Klaim Kaesang Bilang 'Jateng Is Red' Kena Kritik: Harusnya Pelangi

Chandra Iswinarno | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 21 November 2024 | 13:40 WIB
Klaim Kaesang Bilang 'Jateng Is Red' Kena Kritik: Harusnya Pelangi
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (tengah) menjawab pertanyaan jurnalis usai memberikan klarifikasi terkait jet pribadi di Gedung ACLC Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (17/9/2024). [ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/foc]

Suara.com - Pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, yang menyebut "Jawa Tengah is Red PSI" dinilai tidak tepat.

Ucapan itu bahkan cenderung terlalu percaya diri bila mengingat perolehan suara PSI di Jateng saat pemilu legislatif tidak terlalu tinggi.

Komunikasi politik dari Gogo Bangun Negeri (GBN) Emrus Sihombing mengatakan, seharusnya Kaesang menyebutkan bahwa Jateng saat ini sudah berwarna pelangi.

Pernyataan tersebut dinilai lebih masuk akal sekaligus mengampanyekan Cagub Ahmad Luthfi yang turut didukung PSI bersama KIM yang terdiri dari banyak partai

"Kalau disebut pelangi masuk akal, misalnya Jawa Tengah sudah jadi pelangi. Karena berbagai partai kan mendukung Cagub Luthfi," kata Emrus kepada Suara.com, dihubungi Kamis (21/11/2024).

Pernyataan Kaesang dinilai terlalu percaya diri karena pada kenyataannya perolehan suara PSI pada saat Pileg Maret lalu justru posisi partai itu ada di peringkat 10 dengan perolehan 478.063 suara. Sementara perolehan suara terbanyak dimiliki PDIP dengan jumlah 5,2 juta.

Selain itu, Kaesang harusnya mengedepankan koalisinya yang mendukung Luthfi-Taj Yasin. Terlebih, dia melontarkan pernyataannya ketika hadir dalam acara relawan Luthfi-Taj Yasin.

"Harusnya dibilang Jawa Tengah sudah pelangi, nah itu baru bagus. Kalau dikatakan merah, sama saja dia mengabaikan koalisinya kan. Seolah-olah tidak ada kontribusi politik daripada pendukung Lutfi. Padahal partai pendukung lebih banyak daripada Andika. Jadi diklaim sebagai merah itu nggak pas," tuturnya.

Sebelumnya diberikan bahwa pernyataan Kaesang tentang Jateng is red itu PSI sebenarnya sudah terjadi pada pekan lalu.

Putra bungsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo itu menyampaikannya pada saat sedang menemui relawan milenial pendukung calon gubernur (cagub) di Jateng, Ahmad Luthfi di Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (13/11/2024) lalu.

"Jateng is red. Bukan partai sebelah," bunyi gurauan Kaesang Pangarep dalam kunjungan ke Hotel UTC Semarang, Rabu (13/11/2024).

Pernyataannya itu langsung ramai diunggah ulang di media sosial dan jadi perbincangan publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Wajar Kaesang Bilang 'Jateng Is Red Itu PSI', Sekjen: Mudahan-mudahan Jadi Kebun Mawar Semerbak

Nilai Wajar Kaesang Bilang 'Jateng Is Red Itu PSI', Sekjen: Mudahan-mudahan Jadi Kebun Mawar Semerbak

News | Rabu, 20 November 2024 | 21:21 WIB

Kaesang Bongkar Alasan Gusti Bhre Mundur dari Pilkada Solo: Bukan Karena Mulyono

Kaesang Bongkar Alasan Gusti Bhre Mundur dari Pilkada Solo: Bukan Karena Mulyono

News | Selasa, 19 November 2024 | 09:09 WIB

Teka-teki Kerupuk Setoples Kaesang Pangarep, Kode Apa Lagi?

Teka-teki Kerupuk Setoples Kaesang Pangarep, Kode Apa Lagi?

News | Sabtu, 16 November 2024 | 06:26 WIB

Terkini

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 08:42 WIB

Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang

Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:36 WIB

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:20 WIB

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:11 WIB

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:01 WIB

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:00 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB