Tim RIDO Minta KPU Gelar Pemungutan Suara Ulang Gegara Banyak Golput, Rano Karno: Sumut Mau Diulang?

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Sabtu, 07 Desember 2024 | 16:10 WIB
Tim RIDO Minta KPU Gelar Pemungutan Suara Ulang Gegara Banyak Golput, Rano Karno: Sumut Mau Diulang?
Bakal Calon Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno saat melakukan sesi wawancara dengan Tim Suara.com di Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (4/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Calon Wakil Gubernur Jakarta Nomor Urut 3 Rano Karno merespons langkah tim hukum pasangan Ridwan Kamil-Suswono yang melaporkan Komisi Pemilihan Umum atau KPU Jakarta ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Tim hukum Ridwan-Suswono atau RIDO sebelumnya melaporkan KPU Jakarta ke DKPP buntut minimnya tingkat partisipasi pemilih.

Berdasarkan data KPU RI, tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Jakarta hanya mencapai 57,6 persen.

Rano Karno alias Doel lantas membandingkan dengan tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Sumatera Utara yang lebih rendah, yakni sebesar 55,6 persen.

Ia membandingkan hal tersebut karena tim pemenangan RIDO selain melaporkan KPU Jakarta ke DKPP juga menuntut agar Pilkada Jakarta dilakukan pemungutan suara ulang.

"Sumut lebih rendah dari Jakarta, apa kita mau ulang lagi Sumut?," kata Doel saat ditemui di Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (7/12/2024).

Di Pilkada Sumatera Utara diketahui berdasar hasil hitung cepat dan real count pasangan Bobby Nasution-Surya unggul dari Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.

Bobby-Surya diusung oleh Koalisi Indonesia Maju atau KIM Plus, gabungan partai politik yang juga mengusung RIDO di Pilkada Jakarta.

Sedangkan Edy-Hasan diusung oleh PDI Perjuangan (PDIP). Partai politik berlogo banteng moncong putih itu yang juga mengusung pasangan Pramono-Rano di Pilkada Jakarta.

baca juga

Alih-alih meributkan persoalan minimnya tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Jakarta, Doe meminta kubu RIDO untuk menghormati proses rekapitulasi suara tingkat provinsi yang digelar KPU Jakarta pada hari ini.

"Udah tunggu aja lah. Jadi kita nggak usah bertangkar, nggak usah ribut. Kita ikutin saja regulasi seperti apa," tuturnya.

Sebagaimana diketahui berdasar hasil rekapitulasi suara di tingkat kabupaten/kota, Pramono-Rano unggul dari pasangan nomor urut 1 Ridwan-Suswono dan nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

Pramono-Rano unggul dengan mengantongi suara sebesar 2.183.239. Sedangkan Ridwan-Suswono hanya memperoleh suara sebesar 1.718.160 dan Dharma-Kun sebanyak 459.230 suara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rano Karno Sebut Masyarakat Sudah Capek dengan Politik: Udah Dah, Satu Putaran

Rano Karno Sebut Masyarakat Sudah Capek dengan Politik: Udah Dah, Satu Putaran

Kotak Suara | Sabtu, 07 Desember 2024 | 15:36 WIB

KPU Jakarta Akui Partisipasi Pemilih Hanya 58 Persen pada Pilkada 2024

KPU Jakarta Akui Partisipasi Pemilih Hanya 58 Persen pada Pilkada 2024

Kotak Suara | Jum'at, 06 Desember 2024 | 17:52 WIB

Prof Jimly Dukung RK-Suswono Gugat ke MK: Tunjukkan Pada Sejarah, Ada yang Tak Beres

Prof Jimly Dukung RK-Suswono Gugat ke MK: Tunjukkan Pada Sejarah, Ada yang Tak Beres

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 17:28 WIB

KPU DKI Berharap Rekapitulasi Tingkat Provinsi Tak Banyak Berubah

KPU DKI Berharap Rekapitulasi Tingkat Provinsi Tak Banyak Berubah

Kotak Suara | Jum'at, 06 Desember 2024 | 17:04 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×