Darurat! PBB Butuh Rp93 Triliun untuk Cegah Bencana Kelaparan di Sudan

Bella

Selasa, 18 Februari 2025 | 05:05 WIB
Darurat! PBB Butuh Rp93 Triliun untuk Cegah Bencana Kelaparan di Sudan
Foto rakyat Sudan Selatan mencari ikan di sungai. [Dok.Antara]

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan bantuan sebesar $6 miliar (sekitar Rp93 T) kepada para donor internasional untuk meringankan penderitaan di Sudan, yang kini menghadapi salah satu krisis kemanusiaan paling dahsyat di zaman modern. Konflik berkepanjangan telah menyebabkan pengungsian massal serta meningkatnya ancaman kelaparan bagi jutaan penduduk.

Seruan PBB ini menunjukkan peningkatan lebih dari 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, di tengah tekanan terhadap anggaran bantuan global yang semakin meningkat. Salah satu faktor yang memperburuk situasi ini adalah penghentian pendanaan program penyelamatan nyawa oleh Presiden AS Donald Trump bulan lalu, yang berdampak signifikan pada berbagai inisiatif bantuan di seluruh dunia.

Perang yang telah berlangsung selama 22 bulan antara tentara Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) telah menyebabkan seperlima populasi Sudan mengungsi serta memicu kelaparan akut di hampir separuh penduduk negara itu. PBB memperingatkan bahwa kondisi ini diperkirakan akan semakin memburuk jika konflik terus berlanjut.

“Sudan adalah keadaan darurat kemanusiaan yang sangat mengejutkan,” kata Koordinator Bantuan Darurat PBB, Tom Fletcher.

“Kelaparan sedang terjadi. Epidemi kekerasan seksual sedang berkecamuk. Anak-anak terbunuh dan terluka. Penderitaannya sangat mengerikan,” katanya.

Kelaparan telah dilaporkan terjadi di setidaknya lima lokasi di Sudan, termasuk kamp-kamp pengungsian di Darfur. PBB menyatakan bahwa kondisi ini akan memburuk karena berlanjutnya pertempuran dan runtuhnya layanan dasar. Pekan lalu, salah satu kamp pengungsian yang dilanda kelaparan diserang oleh RSF, yang tengah berupaya memperkuat posisinya di Darfur.

Meskipun beberapa lembaga bantuan telah menerima keringanan dari Washington untuk mengirimkan bantuan ke Sudan, masih terdapat ketidakpastian mengenai sejauh mana bantuan dapat diberikan kepada korban bencana kelaparan.

Rencana PBB tahun ini bertujuan untuk menjangkau hampir 21 juta orang, menjadikannya respons kemanusiaan terbesar yang direncanakan untuk tahun 2025. Dari total dana yang dibutuhkan, sekitar $4,2 miliar dialokasikan untuk bantuan langsung di Sudan, sementara sisanya akan digunakan untuk mendukung para pengungsi akibat konflik.

Dengan situasi yang semakin kritis, PBB terus mendesak komunitas internasional untuk segera bertindak dan memberikan dukungan guna menghindari bencana kemanusiaan yang lebih besar di Sudan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Ada Pameran Ide Kreatif PBB Solusi Masalah Lingkungan: Karya Anak Bangsa Mendunia?

Keren, Ada Pameran Ide Kreatif PBB Solusi Masalah Lingkungan: Karya Anak Bangsa Mendunia?

Lifestyle | Senin, 17 Februari 2025 | 17:58 WIB

Hizbullah Dituduh AS Dalangi Serangan Konvoi PBB di Lebanon, Langsung Bantah Tegas!

Hizbullah Dituduh AS Dalangi Serangan Konvoi PBB di Lebanon, Langsung Bantah Tegas!

News | Minggu, 16 Februari 2025 | 18:54 WIB

"Pembunuhan di Luar Hukum": PBB Desak Israel Hentikan Kekerasan di Tepi Barat

"Pembunuhan di Luar Hukum": PBB Desak Israel Hentikan Kekerasan di Tepi Barat

News | Minggu, 16 Februari 2025 | 15:49 WIB

Iran Peringatkan PBB soal Pernyataan Trump, Sebut Akan Ada Konsekuensi Serius

Iran Peringatkan PBB soal Pernyataan Trump, Sebut Akan Ada Konsekuensi Serius

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 09:52 WIB

PBB Desak Gencatan Senjata Gaza Dipertahankan, Cegah Tragedi Berulang

PBB Desak Gencatan Senjata Gaza Dipertahankan, Cegah Tragedi Berulang

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 19:51 WIB

Diblacklist Seumur Hidup! Kibarkan Bendera Palestina dan Sudan di Super Bowl, Pengunjuk Rasa Dihukum Berat

Diblacklist Seumur Hidup! Kibarkan Bendera Palestina dan Sudan di Super Bowl, Pengunjuk Rasa Dihukum Berat

News | Senin, 10 Februari 2025 | 22:04 WIB

Pemerintahan Trump Hanya Pertahankan 300 dari 10.000 Staf USAID

Pemerintahan Trump Hanya Pertahankan 300 dari 10.000 Staf USAID

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 15:33 WIB

Kontrol Gaza oleh AS? Komisaris Tinggi PBB Tegaskan Pentingnya Hukum Internasional

Kontrol Gaza oleh AS? Komisaris Tinggi PBB Tegaskan Pentingnya Hukum Internasional

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 11:23 WIB

AS Hengkang dari Badan HAM PBB, Hentikan Aliran Dana untuk Palestina

AS Hengkang dari Badan HAM PBB, Hentikan Aliran Dana untuk Palestina

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 18:56 WIB

Provokasi Trump Soal Gaza: Hamas Desak Liga Arab dan OKI Bertindak!

Provokasi Trump Soal Gaza: Hamas Desak Liga Arab dan OKI Bertindak!

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 12:42 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×