4.047 Nyawa Melayang dalam Perang Israel-Hizbullah di Lebanon, Ratusan Anak Jadi Korban

Bella | Suara.com

Rabu, 04 Desember 2024 | 23:19 WIB
4.047 Nyawa Melayang dalam Perang Israel-Hizbullah di Lebanon, Ratusan Anak Jadi Korban
Ilustrasi - Serangan udara Israel menghantam Lebanon. (Suara.com/twitter @sahouraxo)

Suara.com - Korban jiwa di Lebanon akibat perang yang telah berlangsung selama lebih dari satu tahun antara Israel dan Hizbullah mencapai 4.047 orang. Mayoritas korban meninggal sejak eskalasi besar yang terjadi pada bulan September.

"Hingga saat ini... kami telah mencatat 4.047 kematian dan 16.638 orang terluka," kata Menteri Kesehatan Lebanon, Firass Abiad, dalam konferens, Rabu (4/12/2024).

Abiad menambahkan bahwa jumlah korban sebenarnya diperkirakan lebih tinggi, karena adanya kematian yang belum tercatat.

Menurut laporan, sebanyak 316 anak-anak dan 790 perempuan termasuk di antara korban tewas.

Selain itu, sumber dari Hizbullah mengungkapkan bahwa ratusan pejuangnya turut menjadi korban, meskipun angka pastinya tidak diungkapkan.

Konflik Meluas Sejak September

Israel meningkatkan serangan ke Lebanon selatan sejak pertengahan September, menyusul aksi saling serang lintas perbatasan yang dipicu oleh dukungan Hizbullah terhadap Hamas.

Eskalasi ini terjadi setelah serangan Hamas ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023.

Meskipun gencatan senjata yang rapuh mulai berlaku pekan lalu, ketegangan masih terasa. Kedua belah pihak saling tuding atas pelanggaran gencatan senjata tersebut. 

Pada Senin lalu, serangan udara Israel menewaskan 11 orang di Lebanon selatan, tak lama setelah Hizbullah melancarkan serangan pertama terhadap posisi Israel sejak gencatan senjata.

Dalam pernyataan tegas pada Selasa, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memperingatkan bahwa jika perang kembali berkobar, Israel akan bertindak dengan kekuatan lebih besar dan menargetkan wilayah yang lebih dalam di Lebanon. 

"Tidak akan ada kekebalan bagi negara Lebanon," ujarnya, meskipun negara tersebut secara resmi tidak terlibat dalam konflik antara Israel dan Hizbullah.

Gencatan senjata yang kini berlaku diharapkan dapat meredakan ketegangan, tetapi situasi masih sangat rentan dengan potensi ledakan konflik baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Udara Israel Tewaskan 3 Anggota Hamas di Tepi Barat, Rumah Sakit Digeruduk Tentara

Serangan Udara Israel Tewaskan 3 Anggota Hamas di Tepi Barat, Rumah Sakit Digeruduk Tentara

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 16:21 WIB

Cek Fakta: Helikopter Israel Ditembak Jatuh di Lebanon

Cek Fakta: Helikopter Israel Ditembak Jatuh di Lebanon

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 16:21 WIB

Prancis dan Arab Saudi Siap Bentuk Negara Palestina

Prancis dan Arab Saudi Siap Bentuk Negara Palestina

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 12:07 WIB

Ketegangan Meningkat, Lebanon Desak AS dan Prancis Tekan Israel Patuh Gencatan Senjata

Ketegangan Meningkat, Lebanon Desak AS dan Prancis Tekan Israel Patuh Gencatan Senjata

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 05:10 WIB

Israel Ancam Serang Lebanon Lebih Dalam Jika Gencatan Senjata dengan Hizbullah Gagal

Israel Ancam Serang Lebanon Lebih Dalam Jika Gencatan Senjata dengan Hizbullah Gagal

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 04:00 WIB

Perintah Penangkapan Netanyahu dan Gallant, Pengamat: Secercah Harapan Bagi Warga Palestina

Perintah Penangkapan Netanyahu dan Gallant, Pengamat: Secercah Harapan Bagi Warga Palestina

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 03:30 WIB

Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 2 Orang

Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 2 Orang

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 04:10 WIB

Trump Ancam "Neraka yang Harus Dibayar" Jika Sandera di Timur Tengah Tak Dibebaskan Sebelum Pelantikan

Trump Ancam "Neraka yang Harus Dibayar" Jika Sandera di Timur Tengah Tak Dibebaskan Sebelum Pelantikan

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 03:10 WIB

Prancis, Inggris dan Jerman ke Israel: Patuhi Kewajiban Internasional Segera!

Prancis, Inggris dan Jerman ke Israel: Patuhi Kewajiban Internasional Segera!

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 17:46 WIB

Hamas dan Fatah Sepakat Bentuk Komite Bersama untuk Mengelola Gaza Pasca-Perang

Hamas dan Fatah Sepakat Bentuk Komite Bersama untuk Mengelola Gaza Pasca-Perang

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 17:27 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB