Tak Sembarang Orang Bisa, Ini Arti Gelar Tuan Guru Bajang di Lombok

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 01 November 2024 | 18:14 WIB
Tak Sembarang Orang Bisa, Ini Arti Gelar Tuan Guru Bajang di Lombok
Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi usai dilantik menjadi Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo, Sabtu (6/8/2022). [Dok. Istimewa]

Suara.com - Tuan Guru Bajang adalah sebuah gelar kehormatan yang sering digunakan di masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat, khususnya untuk merujuk pada seorang tokoh agama Islam yang dihormati dan masih tergolong muda. Gelar ini memiliki makna yang mendalam dan mencerminkan posisi serta peran penting tokoh tersebut dalam masyarakat.

Tuan: Gelar ini umumnya diberikan kepada seseorang yang telah menunaikan ibadah haji. Istilah ini menunjukkan penghormatan dan kedudukan yang lebih tinggi dalam masyarakat.

Guru: Kata "guru" merujuk pada seorang pendidik atau ulama yang memiliki pengetahuan agama yang luas dan mendalam. Mereka berperan sebagai pembimbing spiritual bagi masyarakat.

Bajang: Dalam bahasa Sasak (bahasa daerah Lombok), "bajang" berarti muda. Kata ini digunakan untuk menunjukkan bahwa tokoh yang bersangkutan masih berusia muda namun telah memiliki pengetahuan agama yang luas dan mampu menjadi pemimpin agama.
Secara keseluruhan, gelar Tuan Guru Bajang dapat diartikan sebagai "Guru Muda yang Mulia".

Gelar Tuan Guru Bajang diberikan kepada seseorang yang usianya masih relatif muda dan emiliki pengetahuan agama yang luas dan mendalam. Gelar ini juga diperuntukkan bagi seseorang yang dihormati dan Dianggap sebagai sosok yang patut dicontoh dan diikuti.

Selain itu biasanya pemilik gelar ini memiliki kemampuan memimpin dan membimbing masyarakat.

Gelar Tuan Guru Bajang memiliki makna yang sangat penting dalam konteks masyarakat Lombok. Gelar ini tidak hanya menunjukkan status sosial seseorang, tetapi juga mencerminkan harapan masyarakat terhadap tokoh tersebut. Masyarakat berharap agar tokoh yang menyandang gelar ini dapat menjadi panutan dan pemimpin yang baik.

Salah satu tokoh yang paling dikenal dengan gelar Tuan Guru Bajang adalah Muhammad Zainul Majdi. Ia adalah seorang ulama, politikus, dan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat.

Gelar Tuan Guru Bajang yang melekat pada beliau semakin memperkuat pengaruhnya dalam masyarakat Lombok dan nasional.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spekulasi di Balik Mundurnya TGB dari Perindo, Buntut Kakak dan Sahabat Sama-sama Maju Pilgub NTB?

Spekulasi di Balik Mundurnya TGB dari Perindo, Buntut Kakak dan Sahabat Sama-sama Maju Pilgub NTB?

News | Jum'at, 01 November 2024 | 18:11 WIB

Profil Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, Tokoh di NTB yang Keluar dari Perindo

Profil Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, Tokoh di NTB yang Keluar dari Perindo

News | Jum'at, 01 November 2024 | 18:07 WIB

TGB Zainul Majdi Resmi Keluar Partai, Perindo Ucapkan Terima Kasih

TGB Zainul Majdi Resmi Keluar Partai, Perindo Ucapkan Terima Kasih

News | Jum'at, 01 November 2024 | 16:53 WIB

Terkini

Saat Geng Solo Disebut Bergerak Tunggangi Gelombang Kekecewaan Publik

Saat Geng Solo Disebut Bergerak Tunggangi Gelombang Kekecewaan Publik

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Tsunami Terduga TB: Saat Skrining Massal Mengancam Kewarasan Nakes

Tsunami Terduga TB: Saat Skrining Massal Mengancam Kewarasan Nakes

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Bungkam dan Tertunduk, Revaldo Digiring Jalani Tes Kesehatan Usai Ditangkap Buntut Kasus Narkoba

Bungkam dan Tertunduk, Revaldo Digiring Jalani Tes Kesehatan Usai Ditangkap Buntut Kasus Narkoba

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Malaysia Rugi Rp9 T di Emiten Milik Peter Sondakh (BWPT), Anwar Ibrahim Minta Prabowo Turun Tangan

Malaysia Rugi Rp9 T di Emiten Milik Peter Sondakh (BWPT), Anwar Ibrahim Minta Prabowo Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:34 WIB

Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi

Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Review Is God Is: Balas Dendam Dua Saudari Kembar Penuh Luka

Review Is God Is: Balas Dendam Dua Saudari Kembar Penuh Luka

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Saatnya Coba XL: Pilihan Baru untuk Pengalaman Internet yang Lebih Nyaman

Saatnya Coba XL: Pilihan Baru untuk Pengalaman Internet yang Lebih Nyaman

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Siapa Profesor Solehah Yaacob? Dipecat UIAM Malaysia Buntut Kontroversi Sejarah Melayu

Siapa Profesor Solehah Yaacob? Dipecat UIAM Malaysia Buntut Kontroversi Sejarah Melayu

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya

Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Viral Video TNI di Mall Kelapa Gading, Ternyata Ini Tujuan Sebenarnya

Viral Video TNI di Mall Kelapa Gading, Ternyata Ini Tujuan Sebenarnya

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:20 WIB

×