Lebanon di Ambang Krisis, Pasokan Makanan Aman, tapi Ancaman Blokade Menghantui

Andi Ahmad S Suara.Com
Kamis, 26 September 2024 | 01:05 WIB
Lebanon di Ambang Krisis, Pasokan Makanan Aman, tapi Ancaman Blokade Menghantui
Gelombang serangan udara oleh pesawat tempur Israel di Lebanon selatan pada Sabtu (21/9/2024) mengakibatkan kebakaran di sejumlah kota wilayah tersebut. Serangan itu menargetkan beberapa kota, termasuk Zawtar, Wadi Rumein, Deir El Zahrani, al-Lwaiza, Mlikh, Barti, Kafr Melki, dan El-Rihane. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - Serangan Israel ke wilayah Lebanon mengancam adanya krisis pangan, hal itu bisa terjadi jika adanya blokade ke negara tersebut.

Namun, menurut media setempat, pasokan makanan di Lebanon, dalam hal terjadi blokade total, diperkirakan dapat bertahan selama tiga hingga empat bulan.

Tetapi saat ini dilaporkan belum ada kekurangan pangan di toko-toko setempat.

"Saat ini, ketahanan pangan di negara ini berada pada tingkat yang tinggi, meskipun ada tantangan yang sedang dihadapi. Makanan tersedia di semua wilayah, dan cadangan bahan makanan pokok dalam situasi blokade total akan bertahan selama tiga hingga empat bulan," kata Nabil Fahd, ketua asosiasi pemilik supermarket kepada Sputnik pada Rabu (25/9).

Sejauh ini, Lebanon berhasil mempertahankan volume pasokan yang memastikan stabilitas relatif dalam ketersediaan pangan, meskipun dalam keadaan sulit. Permintaan bervariasi di setiap wilayah dan tergantung pada jam-jam tertentu per harinya, tambahnya.

"Saat ini, masyarakat banyak menimbun sereal dan air, tetapi rak-rak supermarket penuh dengan produk dan tidak ada kekurangan. Hingga kini, kami masih dapat memenuhi kebutuhan warga," ucap Fahd.

Israel mulai melakukan serangan besar-besaran di wilayah selatan dan timur dari Lebanon pada Senin (23/9).

Jumlah korban tewas akibat pengeboman ini telah meningkat menjadi 558 orang, kata Menteri Kesehatan Lebanon, Firass Abiad.

Pejuang Hizbullah, di sisi lain, menembakkan puluhan roket ke arah Israel utara.

Baca Juga: Konflik Gaza Merembet ke Lebanon, Paus Desak Penyelesaian Damai

Sebelumnya pada 17-18 September, alat komunikasi penyeranta (pager) dan walkie-talkie meledak di berbagai bagian Lebanon, menewaskan lebih dari 40 orang dan melukai hampir 3.500 lainnya.

Hingga kini, penyebab ribuan perangkat tersebut meledak secara bersamaan masih belum diketahui.

Hizbullah dan otoritas Lebanon menyalahkan Israel atas ledakan tersebut. Presiden Israel, Isaac Herzog, membantah keterlibatan negaranya dalam insiden itu.

Situasi di perbatasan Israel-Lebanon memburuk setelah dimulainya operasi militer Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023. Pasukan Israel dan pejuang Hizbullah terlibat baku tembak hampir setiap hari di wilayah sepanjang perbatasan.

Tokoh Penting Hizbullah Tewas

Serangan udara yang diluncurkan Israel ke wilayah perbatasan Lebanon menyebabkan banyak warga yang tewas.

Terbaru, Hizbullah mengumumkan bahwa Ibrahim Qubaisi, tokoh penting kelompok perlawanan itu tewas dalam serangan Israel.

Seperti disampaikan sebelumnya oleh tentara Israel untuk menjadi sasaran serangan udara di distrik Dahiyeh, Beirut.

Hizbullah memastikan pada Selasa (24/9) malam melalui pernyataan di Telegram bahwa Qubaisi telah tewas.

Qubaisi lahir pada 1962 di Lebanon selatan dan dikenal dengan nama Abu Musa.

Sebelumnya, tentara Israel menyatakan bahwa dalam serangan terbaru di Dahiyeh, sebuah kawasan di pinggiran selatan ibu kota Lebanon.

Mereka menargetkan Ibrahim Qubaisi, yang diidentifikasi sebagai tokoh penting dalam sistem rudal Hizbullah.

Tentara Israel telah melancarkan gelombang serangan udara di Lebanon sejak Senin (23/9) pagi, menargetkan apa yang mereka klaim sebagai sasaran Hizbullah, seiring meningkatnya konflik antara kedua pihak.

Serangan udara mematikan Israel di Lebanon sejak Senin pagi telah menewaskan hampir 560 orang, termasuk 95 wanita dan 50 anak-anak, serta melukai 1.835 lainnya, menurut Menteri Kesehatan Firas Abiad. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI