab Saudi dan Australia, PSSI Optimis Indonesia Kembali Raih Poin

Your Say | Sabtu, 14 September 2024 | 12:36 WIB

Terkini

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB