Iran-Israel Saling Tuding jadi Biang Kerok Konflik di Timur Tengah

Bella | Suara.com

Selasa, 29 Oktober 2024 | 14:16 WIB
Iran-Israel Saling Tuding jadi Biang Kerok Konflik di Timur Tengah
Serangan balasan Israel ke Iran. (YT BBC Indonesia)

Suara.com - Pada sidang Dewan Keamanan PBB hari Senin (28/10/2024), Israel dan Iran saling menyalahkan terkait ancaman stabilitas di Timur Tengah.

Sidang ini diadakan setelah serangan udara Israel terhadap target militer Iran, yang menjadi eskalasi terbaru dalam ketegangan yang telah lama membara antara kedua negara.

Serangan udara Israel yang terjadi pada Sabtu lalu menargetkan situs militer Iran sebagai respons atas serangan rudal yang diluncurkan Iran ke wilayah Israel pada 1 Oktober.

Serangan rudal tersebut merupakan balasan atas tewasnya sejumlah pemimpin militan yang didukung Iran serta seorang komandan Garda Revolusi Iran.

Permintaan sidang PBB ini diajukan oleh Iran, dengan perwakilan masing-masing negara yang mempertahankan hak untuk membela diri.

Dalam pernyataannya di hadapan Dewan Keamanan, Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, mengutuk tindakan Israel sebagai agresi berkelanjutan yang menjadi pola destabilisasi di kawasan Timur Tengah.

"Tindakan agresif Israel terhadap Iran sudah jelas dan tidak terjadi secara terisolasi. Serangan ini adalah bagian dari pola agresi luas yang terus dibiarkan, di mana Israel merusak stabilitas kawasan secara keseluruhan," kata Iravani.

Ia juga menekankan bahwa pelanggaran Israel terhadap hukum internasional di Palestina, Lebanon, Suriah, dan Yaman semestinya mendapat kecaman tegas dari Dewan Keamanan.

Iravani juga menyatakan ancaman Iran untuk membalas serangan Israel, namun menegaskan bahwa negaranya masih memilih jalur diplomasi untuk menyelesaikan konflik.

Di sisi lain, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, menyatakan bahwa serangan udara tersebut merupakan tindakan pembelaan diri atas serangan rudal Iran pada awal Oktober.

"Kami telah berjanji bahwa tindakan mereka tidak akan dibiarkan tanpa tanggapan," tegas Danon.

Danon menuduh Iran sebagai penyebab utama kekerasan dan ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah.

“Iran telah menabur kekerasan, kekacauan, dan kehancuran di seluruh Timur Tengah. Namun, kekerasan ini tidak hanya mengancam perbatasan Israel saja, tetapi juga stabilitas regional, keamanan global, dan kestabilan ekonomi,” kata Danon.

Danon memperingatkan bahwa ancaman Iran dapat meluas dan memengaruhi negara-negara lain di luar Israel.

"Hari ini, kami berada di persimpangan. Israel yang merasakan dampaknya. Tetapi besok, ancaman ini bisa menimpa negara mana pun yang ada di sini," katanya, sambil mendesak agar PBB memberlakukan sanksi kuat terhadap Iran, khususnya untuk mencegah pengembangan senjata nuklir oleh negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Udara Terbaru Israel Tewaskan 60 Orang di Lebanon, Termasuk Anak-Anak

Serangan Udara Terbaru Israel Tewaskan 60 Orang di Lebanon, Termasuk Anak-Anak

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 14:09 WIB

Larang UNRWA Beroperasi di Negaranya, PBB: Hentikan Pasokan Senjata dan Amunisi Untuk Israel

Larang UNRWA Beroperasi di Negaranya, PBB: Hentikan Pasokan Senjata dan Amunisi Untuk Israel

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:55 WIB

Israel Tangkap 100 Orang di Rumah Sakit Gaza Utara

Israel Tangkap 100 Orang di Rumah Sakit Gaza Utara

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:04 WIB

Hizbullah Serang Pasukan Israel di Perbatasan Lebanon

Hizbullah Serang Pasukan Israel di Perbatasan Lebanon

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:57 WIB

Israel Gelontorkan Rp8,3 Triliun untuk Sistem Pertahanan Laser Iron Beam

Israel Gelontorkan Rp8,3 Triliun untuk Sistem Pertahanan Laser Iron Beam

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:50 WIB

Netanyahu Tuding Iran Ingin Bangun Gudang Bom Nuklir untuk Hancurkan Israel

Netanyahu Tuding Iran Ingin Bangun Gudang Bom Nuklir untuk Hancurkan Israel

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:40 WIB

Butuh Gencatan Senjata, Joe Biden: Perang di Gaza Harus Diakhiri

Butuh Gencatan Senjata, Joe Biden: Perang di Gaza Harus Diakhiri

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:08 WIB

AS Kecam Blokade Israel yang Bikin Bantuan Kemanusiaan Tak Sampai ke Warga Jabalia Gaza

AS Kecam Blokade Israel yang Bikin Bantuan Kemanusiaan Tak Sampai ke Warga Jabalia Gaza

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 09:03 WIB

Warga Iran Pertanyakan Serangan Israel: Kapan Kami Bisa Hidup Damai?

Warga Iran Pertanyakan Serangan Israel: Kapan Kami Bisa Hidup Damai?

Video | Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:05 WIB

Tak Adil! Putin Serukan Hukum Internasional untuk Kemerdekaan Palestina

Tak Adil! Putin Serukan Hukum Internasional untuk Kemerdekaan Palestina

Video | Selasa, 29 Oktober 2024 | 09:10 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB