Zelenskyy Bertemu Utusan AS di Tengah Serangan Kritik dari Trump

Bella | Suara.com

Kamis, 20 Februari 2025 | 16:59 WIB
Zelenskyy Bertemu Utusan AS di Tengah Serangan Kritik dari Trump
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Instagram/@zelenskiy_official)

Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dijadwalkan bertemu dengan utusan Amerika Serikat, Keith Kellogg, pada Kamis (19/2), di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik setelah mantan Presiden AS Donald Trump menyebutnya sebagai "diktator" dan menuding Rusia memiliki posisi yang lebih kuat dalam negosiasi perdamaian.

Pernyataan Trump pada Rabu malam mengguncang Kyiv dan para pendukungnya di Eropa. Ia mengklaim bahwa Rusia “memiliki kartu” dalam pembicaraan untuk mengakhiri perang, mengingat wilayah yang telah mereka kuasai sejak invasi besar-besaran ke Ukraina tiga tahun lalu.

Retorika Trump dan Respons Global

Trump telah lama mengkritik Zelenskyy, bahkan menuduhnya menumbangkan demokrasi dengan tidak mengadakan pemilihan umum di tengah darurat militer. Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social, Trump memperingatkan bahwa Zelenskyy harus bertindak cepat atau kehilangan negaranya.

“Seorang diktator tanpa pemilihan umum, Zelenskyy sebaiknya bergerak cepat atau dia tidak akan memiliki negara yang tersisa,” tulisnya.

Pernyataan Trump menuai kecaman dari berbagai pihak. Kanselir Jerman Olaf Scholz menilai bahwa tudingan Trump salah dan berbahaya, sementara mantan Wakil Presiden AS Mike Pence menegaskan bahwa perang ini dimulai oleh Rusia, bukan Ukraina.

Di Ukraina sendiri, kritik Trump disambut dengan ketidakpercayaan.

“Menyalahkan Ukraina karena memulai perang adalah suatu absurditas,” ujar seorang prajurit Ukraina, Ivan Banias, di Kyiv.

Dinamika Baru dalam Perundingan Perdamaian

Pernyataan Trump muncul di saat Moskow dan Washington mengadakan pembicaraan baru terkait perang di Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut perundingan dengan Amerika Serikat sebagai langkah pertama untuk memulihkan kerja sama dalam berbagai bidang kepentingan bersama. Namun, Ukraina tidak diundang dalam pembicaraan tersebut, yang diadakan di Riyadh, Arab Saudi, menimbulkan kekhawatiran bahwa Kyiv dan sekutu Eropanya bisa tersingkir dari proses negosiasi.

Putin sendiri menegaskan perlunya kerja sama dengan Amerika Serikat untuk menyelesaikan krisis Ukraina, seraya menyatakan bahwa tidak mungkin menyelesaikan banyak masalah tanpa meningkatkan kepercayaan antara Rusia dan AS.

Sikap Zelenskyy Menjelang Pertemuan dengan Utusan AS

Meskipun situasi semakin memanas, Zelenskyy tetap optimis menjelang pertemuannya dengan Keith Kellogg.

“Sangat penting bagi kami bahwa pertemuan dan pekerjaan kami dengan Amerika secara umum bersifat konstruktif,” ujar Zelenskyy.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan sekutu barat dalam mencapai perdamaian yang stabil dan berkelanjutan.

“Bersama dengan Amerika dan Eropa, perdamaian dapat lebih diandalkan, dan ini adalah tujuan kami,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Macron Pimpin Pertemuan Koordinasi Eropa Terkait Ancaman Rusia di Tengah Perubahan Kebijakan AS

Macron Pimpin Pertemuan Koordinasi Eropa Terkait Ancaman Rusia di Tengah Perubahan Kebijakan AS

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 15:40 WIB

Trump Klaim Dirinya Cegah Perang Dunia III, Kecam Zelensky "Diktator"

Trump Klaim Dirinya Cegah Perang Dunia III, Kecam Zelensky "Diktator"

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 13:47 WIB

Donald Trump: Saya Cinta Ukraina

Donald Trump: Saya Cinta Ukraina

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 13:03 WIB

Donald Trump: Zelenskyy Gagal, Saatnya Gencatan Senjata Rusia-Ukraina

Donald Trump: Zelenskyy Gagal, Saatnya Gencatan Senjata Rusia-Ukraina

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 12:44 WIB

Indonesia Disorot Dunia Akibat Kebijakan Prabowo Subianto, Disebut Tiru Strategi Donald Trump

Indonesia Disorot Dunia Akibat Kebijakan Prabowo Subianto, Disebut Tiru Strategi Donald Trump

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2025 | 11:22 WIB

Trump Sebut Zelensky Diktator, Jerman Meradang!

Trump Sebut Zelensky Diktator, Jerman Meradang!

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 07:07 WIB

Trump Sebut Zelensky "Diktator", Ukraina Tetap Ingin Damai dengan Bantuan AS

Trump Sebut Zelensky "Diktator", Ukraina Tetap Ingin Damai dengan Bantuan AS

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 05:39 WIB

Putin Tegaskan Ukraina Tidak Dikecualikan dari Negosiasi Perdamaian

Putin Tegaskan Ukraina Tidak Dikecualikan dari Negosiasi Perdamaian

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 05:05 WIB

Trump Sebut Zelenskyy Diktator, Presiden Ukraina Balas Salahkan Rusia

Trump Sebut Zelenskyy Diktator, Presiden Ukraina Balas Salahkan Rusia

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 00:24 WIB

Serangan Pesawat Nirawak Rusia di Odesa Sebabkan Pemadaman Listrik dan Krisis Pemanas, 160 Ribu Orang Kedinginan

Serangan Pesawat Nirawak Rusia di Odesa Sebabkan Pemadaman Listrik dan Krisis Pemanas, 160 Ribu Orang Kedinginan

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 18:53 WIB

Terkini

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:28 WIB

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:20 WIB

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:07 WIB

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:02 WIB

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:01 WIB

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:50 WIB

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:37 WIB