AS Desak Israel untuk Segera Atasi Krisis Kemanusiaan di Gaza

Bella

Kamis, 10 Oktober 2024 | 15:29 WIB
AS Desak Israel untuk Segera Atasi Krisis Kemanusiaan di Gaza
Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu. [ANTARA/Anadolu/Abdülhamid Hoşbaş]

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali menyuarakan kekhawatiran atas kondisi kritis warga Palestina di Jalur Gaza. Dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Rabu, Amerika Serikat mendesak Israel untuk segera mengambil tindakan guna menghentikan penderitaan warga sipil.

Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, menegaskan bahwa kondisi bencana yang dialami warga Palestina di Gaza harus segera ditangani.

“Keadaan ini sudah diprediksi berbulan-bulan yang lalu, namun tetap tidak diatasi hingga sekarang. Ini harus berubah, dan sekarang,” ujar Thomas-Greenfield, merujuk pada laporan mengenai kondisi memprihatinkan di Gaza bagian selatan dan tengah.

Ia juga mendesak Israel untuk mengambil langkah konkret guna memperbaiki situasi tersebut.

Pertemuan Dewan Keamanan ini digelar setahun setelah serangan mematikan oleh kelompok militan Hamas terhadap Israel selatan, yang memicu perang sengit di Gaza. Akibatnya, sebagian besar wilayah Gaza hancur dan sekitar 2,3 juta penduduknya harus mengungsi.

Sementara itu, Israel mengklaim bahwa lebih dari 1.200 orang tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Sebaliknya, pihak otoritas kesehatan di Gaza melaporkan bahwa hampir 42.000 orang telah tewas akibat serangan balasan Israel.

Thomas-Greenfield menyoroti perintah terbaru Israel yang meminta warga sipil di Gaza utara untuk kembali mengungsi, menegaskan bahwa mereka harus diizinkan kembali ke komunitasnya untuk membangun kembali kehidupan.

"Kita tidak boleh membiarkan perubahan demografi atau wilayah di Jalur Gaza, termasuk tindakan apapun yang mengurangi wilayah Gaza,” tegas Thomas-Greenfield.

baca juga

Kepala Badan Pengungsi Palestina PBB (UNRWA), Philippe Lazzarini, juga memperingatkan bahwa ratusan ribu warga Gaza kembali dipaksa untuk bergerak ke wilayah selatan, di mana kondisi kehidupan semakin tak tertahankan.

"Sekali lagi, warga Gaza berada di ambang bencana kelaparan buatan manusia," katanya di hadapan Dewan Keamanan.

Bantuan Kemanusiaan Tersendat

PBB telah lama mengeluhkan adanya hambatan dalam pengiriman bantuan ke Gaza selama perang berlangsung. Laporan dari Reuters pekan lalu menyebutkan bahwa pasokan makanan ke Gaza telah menurun drastis karena aturan baru bea cukai yang diberlakukan oleh otoritas Israel terhadap beberapa bantuan kemanusiaan.

Thomas-Greenfield menegaskan bahwa seharusnya ada lebih sedikit hambatan untuk pengiriman bantuan, bukan sebaliknya.

“Kita harus melihat lebih sedikit hambatan dalam pengiriman bantuan, bukan lebih banyak,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Peringatkan Israel: Jangan Ulang Kehancuran Gaza di Lebanon!

AS Peringatkan Israel: Jangan Ulang Kehancuran Gaza di Lebanon!

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 15:11 WIB

Netanyahu Sebut Lebanon Bakal Hancur Seperti Gaza, Amerika Serikat: Itu Bukan Keinginan Kami

Netanyahu Sebut Lebanon Bakal Hancur Seperti Gaza, Amerika Serikat: Itu Bukan Keinginan Kami

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 15:07 WIB

Palestina Desak AS dan Barat Hentikan Penjualan Senjata ke Israel

Palestina Desak AS dan Barat Hentikan Penjualan Senjata ke Israel

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 14:10 WIB

Badai Milton Hantam Florida, 3.000 Penerbangan Dibatalkan Hingga Perintah Biden untuk Evakuasi: Masalah Hidup dan Mati

Badai Milton Hantam Florida, 3.000 Penerbangan Dibatalkan Hingga Perintah Biden untuk Evakuasi: Masalah Hidup dan Mati

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 09:37 WIB

Semakin Panas! Presiden Joe Biden Bahas Serangan Balik ke Iran dengan Netanyahu

Semakin Panas! Presiden Joe Biden Bahas Serangan Balik ke Iran dengan Netanyahu

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 03:00 WIB

'Tidak Mau Mati Sia-sia' Ratusan Tentara Israel Tolak Perintah Netanyahu Untuk Bertugas di Medan Perang

'Tidak Mau Mati Sia-sia' Ratusan Tentara Israel Tolak Perintah Netanyahu Untuk Bertugas di Medan Perang

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 02:10 WIB

Kegagalan Militer Zionis: Hizbullah Berhasil Halau Operasi Darat di Lebanon

Kegagalan Militer Zionis: Hizbullah Berhasil Halau Operasi Darat di Lebanon

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 04:45 WIB

Amerika Serikat Mulai Tak Percaya ke Netanyahu, Ini Penyebabnya

Amerika Serikat Mulai Tak Percaya ke Netanyahu, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 09 Oktober 2024 | 20:06 WIB

Campakkan Calon Suami, Wanita di AS Malah Nikahi Bridesmaid

Campakkan Calon Suami, Wanita di AS Malah Nikahi Bridesmaid

News | Rabu, 09 Oktober 2024 | 19:16 WIB

Curahan Hati Ibu-Ibu Israel Memprotes Pengiriman Anak-anak Mereka di Medan Perang Melawan Hizbullah

Curahan Hati Ibu-Ibu Israel Memprotes Pengiriman Anak-anak Mereka di Medan Perang Melawan Hizbullah

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 04:10 WIB

Terkini

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:17 WIB

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:16 WIB

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB