Misteri Ledakan di Lebanon: Jejak Pager Mengarah ke Norwegia

Bella Suara.Com
Rabu, 25 September 2024 | 15:27 WIB
Misteri Ledakan di Lebanon: Jejak Pager Mengarah ke Norwegia
Ilustrasi Pager (Unsplash.com)

Suara.com - Polisi keamanan Norwegia (PST) telah memulai penyelidikan awal terkait laporan yang menyebutkan bahwa sebuah perusahaan milik warga Norwegia diduga terlibat dalam penjualan pager kepada kelompok militan Lebanon, Hizbullah. Peristiwa ini menarik perhatian internasional setelah ribuan pager dan walkie-talkie yang digunakan Hizbullah meledak di Lebanon minggu lalu, menewaskan 39 orang dan melukai ribuan lainnya.

Serangan tersebut secara luas diyakini sebagai operasi militer yang dilakukan oleh Israel, meskipun Israel belum memberikan konfirmasi terkait tuduhan ini. Ledakan itu menimbulkan banyak pertanyaan, termasuk bagaimana perangkat tersebut bisa dijadikan senjata yang dapat diledakkan dari jarak jauh.

Pengacara PST, Haris Hrenovica, mengungkapkan kepada Reuters bahwa penyelidikan saat ini masih dalam tahap awal.

"Kami sedang menyelidiki apakah ada dasar untuk memulai penyelidikan penuh terkait tuduhan di media bahwa perusahaan Norwegia mungkin terlibat dalam distribusi pager ke Hizbullah," kata Hrenovica melalui pesan teks.

Meskipun demikian, pihak PST mengakui bahwa mereka belum memiliki kecurigaan yang kuat terhadap perusahaan tersebut.

Di sisi lain, otoritas Bulgaria juga melakukan penyelidikan terhadap perusahaan Norta Global Ltd yang berkantor pusat di Sofia. Media Hungaria melaporkan bahwa perusahaan ini kemungkinan terlibat dalam memfasilitasi penjualan pager yang kemudian digunakan oleh Hizbullah.

Norta Global didirikan pada tahun 2022 oleh warga negara Norwegia bernama Rinson Jose. Namun, Jose enggan memberikan komentar terkait keterlibatannya. Ketika dihubungi oleh Reuters, ia menolak untuk berbicara dan menutup telepon.

Sementara itu, LinkedIn Jose menunjukkan bahwa dia bekerja di DN Media Group sejak 2020. Perusahaan tersebut membenarkan bahwa Jose berangkat ke konferensi di Boston pada 17 September dan terakhir kali mengirim email pada 18 September. Hingga kini, perusahaan tidak dapat menghubunginya, menambah misteri yang menyelimuti kasus ini.

Penyelidikan di Norwegia, Taiwan, Hungaria, dan Bulgaria saat ini difokuskan untuk melacak rantai pasokan yang menghubungkan perangkat tersebut hingga ke tangan Hizbullah, namun banyak pertanyaan yang masih belum terjawab. Keberadaan Jose serta peran perusahaan yang ia dirikan menjadi salah satu elemen kunci dalam penyelidikan internasional yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Bantahan Keras Lebanon: Korban Serangan Israel Mayoritas Warga Sipil Tak Berdosa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI