Nomor Urut Paslon Selama Pilkada Tak Berarti Apa-apa, Pakar Beberkan Magnetnya Ada di Sini Biar Menang

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 24 September 2024 | 15:12 WIB
Nomor Urut Paslon Selama Pilkada Tak Berarti Apa-apa, Pakar Beberkan Magnetnya Ada di Sini Biar Menang
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono (kiri) mendapat nomor urut satu di PIlkada Jakarta. (Suara.com/Alfian)

Suara.com - Nomor urut calon kepala daerah untuk Pilkada 2024 telah ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di masing-masing daerah. Nomor urut tersebut biasanya akan menjadi jargon maupun simbol-simbol selama masa kampanye.

Meski akan selalu disuarakan juga digunakan selama masa kampanye, nomor urut dinilai tidak terlalu berpengaruh signifikan terhadap kemenangan calon kepala daerah (cakada).

"Korelasi nomor urut dengan kandidat sebenarnya minimalis, efeknya nggak ada. Karena kan ini Pilkada, ujungnya magnet figur yang dipuji dengan kualitas personal," kata Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro saat dihubungi Suara.com, Selasa (24/9/2024).

Menurut Agung, nomor urut paslon sebenarnya lebih berpengaruh pada saat Pilpres dan Pileg dilakukan serentak waktu lalu. Karena, bisa jadi tumpang tindih antara nomor urut capres-cawapres dengan nomor urut partai.

"Misalkan kemarin nomor urut 1 Pilpres, Muhaimin Iskandar, partainya nomor 1 PKB, itu kan diuntungkan. Kemudian nomor urut 2 Prabowo, partainya Gerinda nomor urut 2. Terus yang ketiga Ganjar, partainya PDIP. Karena akhirnya menjadi lebih efisien, efektif, mempromosikan capres plus partainya. Sehingga mudah diingat oleh pemilih," kata Agung.

Sedangkan dalam Pilkada, nomor urut pengaruhnya sangat kecil. Hanya saja, hal itu juga tergantung dari masing-masing tim sukses.

"Akan besar ketika timsesnya, kandidatnya kreatif. Jadi ini ujungnya di sana. Harus kreatif, harus inovatif. Sehingga pemilih menjadi lebih mengerti, paham," saran Agung.

Untuk di Pilkada Jakarta, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapat nomor urut 1, paslon dari jalur independen Dharma-Kun nomor 2, dan Pramono Anung-Rano Karno nomor 3.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dharma Pongrekun Usai Dapat Nomor Urut 2: Utamakan Adab, Hindari Saling Jatuh di Pilkada Jakarta!

Dharma Pongrekun Usai Dapat Nomor Urut 2: Utamakan Adab, Hindari Saling Jatuh di Pilkada Jakarta!

Video | Selasa, 24 September 2024 | 13:00 WIB

Berkat Doa Sang Ayah, Ahmad Ali Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Sulteng

Berkat Doa Sang Ayah, Ahmad Ali Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Sulteng

Kotak Suara | Selasa, 24 September 2024 | 10:11 WIB

Siap Bertarung di Pilkada 2024, Ini Nomor Urut Paslon Wali Kota Pontianak

Siap Bertarung di Pilkada 2024, Ini Nomor Urut Paslon Wali Kota Pontianak

Kotak Suara | Selasa, 24 September 2024 | 10:06 WIB

Usai Dapat Nomor 2 di Pilkada Jakarta, Dharma Bicara Pentingnya Adab Selama Masa Kampanye

Usai Dapat Nomor 2 di Pilkada Jakarta, Dharma Bicara Pentingnya Adab Selama Masa Kampanye

News | Selasa, 24 September 2024 | 00:05 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB