Usai Ditangkap, Presiden Yoon Dilarang Temui Siapapun Kecuali Pengacara!

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 21 Januari 2025 | 20:38 WIB
Usai Ditangkap, Presiden Yoon Dilarang Temui Siapapun Kecuali Pengacara!
Presiden Yoon Suk Yeol (x.com)

Suara.com - Badan investigasi antikorupsi mengatakan pada hari Minggu bahwa Presiden Yoon Suk Yeol, yang secara resmi ditangkap karena kegagalannya dalam upaya darurat militer, akan dilarang menemui pengunjung selain pengacaranya.

Kantor Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi membuat keputusan tersebut setelah pengadilan memberikan surat perintah pada hari sebelumnya untuk secara resmi menangkap Presiden Yoon Suk Yeol yang dimakzulkan atas tuduhan pemberontakan dan penyalahgunaan kekuasaan terkait dengan pernyataan darurat militernya pada tanggal 3 Desember.

Badan investigasi antikorupsi mengatakan pada hari Minggu bahwa Presiden Yoon Suk Yeol, yang secara resmi ditangkap karena kegagalannya dalam upaya darurat militer, akan dilarang menemui pengunjung selain pengacaranya.

Kantor Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi membuat keputusan tersebut setelah pengadilan memberikan surat perintah pada hari sebelumnya untuk secara resmi menangkap Presiden Yoon Suk Yeol yang dimakzulkan atas tuduhan pemberontakan dan penyalahgunaan kekuasaan terkait dengan deklarasi darurat militernya pada tanggal 3 Desember.

CIO mengatakan telah mengirimkan dokumen keputusannya ke pusat penahanan di Uiwang, tepat di selatan Seoul, tempat Yoon ditahan, dengan alasan kekhawatiran tentang penghancuran barang bukti. Tindakan tersebut akan berlaku hingga ia didakwa.

Dengan langkah CIO, ibu negara Kim Keon Hee dan orang-orang lain yang dekat dengan Yoon tidak akan diizinkan untuk bertemu dengan presiden yang ditangkap tersebut.

Para ahli hukum mengatakan keputusan CIO tersebut dipandang bertujuan untuk mempersiapkan kemungkinan bahwa pihak Yoon dapat mengajukan petisi pengadilan untuk meninjau apakah penahanan formalnya tepat.

CIO mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka akan meminta Yoon untuk hadir untuk diinterogasi pada hari Senin karena ia tidak muncul untuk diinterogasi pada hari sebelumnya.

Dengan dikeluarkannya surat perintah penangkapan tersebut, Yoon telah menjadi presiden pertama yang menjabat yang ditangkap secara resmi. Para pendukung Yoon yang marah menyerbu pengadilan distrik yang mengeluarkan surat perintah pada hari sebelumnya, merusak peralatan kantor, dan menyemprotkan alat pemadam kebakaran ke petugas polisi.

baca juga

Dalam pesan yang dirilis oleh pengacaranya, Yoon meminta para pendukungnya untuk "secara damai" menyampaikan pendapat mereka meskipun ia memahami kemarahan mereka.

Yoon juga mengatakan ia tidak akan menyerah untuk memperbaiki apa yang salah meskipun butuh waktu, dan bersumpah bahwa ia akan membuktikan legalitas deklarasi darurat militer selama proses hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Hadiri Sidang Pemakzulan Pertama di Mahkamah Konstitusi

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Hadiri Sidang Pemakzulan Pertama di Mahkamah Konstitusi

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 12:45 WIB

Eks-Presiden Korsel Yoon Suk Yeol di Sel Isolasi, 4 Jenderal Dicopot

Eks-Presiden Korsel Yoon Suk Yeol di Sel Isolasi, 4 Jenderal Dicopot

News | Senin, 20 Januari 2025 | 19:29 WIB

Pendukung Presiden Korea Selatan Serbu Ruang Sidang, 45 Ditangkap

Pendukung Presiden Korea Selatan Serbu Ruang Sidang, 45 Ditangkap

News | Minggu, 19 Januari 2025 | 18:38 WIB

Dramatis! Nasib Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Ditentukan, Terancam Ditahan 20 Hari

Dramatis! Nasib Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Ditentukan, Terancam Ditahan 20 Hari

Video | Minggu, 19 Januari 2025 | 14:00 WIB

Yoon Suk Yeol Ditangkap, Korea Selatan Cetak Rekor: Kepemimpinan Tiga Presiden dalam Satu Bulan

Yoon Suk Yeol Ditangkap, Korea Selatan Cetak Rekor: Kepemimpinan Tiga Presiden dalam Satu Bulan

News | Minggu, 19 Januari 2025 | 11:51 WIB

Yoon Suk Yeol Akhirnya Hadir di Pengadilan Terkait Penahanan dan Gagalnya Usaha Darurat Militer

Yoon Suk Yeol Akhirnya Hadir di Pengadilan Terkait Penahanan dan Gagalnya Usaha Darurat Militer

News | Sabtu, 18 Januari 2025 | 16:41 WIB

Terkini

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes

Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:01 WIB

Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi

Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:53 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:51 WIB

Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?

Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK

Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:31 WIB

×