Kronologis Aksi Intoleran ASN Kota Bekasi, Penghuni Rumah: Suami Si Ibu Sudah Izinkan

Galih Prasetyo | Suara.com

Selasa, 24 September 2024 | 22:48 WIB
Kronologis Aksi Intoleran ASN Kota Bekasi, Penghuni Rumah: Suami Si Ibu Sudah Izinkan
Seorang wanita yang merupakan oknum ASN Kota Bekasi berinisial MS diduga melarang umat kristen melakukan ibadah atau doa bersama di rumahnya sendiri [Suara.com/Mae Harsa]

Suara.com - Seorang wanita yang merupakan oknum ASN Kota Bekasi berinisial MS diduga melarang umat kristen melakukan ibadah atau doa bersama di rumahnya sendiri. Peristiwa itu terjadi di Jalan Siput Raya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Penghuni rumah ibadah, Aldo (42), mengatakan peristiwa bermula saat jemaat Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM) tengah ibadah atau doa bersama di rumahnya.

Kepadanya dan jemaat lain, MS mempermasalahkan aktivitas ibadah umat Kristen yang dilakukan di rumah tersebut. Menurut oknum ASN itu, Aldo dan para jemaat tidak memiliki izin untuk beribadah di rumah itu.

Penghuni rumah ibadah, Aldo (42), mengatakan peristiwa bermula saat jemaat Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM) tengah ibadah atau doa bersama di rumahnya. [Suara.com/Mae Harsa]
Penghuni rumah ibadah, Aldo (42), mengatakan peristiwa bermula saat jemaat Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM) tengah ibadah atau doa bersama di rumahnya. [Suara.com/Mae Harsa]

“Ini kan rumah tempat ibadah, rumah doa bukan untuk dijadikan gereja besar untuk dibangun tidak,” kata Aldo saat ditemui wartawan termasuk Suara.com di kediamannya, Selasa (24/9/2024) malam.

Aldo menjelaskan, rumah miliknya sejak 2 bulan terakhir memang dijadikan tempat ibadah untuk berdoa bersama oleh jemaat GMIM. Namun, tidak pernah ada maksud untuk dijadikan gereja.

Jemaat yang beribadah di rumah tersebut biasanya hanya 8 - 10 orang. Jika semuanya hadir, jumlahnya paling banyak hanya sekitar 20 orang.

Selain itu, Aldo mengatakan rumah ibadah itu ukurannya sangat kecil jika dibandingkan dengan sebuah gereja. Ornamen di dalamnya pun sangat sederhana.

“Tidak ada hiasan apapun, hanya ruangan kosong cuma ada bangku dan ada mimbar kecil buat pendeta khotbah,” ujarnya.

Sebelum aktivitas doa bersama dilakukan rutin setiap hari minggu di rumah tersebut, Aldo mengaku pihaknya sudah memberitahukan rencana tersebut pada pengurus wilayah setempat dan sudah diizinkan.

“Ini bukan izin ya, tapi surat pemberitahuan kepada RT dan RW itu sudah ada dan ada tanda tangan menyetujui. Kalau misalkan izin kan bingung kok orang ibadah harus ada izin dulu,” ujar Aldo.

Selain pada pengurus wilayah, Aldo juga memastikan bahwa pihaknya juga telah memberitahukan rencana kegiatan doa bersama di rumah ibadah itu pada warga sekitar. Termasuk dengan suami MS.

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bekasi diduga melarang tetangga untuk beribadah di rumahnya sendiri. [Tangkap layar X]
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bekasi diduga melarang tetangga untuk beribadah di rumahnya sendiri. [Tangkap layar X]

“Ayah saya itu waktu mau mulai akan ibadah itu sempat berbicara kepada suaminya (MS) kalau rumah ini akan dijadikan rumah buat ibadah bilangnya setiap minggu, dan suaminya itu mengizinkan,” ucapnya.

Suara.com telah berusaha menemui pihak oknum ASN di kediamannya yang berada persis di sebelah rumah ibadah, namun tidak ada satu pun penghuni rumah yang keluar.

Sementara, Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti dugaan perbuatan intoleran tersebut oknum ASN yang diketahui berinisial MS.

"Kami akan segera menindaklanjuti aduan warga, dengan terlebih dahulu mendengar dari para Pihak mengenai duduk perkara yang sebenarnya," kata Gani melalui keterangannya, dikutip Selasa (24/9/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terdengar Suara Ledakan Sebelum 7 Mayat ABG Mengambang di Kali Bekasi

Terdengar Suara Ledakan Sebelum 7 Mayat ABG Mengambang di Kali Bekasi

News | Selasa, 24 September 2024 | 16:13 WIB

Viral Aksi Intoleran ASN Pemkot Bekasi, Netizen Serbu IG Disparbud: Ditunggu Pemecatannya!

Viral Aksi Intoleran ASN Pemkot Bekasi, Netizen Serbu IG Disparbud: Ditunggu Pemecatannya!

News | Selasa, 24 September 2024 | 15:48 WIB

Protes Keluarga Remaja yang Tewas di Kali Bekasi: Mana Ada Orang Mati Makamnya Kosong

Protes Keluarga Remaja yang Tewas di Kali Bekasi: Mana Ada Orang Mati Makamnya Kosong

News | Senin, 23 September 2024 | 22:32 WIB

Sejumlah Fakta Temuan 7 Mayat Mengambang di Kali Bekasi

Sejumlah Fakta Temuan 7 Mayat Mengambang di Kali Bekasi

News | Senin, 23 September 2024 | 07:53 WIB

3 Kata Terakhir Muhammad Rizky, Satu dari 7 ABG yang Tewas di Kali Bekasi

3 Kata Terakhir Muhammad Rizky, Satu dari 7 ABG yang Tewas di Kali Bekasi

News | Minggu, 22 September 2024 | 18:21 WIB

Terkini

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:35 WIB

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:27 WIB

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:48 WIB

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:42 WIB

Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap

Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:29 WIB

Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung

Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:58 WIB

Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini

Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:23 WIB