Swedia Terbitkan Peringatan Bencana Nuklir, Warga Diminta Siapkan Persediaan Menyusul Ketegangan Perang Ukraina

Bella

Selasa, 19 November 2024 | 14:10 WIB
Swedia Terbitkan Peringatan Bencana Nuklir, Warga Diminta Siapkan Persediaan Menyusul Ketegangan Perang Ukraina
Ilustrasi nuklir, dampak perang nuklir bagi Indonesia (Freepik)

Suara.com - Swedia baru saja mengeluarkan lima juta pamflet yang memperingatkan warganya untuk mempersiapkan persediaan makanan dan air, tak lama setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan pidato yang menegaskan bahwa serangan rudal AS ke wilayah Rusia akan berbicara untuk dirinya sendiri. Peringatan ini datang setelah Swedia memperbarui dokumen "Jika Krisis atau Perang Datang" yang pertama kali diterbitkan enam tahun lalu, menyusul situasi keamanan global yang semakin memburuk akibat invasi Rusia ke Ukraina.

Pembaruan pamflet tersebut, yang hanya diterbitkan lima kali sejak Perang Dunia II, mengingatkan warganya tentang meningkatnya risiko penggunaan senjata nuklir. Dalam pamflet itu, pemerintah Swedia menyarankan agar warganya mencari perlindungan di tempat yang aman jika terjadi serangan dengan senjata nuklir, biologis, atau kimia.

"Perlindungan terbaik adalah berlindung. Setelah beberapa hari, radiasi akan berkurang secara signifikan," demikian bunyi peringatan tersebut.

Selain itu, pamflet itu juga menyatakan bahwa jika Swedia diserang oleh negara lain, mereka tidak akan menyerah.

"Semua informasi yang menyatakan bahwa perlawanan harus dihentikan adalah bohong," kata dokumen itu, menegaskan tekad negara untuk bertahan meski dihadapkan pada ancaman besar.

Di sisi lain, kebijakan luar negeri AS turut memperburuk ketegangan. Keputusan Presiden Joe Biden yang memberi izin kepada Ukraina untuk menyerang target di dalam wilayah Rusia dengan rudal jarak jauh buatan AS, yang pertama kalinya dalam konflik ini, mendapat kecaman keras dari Kremlin. Juru bicara Rusia, Dmitry Peskov, menyebut keputusan ini menambah "bahan bakar" dalam konflik dan memperburuk ketegangan internasional.

Zelensky, dalam pidatonya yang menggetarkan, memperingatkan bahwa serangan rudal tersebut dapat terjadi dalam waktu dekat, tanpa pemberitahuan sebelumnya.

"Serangan tidak diumumkan dengan kata-kata. Rudal akan berbicara untuk dirinya sendiri," ujarnya.

Selain Swedia, negara-negara Skandinavia lainnya, seperti Norwegia dan Finlandia, juga telah mengeluarkan pamflet serupa yang mengingatkan warganya untuk siap menghadapi kemungkinan krisis dan perang. Norwegia bahkan mengirimkan 2,2 juta salinan pamflet ke rumah-rumah warga, sementara Finlandia memilih untuk mendistribusikan versi digital agar lebih mudah diperbarui.

Krisis ini juga semakin mengkhawatirkan setelah serangan rudal Rusia ke wilayah Ukraina yang menewaskan setidaknya 21 orang, termasuk dua anak-anak, dan melukai puluhan lainnya. Sementara itu, pertemuan para pemimpin dunia di KTT G20 di Brasil menyoroti pentingnya dukungan untuk Ukraina, dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menegaskan bahwa kemenangan bagi Putin tidak boleh terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diisukan Hijrah ke Man United, Victor Gyokeres Janji Setia pada Sporting CP

Diisukan Hijrah ke Man United, Victor Gyokeres Janji Setia pada Sporting CP

Your Say | Senin, 18 November 2024 | 15:02 WIB

Tegang! Iran Tolak Tekanan Barat Soal Nuklir

Tegang! Iran Tolak Tekanan Barat Soal Nuklir

News | Kamis, 14 November 2024 | 21:01 WIB

Duh! Gara-gara Lebah Kecil, Bisa Gagalkan Proyek AI Raksasa dari Meta

Duh! Gara-gara Lebah Kecil, Bisa Gagalkan Proyek AI Raksasa dari Meta

Tekno | Sabtu, 09 November 2024 | 16:33 WIB

AS Jadi Penghambat Penyelesaian Damai Isu Nuklir Iran?

AS Jadi Penghambat Penyelesaian Damai Isu Nuklir Iran?

News | Kamis, 31 Oktober 2024 | 15:32 WIB

Kim Jong Un Minta Pasukan Nuklir Bersiap, Perang Korea Bakal Terjadi?

Kim Jong Un Minta Pasukan Nuklir Bersiap, Perang Korea Bakal Terjadi?

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 17:48 WIB

Raja Swedia dan Kedubes Norwegia Beri Ucapan Selamat ke Prabowo: Selalu Diberikan Kesehatan

Raja Swedia dan Kedubes Norwegia Beri Ucapan Selamat ke Prabowo: Selalu Diberikan Kesehatan

News | Senin, 21 Oktober 2024 | 03:30 WIB

Rusia Ingatkan Israel: Serangan ke Fasilitas Nuklir Iran Akan Berakibat Fatal

Rusia Ingatkan Israel: Serangan ke Fasilitas Nuklir Iran Akan Berakibat Fatal

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 05:00 WIB

Hacker Korea Utara Curi Kripto Senilai Rp46,5 Triliun untuk Biayai Nuklir!

Hacker Korea Utara Curi Kripto Senilai Rp46,5 Triliun untuk Biayai Nuklir!

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 04:45 WIB

Bahaya! Ini Yang Akan Terjadi Jika Israel Serang Nuklir Iran

Bahaya! Ini Yang Akan Terjadi Jika Israel Serang Nuklir Iran

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 23:21 WIB

Ketegangan Meningkat, AS dan 11 Negara Sekutu Luncurkan Mekanisme Baru Pantau Ancaman Nuklir Korea Utara

Ketegangan Meningkat, AS dan 11 Negara Sekutu Luncurkan Mekanisme Baru Pantau Ancaman Nuklir Korea Utara

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 17:19 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB