Peringatan 107 Tahun Deklarasi Balfour: Akar Kejahatan terhadap Palestina?

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Sabtu, 02 November 2024 | 16:32 WIB
Peringatan 107 Tahun Deklarasi Balfour: Akar Kejahatan terhadap Palestina?
Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, pada Senin (7/10/2024) menggambarkan situasi di Gaza sebagai "terjun bebas ke dalam barbarisme," menyoroti kebutuhan mendesak akan diplomasi dan penghentian kekerasan. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - Dalam rangka memperingati 107 tahun Deklarasi Balfour, Komite Perlawanan Rakyat (PRC) Palestina mengumumkan peluncuran Operasi Badai Al-Aqsa sebagai reaksi terhadap konspirasi dan ketidakadilan yang berlangsung selama beberapa dekade.

PRC, menurut laporan dari jaringan TV Al-Mayadeen Lebanon, menyatakan bahwa Operasi Badai Al-Aqsa mencerminkan perlawanan rakyat Palestina, komitmen mereka terhadap tanah mereka, serta ketahanan luar biasa mereka menghadapi berbagai konspirasi.

Komite tersebut menegaskan bahwa semua pembantaian, kejahatan, genosida, dan tindakan pembersihan etnis yang dilakukan oleh rezim Israel merupakan konsekuensi alami dari Deklarasi Balfour dan koalisi negara-negara Barat yang berperan dalam penindasan terhadap rakyat Palestina dan umat Islam.

PRC berpendapat bahwa negara-negara Barat, terutama Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat, terlibat aktif dalam tindakan merugikan terhadap warga Palestina, termasuk penghancuran rumah-rumah.

Mereka menegaskan bahwa agresi yang dilakukan oleh Israel dan AS tidak akan menghalangi perjuangan Palestina meraih kebebasan; sebaliknya, perlawanan Palestina, bersamaan dengan coalisi perlawanan yang lebih besar, tengah berada di jalur menuju kemenangan.

Dalam pernyataan tersebut, mereka juga menekankan pentingnya dukungan dari negara-negara Islam dan para pembela kebebasan untuk solidaritas dengan Palestina dan Lebanon.

Deklarasi Balfour, yang dirilis 107 tahun lalu, memberikan wilayah Palestina kepada kaum Zionis dan mengakibatkan penindasan dan pendudukan selama puluhan tahun. Saat itu, Arthur James Balfour, sebagai Menteri Luar Negeri Inggris, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan negara Zionis di Palestina dalam sebuah surat kepada pemimpin Zionis Lionel Walter Rothschild, yang memicu konflik yang berlangsung beberapa generasi.

Warga Palestina dan pendukung mereka telah lama mengecam deklarasi ini sebagai konspirasi pencurian tanah, mengingat bahwa deklarasi tersebut mengabaikan keberadaan dan kedaulatan rakyat Palestina yang sudah ada sejak lama, sementara orang Yahudi hanya menyusun 5% dari populasi Palestina pada waktu itu.

Tuntutan dari pejabat Palestina untuk meminta permintaan maaf dari pemerintah Inggris terkait dampak bencana yang ditimbulkan oleh deklarasi ini selalu ditolak.

Dampak dari Deklarasi Balfour masih terasa sampai saat ini, terutama dengan berlangsungnya serangan brutal oleh rezim Israel di Gaza pada Oktober 2023, yang mengakibatkan ribuan warga Palestina tewas atau terluka serta kerusakan parah pada infrastruktur Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

71 Jurnalis Tewas di 2023: PBB Sebut Timur Tengah Wilayah Paling Bahaya bagi Awak Media

71 Jurnalis Tewas di 2023: PBB Sebut Timur Tengah Wilayah Paling Bahaya bagi Awak Media

News | Sabtu, 02 November 2024 | 16:08 WIB

Di Tengah Perang Gaza, Ribuan Pasien Kanker Berjuang untuk Hidup hingga ke Yordania

