AS Beri Waktu 30 Hari untuk Israel Perbaiki Situasi Kemanusiaan di Gaza

Bella | Suara.com

Rabu, 16 Oktober 2024 | 12:44 WIB
AS Beri Waktu 30 Hari untuk Israel Perbaiki Situasi Kemanusiaan di Gaza
Antony Blinken saat menjabat Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS, berbicara di Gedung Putih di Washington, Senin (9/9/2013). ANTARA/REUTERS/Kevin Lamarque/am.

Suara.com - Amerika Serikat, melalui Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin, mendesak Israel untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki situasi kemanusiaan yang memburuk di Gaza. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran AS terkait dampak operasi militer Israel di wilayah tersebut.

Dalam surat yang dikirim pada 13 Oktober, Blinken dan Austin menegaskan pentingnya tindakan cepat dari Israel guna menghindari konsekuensi hukum yang dapat mempengaruhi bantuan militer AS kepada negara itu.

"Kami menulis surat ini untuk menekankan keprihatinan mendalam pemerintah AS terhadap situasi kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza, serta meminta tindakan yang segera dan berkelanjutan dari pemerintah Anda bulan ini untuk membalikkan situasi ini," tulis kedua pejabat AS dalam surat tersebut, seperti dilaporkan oleh seorang jurnalis Axios di platform X (sebelumnya Twitter).

Surat tersebut juga menyoroti pembatasan dalam UU Bantuan Luar Negeri AS (Section 620i), yang melarang bantuan militer kepada negara-negara yang menghalangi pengiriman bantuan kemanusiaan dari AS.

Selain itu, surat tersebut merujuk pada Memorandum Keamanan Nasional yang dikeluarkan Presiden Joe Biden pada Februari lalu, yang mengharuskan Departemen Luar Negeri melaporkan kepada Kongres terkait jaminan dari Israel bahwa penggunaan senjata AS tidak melanggar hukum AS maupun hukum internasional.

Desakan dari AS muncul di tengah ekspansi operasi militer Israel ke wilayah utara Gaza, yang semakin memperburuk kekhawatiran terkait akses bantuan kemanusiaan bagi warga sipil Palestina. Banyak laporan menunjukkan bahwa penduduk Gaza menghadapi krisis besar terkait pasokan makanan, air, dan obat-obatan, akibat blokade dan serangan yang terus berlanjut.

Pekan lalu, Amerika Serikat juga menyerukan di hadapan Dewan Keamanan PBB agar Israel segera menangani "kondisi yang mengerikan" yang dialami warga sipil Palestina di Gaza. Pemerintah AS mendesak agar pembatasan bantuan segera diakhiri guna menghentikan penderitaan yang semakin parah.

Bantuan militer AS untuk Israel, yang selama ini menjadi pilar penting dalam hubungan kedua negara, kini berada di bawah pengawasan ketat. Dalam surat tersebut, Blinken dan Austin mengingatkan bahwa jika Israel tidak mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki situasi kemanusiaan, bantuan militer dari AS bisa terancam dihentikan.

Ini bukan kali pertama AS mengkritik penggunaan senjata yang dipasok oleh negaranya dalam konflik Gaza, dan beberapa pejabat AS sebelumnya juga menegaskan bahwa Israel mungkin telah melanggar hukum kemanusiaan internasional.

Meskipun demikian, hingga saat ini, baik Departemen Luar Negeri AS maupun Pentagon belum memberikan komentar resmi terkait surat tersebut. Pemerintah Israel juga belum merespons permintaan komentar atas laporan ini.

Dalam konteks yang lebih luas, hubungan AS-Israel sedang diuji oleh situasi di Gaza. Keberlanjutan bantuan militer dari AS akan sangat bergantung pada langkah-langkah yang diambil Israel untuk memperbaiki kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Tekankan Pentingnya Gencatan Senjata di Gaza, Desak Israel dan Hamas Capai Kesepakatan

AS Tekankan Pentingnya Gencatan Senjata di Gaza, Desak Israel dan Hamas Capai Kesepakatan

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 06:05 WIB

Sikap Amerika Serikat terhadap Sentralitas ASEAN Ditengah Perpecahan Internal

Sikap Amerika Serikat terhadap Sentralitas ASEAN Ditengah Perpecahan Internal

Video | Minggu, 16 Juli 2023 | 17:25 WIB

Dituding Berpotensi Senjatai Rusia, China Semprot AS untuk Sadar Diri

Dituding Berpotensi Senjatai Rusia, China Semprot AS untuk Sadar Diri

Your Say | Selasa, 21 Februari 2023 | 16:29 WIB

Goyang Bang! Saat Menlu Amerika Serikat Antony Blinken Joget di Acara Makan Malam KTT G20 Bali

Goyang Bang! Saat Menlu Amerika Serikat Antony Blinken Joget di Acara Makan Malam KTT G20 Bali

Lifestyle | Rabu, 16 November 2022 | 18:02 WIB

Antony Blinken Mendorong Adanya Diplomasi Perdamaian Armenia-Azerbaijan

Antony Blinken Mendorong Adanya Diplomasi Perdamaian Armenia-Azerbaijan

Your Say | Selasa, 20 September 2022 | 16:13 WIB

Wawancara Khusus Menlu AS Antony Blinken:  Kunjungan Pelosi, Krisis Myanmar hingga Pemilu Kamboja

Wawancara Khusus Menlu AS Antony Blinken: Kunjungan Pelosi, Krisis Myanmar hingga Pemilu Kamboja

Video | Sabtu, 06 Agustus 2022 | 21:10 WIB

Wawancara Khusus Menlu AS Antony Blinken:  Kunjungan Pelosi, Krisis Myanmar hingga Pemilu Kamboja

Wawancara Khusus Menlu AS Antony Blinken: Kunjungan Pelosi, Krisis Myanmar hingga Pemilu Kamboja

Video | Sabtu, 06 Agustus 2022 | 20:15 WIB

Terkini

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:08 WIB

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:54 WIB

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:02 WIB