Jerman Tolak Pengusiran Warga Palestina dari Gaza: Melanggar Hukum Internasional!

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 06 Februari 2025 | 13:41 WIB
Jerman Tolak Pengusiran Warga Palestina dari Gaza: Melanggar Hukum Internasional!
Ilustrasi bendera Jerman.[Unsplash/Bram]

Suara.com - Menteri luar negeri Jerman, sekutu setia Israel, mengatakan "jelas bahwa Gaza, bersama dengan Tepi Barat dan Yerusalem timur, adalah milik Palestina. Mereka membentuk titik awal bagi negara Palestina di masa depan."

"Pengusiran penduduk sipil Palestina dari Gaza tidak hanya tidak dapat diterima dan melanggar hukum internasional," kata Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock dalam sebuah pernyataan. "Ini juga akan menyebabkan penderitaan baru dan kebencian baru."

Ia mengatakan bahwa tidak boleh ada solusi "yang tidak dapat diterima oleh Palestina" dan solusi dua negara yang dinegosiasikan tetap menjadi satu-satunya.

Dalam komentar yang disampaikan pada hari Selasa selama kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Washington, Presiden AS Donald Trump mengangkat prospek relokasi lebih dari 2 juta warga Palestina yang tinggal di Gaza, yang menunjukkan bahwa kota itu telah menjadi tidak dapat dihuni setelah hampir 16 bulan perang antara Israel dan Hamas.

Trump mengatakan AS akan mengambil alih Jalur Gaza yang dilanda perang dan mengembangkannya secara ekonomi setelah warga Palestina dimukimkan kembali di tempat lain, tindakan yang akan menghancurkan kebijakan AS selama puluhan tahun terhadap konflik Palestina-Israel.

Baerbock, yang tidak menyebut Trump atau merujuk secara eksplisit pada usulan terbarunya, mengatakan semua orang setuju "bahwa Gaza harus dibangun kembali sesegera mungkin," dan bahwa itu akan membutuhkan "komitmen internasional yang besar," yang siap disumbangkan oleh Eropa.

Dia mengatakan ada juga kesepakatan bahwa "para teroris Hamas" di masa mendatang tidak boleh memainkan peran apa pun di Gaza.

Dia mengatakan bahwa semua upaya sekarang harus diarahkan untuk melaksanakan tahap kedua dari perjanjian gencatan senjata dan mengamankan pembebasan para sandera yang tersisa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netanyahu Dukung Usulan Trump Soal Relokasi Warga Gaza

Netanyahu Dukung Usulan Trump Soal Relokasi Warga Gaza

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 13:38 WIB

Trump Usul Pemindahan Warga Palestina, Qatar: Masih Terlalu Dini!

Trump Usul Pemindahan Warga Palestina, Qatar: Masih Terlalu Dini!

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 13:16 WIB

Provokasi Trump Soal Gaza: Hamas Desak Liga Arab dan OKI Bertindak!

Provokasi Trump Soal Gaza: Hamas Desak Liga Arab dan OKI Bertindak!

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 12:42 WIB

Gubernur California Desak Trump Beri Bantuan untuk Korban Kebakaran

Gubernur California Desak Trump Beri Bantuan untuk Korban Kebakaran

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 12:17 WIB

Trump Usul Aneksasi Gaza dan Pindahkan Warga Palestina, Dunia Arab dan PBB Murka!

Trump Usul Aneksasi Gaza dan Pindahkan Warga Palestina, Dunia Arab dan PBB Murka!

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 12:08 WIB

Trump Teken Perintah Eksekutif Larang Atlet Transgender di Olahraga Wanita

Trump Teken Perintah Eksekutif Larang Atlet Transgender di Olahraga Wanita

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 11:40 WIB

Terkini

Dua Hari Stasiun Bekasi Timur Lumpuh, Pedagang Kecil Terpukul: Masak Sedikit Aja, Nggak Ada Orang

Dua Hari Stasiun Bekasi Timur Lumpuh, Pedagang Kecil Terpukul: Masak Sedikit Aja, Nggak Ada Orang

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:44 WIB

Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah

Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:36 WIB

KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya

KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:20 WIB

KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?

KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:17 WIB

Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan

Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:15 WIB

Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan

Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:06 WIB

Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz

Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:05 WIB

Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo

Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:57 WIB

Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer

Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:39 WIB

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:33 WIB