Mengenal Sekte Alawi, Agama yang Disebut Dianut Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad!

Riki Chandra

Jum'at, 20 Desember 2024 | 16:15 WIB
Mengenal Sekte Alawi, Agama yang Disebut Dianut Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad!
Mantan Presiden Suriah Bashar al Assad. [AFP]

Suara.com - Sekte Alawi jadi sorotan dunia setelah Presiden Suriah Bashar Al Assad digulingkan dari jabatannya usai berkuasa selama 24 tahun. Kepercayaan ini diduga kuat menjadi sekte yang dikembangkan dan dianut oleh dinasti keluarga Assad selama lebih dari empat dekade.

Dalam sejarahnya, sekte Alawi merupakan cabang dalam Islam Syiah yang memiliki keterkaitan dengan nama Ali bin Abi Thalib. Dalam bahasa Arab, istilah "Alaw" merujuk kepada kelompok Muslim yang berafiliasi atau merupakan keturunan Ali.

Mengutip dari berbagai sumber, berdasarkan catatan Britannica, Sekte Alawi di Suriah didirikan oleh Husain bin Hamdan Al Khas pada masa Dinasti Hamdaniyah (905–1004). Dinasti tersebut berawal di Irak sebelum akhirnya berkembang di Suriah. Salah satu pusat pengaruh Alawi di Suriah berada di kota Aleppo, yang pernah menjadi salah satu kota terbesar di negara tersebut.

Di Suriah, umat Muslim sering kali menyebut kelompok Alawi sebagai Nusayriyyah atau Namriyyah. Di bawah kepemimpinan keluarga Assad, komunitas ini dianggap mempertahankan pengaruh yang signifikan meskipun jumlah penganutnya jauh lebih sedikit dibandingkan umat Islam Sunni yang mendominasi populasi negara itu.

Dinasti Assad Tumbang

Kekuasaan dinasti Assad yang berlangsung selama 54 tahun di Suriah telah berakhir, menandai runtuhnya dominasi kaum Alawi yang minoritas di negara mayoritas Sunni.

Dikutip dari CNBC, penggulingan Presiden Bashar al-Assad kini menyisakan ketidakpastian bagi sekte Alawi, yang selama ini dikenal sebagai pendukung setia rezim Assad.

Kaum Alawi mendapatkan pengaruh besar setelah kemerdekaan Suriah dari Prancis pada 1946. Melalui militer dan politik, kelompok ini naik ke tampuk kekuasaan, terutama sejak Hafez al-Assad memimpin setelah kudeta militer tahun 1963.

Hafez memerintah hingga 2000 sebelum diteruskan oleh putranya, Bashar al-Assad. Namun, kekuasaan otoriter Bashar kini resmi berakhir, mengakhiri dominasi kaum Alawi dalam pemerintahan.

Sejarah Kaum Alawi dan Keterkaitannya dengan Rezim Assad

Sekte Alawi memiliki keyakinan unik yang membedakannya dari kelompok Sunni dan Syiah arus utama. Berakar pada Islam Syiah, kaum Alawi mengembangkan kepercayaan simbolis seperti pemujaan terhadap Imam Ali dan keyakinan pada reinkarnasi.

Ritual-ritual mereka bahkan mengadopsi elemen Kristen seperti perayaan Natal, menjadikannya komunitas yang sering disalahpahami dan dianggap bidah oleh kelompok Islam lainnya.

Marginalisasi ini membuat kaum Alawi mencari perlindungan melalui kekuasaan politik. Dominasi mereka mencapai puncaknya ketika Hafez al-Assad mengokohkan rezim Partai Baath pada 1970-an. Di bawah Assad, kaum Alawi menjadi tulang punggung militer dan keamanan, menjadikan mereka elit politik yang tak tergoyahkan selama lima dekade.

