Gaungkan Coblos 3 Paslon, Pendukung Anies Kepung KPU saat Cagub-Cawagub Ambil Nomor Urut: Kami Tidak Mengancam!

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 23 September 2024 | 12:03 WIB
Gaungkan Coblos 3 Paslon, Pendukung Anies Kepung KPU saat Cagub-Cawagub Ambil Nomor Urut: Kami Tidak Mengancam!
Massa pendukung Anies saat menggelar demonstrasi di depan kantor KPU Jakarta di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Kelompok massa dari Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, Senin (23/9/2024). Aksi ini dilakukan menjelang pengambilan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta malam nanti.

JRMK diketahui merupakan pendukung Anies Baswedan. Mereka bahkan salah satu yang pertama mendukung dan meminta Anies untuk maju kembali dalam Pilkada DKI 2024 pada 19 Mei lalu.

Meski akhirnya, Anies batal maju karena tak ada partai yang mengusungnya.

Pantauan Suara.com di lokasi, massa yang diperkirakan berjumlah puluhan orang ini membawa spanduk bergambar tiga paslon. Yakni, Ridwan Kamil-Suswono, Pramono Anung-Rano Karno, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardhana. 

Kemudian, mereka melakukan aksi simulasi mencoblos tiga kotak foto paslon dalam spanduk itu. Salah satu perwakilan massa menusuk spanduk dengan menggunakan kayu yang sudah diruncingkan.

Massa pendukung Anies saat menggelar demonstrasi di depan kantor KPU Jakarta di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. (Suara.com/Fakhri)

Massa pendukung Anies saat menggelar demonstrasi di depan kantor KPU Jakarta di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. (Suara.com/Fakhri)

Koordinator JRMK, Minawati mengatakan aksi ini merupakan bentuk kekecewaan atas kondisi Pilkada 2024 ini. Ia menganggap paslon-paslon yang ada tak mencerminkan perwujudan aspirasi warga Jakarta.

Dengan mencoblos lebih dari satu paslon, sesuai aturan Pemilu, surat suara jadi tidak sah dan tak dihitung dukungannya kepada kandidat manapun.

"Hari ini kita aspirasikan kekecewaan masyarakat miskin kota atau masyarakat jakarta, yang Pilkada tahun ini tidak berpihak kepada rakyat atau mewakili aspirasi rakyat," ujar Minawati.

"Terutama di Jakarta, banyak kampung kami yang belum terselesaikan masalahnya. Maka kami tahun ini adalah untuk golput," lanjutnya. 

Minawati menyebut ada 32 kampung yang tergabung dalam JRMK. Ia tak memaksa masyarakat luas untuk mengikuti sikap ini melainkan hanya mengajak.

"Kan dalam itu tidak memaksa. Kita hanya mengajak, tapi tidak pakai paksaan. Kalau pakai paksaan, kita memberikan uang itu dapat tindakan (pidana). Ini kami tidak mengancam," ucapnya.

Sebelum memutuskan sikap ini, Minawati mengaku sudah membahasnya berulang kali. Dari ketiga paslon yang ada, tidak ada satupun yang dianggap mendukung aspirasi warga.

"Yang penting kita sudah menyatakan sikap tidak memilih tiga-tiganya. Tidak ada kepercayaan dan tidak mewakili kepentingan rakyat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Enjoy jadi Seniman usai Tak Jabat Presiden, Celetukan SBY 'Cukup 2 Periode' Dianggap Nyindir: Hati-hati Pak

Ngaku Enjoy jadi Seniman usai Tak Jabat Presiden, Celetukan SBY 'Cukup 2 Periode' Dianggap Nyindir: Hati-hati Pak

News | Senin, 23 September 2024 | 11:37 WIB

Ulama Cakung Nyatakan Dukungan ke Pramono - Rano, Kiai Zainal Arifin: Terus Terang Saya Pendukung Anies

Ulama Cakung Nyatakan Dukungan ke Pramono - Rano, Kiai Zainal Arifin: Terus Terang Saya Pendukung Anies

Kotak Suara | Jum'at, 20 September 2024 | 22:46 WIB

Survei LSI: RK-Suswono Gagal Menang Satu Putaran Bila Anies Dukung Pramono-Rano, Golput Meningkat

Survei LSI: RK-Suswono Gagal Menang Satu Putaran Bila Anies Dukung Pramono-Rano, Golput Meningkat

Kotak Suara | Rabu, 18 September 2024 | 21:17 WIB

Rivalitas Suporter Bikin Blunder, Langkah Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta Bisa Dihambat JakMania?

Rivalitas Suporter Bikin Blunder, Langkah Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta Bisa Dihambat JakMania?

Kotak Suara | Selasa, 17 September 2024 | 10:40 WIB

Terkini

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:21 WIB

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:15 WIB

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:59 WIB

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB