Israel Serang Sasaran Hizbullah di Lebanon Meski Ada Gencatan Senjata

Bella

Senin, 02 Desember 2024 | 16:43 WIB
Israel Serang Sasaran Hizbullah di Lebanon Meski Ada Gencatan Senjata
Arsip - Serangan Israel di Palmyra, Suriah (X)

Suara.com - Militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah menyerang sasaran-sasaran Hizbullah di selatan Lebanon dalam 24 jam terakhir pada hari Minggu, meskipun gencatan senjata yang rapuh masih berlaku antara kedua pihak.

Israel menyatakan bahwa serangan ini dilakukan untuk menghilangkan ancaman yang dianggap melanggar ketentuan gencatan senjata yang telah disepakati.

Dalam pernyataannya, militer Israel mengungkapkan bahwa serangan terbaru terjadi setelah pasukan mereka mendeteksi beberapa sosok yang dianggap sebagai teroris bersenjata yang berada di dekat sebuah gereja di selatan Lebanon yang digunakan aktif oleh Hizbullah pada hari Sabtu.

Militer Israel menambahkan bahwa pasukan mereka memusnahkan teroris-teroris tersebut dan dalam pemindaian lebih lanjut di wilayah tersebut, mereka menemukan sebuah lubang terowongan yang berisi senjata.

Di sisi lain, Lembaga Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan bahwa pasukan Israel terus melanggar gencatan senjata di selatan Lebanon pada hari Minggu.

NNA mencatat sejumlah insiden, termasuk serangan pesawat tempur Israel yang menargetkan desa perbatasan Yarun pada pagi hari, serta tembakan artileri yang menghantam beberapa lokasi, termasuk kota Khiam dan pinggiran Aitarun.

Sejak dimulainya gencatan senjata yang dimediasi oleh AS dan Prancis pada Rabu lalu, pasukan Israel dan Hizbullah telah menahan diri dari eskalasi besar, meskipun Israel terus menyerang sasaran-sasaran yang dianggap melanggar perjanjian tersebut.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang mengunjungi rekrutan militer baru pada hari Minggu, menegaskan bahwa Israel akan menegakkan gencatan senjata secara ketat, dan bahwa setiap pelanggaran akan segera direspons dengan kekuatan yang besar.

Di utara Israel, beberapa warga secara hati-hati mulai kembali ke rumah mereka pada akhir pekan, sementara sekitar 150.000 anak sekolah di beberapa komunitas utara dapat kembali bersekolah.

baca juga

Namun, 16.000 siswa di utara masih tidak dapat kembali ke sekolah, menurut Kementerian Pendidikan Israel.

Perang Israel-Hizbullah yang berlangsung lebih dari setahun telah mengakibatkan lebih dari 60.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka di wilayah utara Israel akibat ancaman serangan roket dari Hizbullah.

Perang ini menewaskan setidaknya 3.961 orang di Lebanon, sebagian besar setelah Israel meningkatkan kampanye bombardirnya pada bulan September.

Di sisi Israel, setidaknya 82 tentara dan 47 warga sipil dilaporkan tewas akibat pertempuran ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Milisi Dukungan Iran Merapat ke Suriah Utara

Milisi Dukungan Iran Merapat ke Suriah Utara

News | Senin, 02 Desember 2024 | 16:07 WIB

Heboh Pernyataan Eks Menhan Israel: Netanyahu Lakukan Kejahatan Perang dan Pembersihan Etnis di Gaza!

Heboh Pernyataan Eks Menhan Israel: Netanyahu Lakukan Kejahatan Perang dan Pembersihan Etnis di Gaza!

News | Senin, 02 Desember 2024 | 15:02 WIB

Kisah Bocah 9 Tahun Alami Lumpuh Permanen Usai Ditembak Tentara Israel di Leher

Kisah Bocah 9 Tahun Alami Lumpuh Permanen Usai Ditembak Tentara Israel di Leher

News | Senin, 02 Desember 2024 | 14:46 WIB

Komandan Israel Tewas di Gaza, Korban Militer Terus Berjatuhan

Komandan Israel Tewas di Gaza, Korban Militer Terus Berjatuhan

News | Senin, 02 Desember 2024 | 13:05 WIB

Dua Tewas, Sepuluh Terluka Akibat Pelanggaran Gencatan Senjata Israel di Lebanon

Dua Tewas, Sepuluh Terluka Akibat Pelanggaran Gencatan Senjata Israel di Lebanon

News | Senin, 02 Desember 2024 | 11:46 WIB

Paus Fransiskus Dukung Gencatan Senjata Lebanon, Berharap Jadi Inspirasi Perdamaian Dunia

Paus Fransiskus Dukung Gencatan Senjata Lebanon, Berharap Jadi Inspirasi Perdamaian Dunia

News | Senin, 02 Desember 2024 | 11:29 WIB

Rudal Hipersonik Yaman Serang Target Utama Tel Aviv, Wujud Dukungan untuk Rakyat Palestina

Rudal Hipersonik Yaman Serang Target Utama Tel Aviv, Wujud Dukungan untuk Rakyat Palestina

News | Senin, 02 Desember 2024 | 11:05 WIB

Mengutuk Genosida Gaza di Konser Seringai 'Serigala Militia Selamanya'

Mengutuk Genosida Gaza di Konser Seringai 'Serigala Militia Selamanya'

Entertainment | Minggu, 01 Desember 2024 | 14:42 WIB

44.282 Jiwa Melayang: Warga Gaza Berharap Keajaiban Gencatan Senjata Seperti Lebanon

44.282 Jiwa Melayang: Warga Gaza Berharap Keajaiban Gencatan Senjata Seperti Lebanon

News | Minggu, 01 Desember 2024 | 02:55 WIB

Israel Serang Lagi! 3 Pekerja Kemanusiaan AS Jadi Korban di Gaza

Israel Serang Lagi! 3 Pekerja Kemanusiaan AS Jadi Korban di Gaza

News | Sabtu, 30 November 2024 | 17:22 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×