Namun, jatuhnya Assad kini menimbulkan pertanyaan besar. Benteng pertahanan Alawi di wilayah pesisir seperti Latakia dan Tartous menghadapi ketidakpastian. Loyalitas mereka kepada rezim yang telah tumbang membuat kaum Alawi takut menjadi sasaran pembalasan dari mayoritas Sunni.

Penggulingan Bashar al-Assad memicu kekhawatiran bahwa kaum Alawi akan menghadapi nasib serupa dengan kelompok pendukung rezim lain di Timur Tengah. Misalnya, loyalis Shah Reza Pahlavi di Iran menghadapi eksekusi massal setelah Revolusi Islam 1979, sementara pendukung Muammar Gaddafi di Libya dipenjara setelah pemberontakan 2011.

Bagi kaum Alawi, tantangan terbesar kini adalah bagaimana menjauhkan diri dari bayang-bayang rezim Assad sambil menavigasi sistem politik yang lebih inklusif.

Para analis memperkirakan bahwa integrasi ke dalam masyarakat yang lebih luas mungkin menjadi solusi, namun hanya jika pemerintah baru mampu menciptakan rekonsiliasi nasional tanpa memperdalam luka sektarian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhir Era Assad: Gelombang Kepulangan Pengungsi Suriah Dimulai

Akhir Era Assad: Gelombang Kepulangan Pengungsi Suriah Dimulai

Video | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 12:05 WIB

Aset Assad Jadi Sumber Dana Rekonstruksi Suriah? Parlemen Eropa Desak EU Lakukan Ini

Aset Assad Jadi Sumber Dana Rekonstruksi Suriah? Parlemen Eropa Desak EU Lakukan Ini

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 07:05 WIB

Video Mengerikan Ungkap Eksekusi Massal di Suriah: Puluhan Mayat Ditemukan di Latakia

Video Mengerikan Ungkap Eksekusi Massal di Suriah: Puluhan Mayat Ditemukan di Latakia

News | Sabtu, 08 Maret 2025 | 04:35 WIB

Ancaman Pemindahan Warga Gaza, Presiden Suriah Sebut Ujian Bagi Bangsa Arab

Ancaman Pemindahan Warga Gaza, Presiden Suriah Sebut Ujian Bagi Bangsa Arab

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 16:26 WIB

Krisis Perumahan dan Pendanaan Ancam Kepulangan Pengungsi Suriah usai Kejatuhan Assad

Krisis Perumahan dan Pendanaan Ancam Kepulangan Pengungsi Suriah usai Kejatuhan Assad

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 16:29 WIB

Israel Gempur Suriah Lagi, Targetkan Posisi Rezim Assad di Quneitra

Israel Gempur Suriah Lagi, Targetkan Posisi Rezim Assad di Quneitra

News | Senin, 10 Februari 2025 | 20:46 WIB

Bom Mobil di Suriah Tewaskan 20 Orang, Jadi Serangan Terbesar Sejak Jatuhnya Al-Assad

Bom Mobil di Suriah Tewaskan 20 Orang, Jadi Serangan Terbesar Sejak Jatuhnya Al-Assad

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 08:27 WIB

Suriah Bertransformasi: Era Baru Pasca Assad, Al-Sharaa Jadi Presiden Transisi

Suriah Bertransformasi: Era Baru Pasca Assad, Al-Sharaa Jadi Presiden Transisi

News | Kamis, 30 Januari 2025 | 13:40 WIB

Era Baru Suriah? 81.000 Pengungsi di Turki Pilih Kembali ke Tanah Air

Era Baru Suriah? 81.000 Pengungsi di Turki Pilih Kembali ke Tanah Air

News | Kamis, 30 Januari 2025 | 07:05 WIB

Suriah Lancarkan Operasi Besar-besaran Berantas Milisi dan Narkoba di Berbagai Wilayah

Suriah Lancarkan Operasi Besar-besaran Berantas Milisi dan Narkoba di Berbagai Wilayah

News | Rabu, 22 Januari 2025 | 19:27 WIB

Terkini

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

×