Di Tengah Perang Gaza, Ribuan Pasien Kanker Berjuang untuk Hidup hingga ke Yordania

News | Sabtu, 02 November 2024 | 14:00 WIB

Israel Klaim Tewaskan Pejabat Senior Hamas di Gaza dalam Sebuah Serangan Terbaru

Israel Klaim Tewaskan Pejabat Senior Hamas di Gaza dalam Sebuah Serangan Terbaru

News | Sabtu, 02 November 2024 | 13:00 WIB

Israel Hujani Rumah Sakit dengan Serangan, Pasokan Medis PBB di Gaza Ludes

Israel Hujani Rumah Sakit dengan Serangan, Pasokan Medis PBB di Gaza Ludes

News | Jum'at, 01 November 2024 | 17:34 WIB

"Perang Terbuka Israel Melawan PBB", Palestina Ungkap Agresi di Gaza: Situasi Ini Sangat Buruk

"Perang Terbuka Israel Melawan PBB", Palestina Ungkap Agresi di Gaza: Situasi Ini Sangat Buruk

News | Jum'at, 01 November 2024 | 16:14 WIB

Buldoser Israel Hancurkan Kantor PBB, Pengungsi Palestina Kehilangan Layanan Vital

Buldoser Israel Hancurkan Kantor PBB, Pengungsi Palestina Kehilangan Layanan Vital

News | Kamis, 31 Oktober 2024 | 23:17 WIB

Terkini

Kebijakannya Baik Tapi Caranya Salah, MUI Sorot Metode DKI Musnahkan Ikan Sapu-Sapu: Itu Tidak Ihsan

Kebijakannya Baik Tapi Caranya Salah, MUI Sorot Metode DKI Musnahkan Ikan Sapu-Sapu: Itu Tidak Ihsan

News | Senin, 20 April 2026 | 10:06 WIB

Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, Publik: Hizbullah Tak Bakal Melakukan Itu

Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, Publik: Hizbullah Tak Bakal Melakukan Itu

News | Senin, 20 April 2026 | 10:01 WIB

Resmi! Kaesang Umumkan Anggota DPD RI Bustami Zainudin Gabung PSI

Resmi! Kaesang Umumkan Anggota DPD RI Bustami Zainudin Gabung PSI

News | Senin, 20 April 2026 | 09:51 WIB

Iran Bersedia Negosiasi tapi Siap Perang! Teheran Ogah Tunduk pada Tipu Daya AS

Iran Bersedia Negosiasi tapi Siap Perang! Teheran Ogah Tunduk pada Tipu Daya AS

News | Senin, 20 April 2026 | 09:45 WIB

Ironi Jakarta: WNA Jerman Dijambret di Tengah Status Kota Teraman ASEAN

Ironi Jakarta: WNA Jerman Dijambret di Tengah Status Kota Teraman ASEAN

News | Senin, 20 April 2026 | 09:43 WIB

Kapal Touska Disita, Iran Pastikan akan Balas Tindakan Amerika Serikat

Kapal Touska Disita, Iran Pastikan akan Balas Tindakan Amerika Serikat

News | Senin, 20 April 2026 | 09:40 WIB

Biadab! Rezim Zionis Israel Ingin 'Gazafikasi' Lebanon Selatan

Biadab! Rezim Zionis Israel Ingin 'Gazafikasi' Lebanon Selatan

News | Senin, 20 April 2026 | 09:27 WIB

Jasa Boyong Jokowi dari Solo Diungkit, PSI: Penentu Kemenangan Itu Rakyat, JK Pasti Paham Ini

Jasa Boyong Jokowi dari Solo Diungkit, PSI: Penentu Kemenangan Itu Rakyat, JK Pasti Paham Ini

News | Senin, 20 April 2026 | 09:22 WIB

Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!

Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!

News | Senin, 20 April 2026 | 08:48 WIB

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

News | Senin, 20 April 2026 | 08:17 WIB