Yaman Klaim Jatuhkan Jet Tempur F-18 AS di Laut Merah

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 23 Desember 2024 | 07:32 WIB
Yaman Klaim Jatuhkan Jet Tempur F-18 AS di Laut Merah
Ilustrasi Peta dan Bendera Yaman (Unsplash.com/MarkRubens)

Suara.com - Angkatan bersenjata Yaman menyatakan bahwa mereka telah berhasil menggagalkan serangan gabungan AS-Inggris terhadap negara mereka dengan menyerang sebuah kapal induk di Laut Merah, yang menyebabkan jatuhnya jet tempur F-18.

"Kapal induk USS Harry S. Truman telah mundur dari lokasi sebelumnya di Laut Merah utara setelah menjadi target," ujar Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigadir Jenderal Yahya Saree dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Ia menambahkan, operasi khusus tersebut dilakukan menggunakan delapan rudal jelajah dan 17 drone.

“Operasi ini mengakibatkan jatuhnya pesawat F-18, sementara kapal perusak berupaya mencegat pesawat drone dan rudal Yaman,” jelas Saree.

Sebelumnya pada hari yang sama, militer AS mengonfirmasi bahwa dua pilot Angkatan Laut AS yang berada di dalam jet F/A-18 telah jatuh di atas Laut Merah. Namun, mereka menyebut insiden ini sebagai akibat dari "tembakan kawan".

"Kapal penjelajah rudal berpemandu USS Gettysburg, yang tergabung dalam Kelompok Serang Kapal Induk USS Harry S. Truman, secara keliru menembaki dan mengenai F/A-18," pernyataan dari Komando Pusat menyatakan.

Duta Besar Yaman untuk Teheran, Ibrahim Mohammed al-Dailami, mengungkapkan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman telah menargetkan 200 kapal yang berhubungan dengan rezim Zionis, yang menyebabkan kerugian ekonomi yang besar bagi rezim dan sekutunya.

Dalam wawancara dengan Kantor Berita Fars pada hari Minggu, al-Dailami menjelaskan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan terhadap rezim pendudukan.

Ia menambahkan bahwa operasi anti-Israel berlangsung di berbagai perairan, termasuk Laut Arab, Samudra Hindia, Laut Merah, dan bahkan Laut Mediterania, dengan lebih dari 200 kapal diserang hingga saat ini.

Di awal dukungan Yaman untuk Gaza, hanya kapal-kapal yang terhubung dengan rezim Zionis yang menjadi sasaran, namun setelah campur tangan koalisi AS-Inggris untuk menghalangi dukungan Yaman kepada rakyat Palestina, kapal-kapal militer Amerika dan Inggris juga menjadi target baru di Laut Merah, sehingga kapal-kapal ini dihalangi untuk memasuki perairan tersebut.

Al-Dailami menekankan bahwa kapal yang memiliki hubungan dengan rezim Zionis, selama tidak menuju pelabuhan rezim pendudukan dan tidak dikelola oleh perusahaan yang berhubungan dengannya, memiliki peluang untuk melintasi Laut Merah.

Data pelacakan kapal dan analisis maritim menunjukkan bahwa total transit kapal di Laut Merah pada bulan September turun sebesar 56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Yaman menyatakan bahwa operasi maritim ini ditujukan untuk mendukung rakyat Palestina dan kelompok perlawanan di Gaza, yang telah mengalami serangan brutal Israel selama lebih dari setahun.

Angkatan Bersenjata Yaman juga melancarkan serangan terhadap wilayah yang diduduki Israel sebagai tanda solidaritas dengan rakyat Palestina.

Yaman berkomitmen untuk terus menyerang kapal-kapal yang berkaitan dengan Israel serta target-target di wilayah yang diduduki hingga rezim Tel Aviv menghentikan tindakan genosida di Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khamenei: Pemuda Suriah Akan Lawan Pemerintahan Pasca-Assad, AS-Israel Dalang Kekacauan

Khamenei: Pemuda Suriah Akan Lawan Pemerintahan Pasca-Assad, AS-Israel Dalang Kekacauan

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 20:35 WIB

Perang Bayangan di Laut Merah, AS Serang Yaman, Houthi Balas Dendam

Perang Bayangan di Laut Merah, AS Serang Yaman, Houthi Balas Dendam

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 17:32 WIB

AS Serang Yaman, Houthi: Takkan Hentikan Dukungan untuk Gaza!

AS Serang Yaman, Houthi: Takkan Hentikan Dukungan untuk Gaza!

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 17:45 WIB

Sanaa Digempur dari Udara, Houthi Tuding AS dan Inggris Bertanggung Jawab

Sanaa Digempur dari Udara, Houthi Tuding AS dan Inggris Bertanggung Jawab

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 14:36 WIB

Rudal Yaman Lolos, Tel Aviv Hancur - Sirene 'Mengaung' di Seluruh Israel

Rudal Yaman Lolos, Tel Aviv Hancur - Sirene 'Mengaung' di Seluruh Israel

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 02:46 WIB

Kondisi Terkini di Suriah Usai Bashar Al-Assad Tumbang, Sebagian Wilayah Diduduki Pasukan Israel dan AS

Kondisi Terkini di Suriah Usai Bashar Al-Assad Tumbang, Sebagian Wilayah Diduduki Pasukan Israel dan AS

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 02:17 WIB

Terkini

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:25 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:20 WIB

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB