Enam Bayi Baru Lahir Meninggal Akibat Cuaca Dingin di Gaza

Bella | Suara.com

Rabu, 26 Februari 2025 | 06:19 WIB
Enam Bayi Baru Lahir Meninggal Akibat Cuaca Dingin di Gaza
Ilustrasi bayi. [Dok.Antara]

Suara.com - Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan pada Selasa bahwa enam bayi baru lahir telah meninggal dunia dalam sepekan terakhir akibat cuaca dingin ekstrem yang melanda wilayah Palestina yang hancur akibat perang.

"Akibat gelombang udara dingin yang parah dan kurangnya sistem pemanas yang memadai, kami mencatat enam kematian bayi baru lahir selama sepekan terakhir hingga hari ini," kata juru bicara badan pertahanan sipil Gaza, Mahmud Bassal, kepada AFP.

Fenomena cuaca ekstrem ini terjadi di tengah suhu yang anjlok hingga nol derajat Celsius (32 derajat Fahrenheit) dalam beberapa hari terakhir, seiring dengan gelombang udara dingin yang melanda kawasan Mediterania timur. Para ahli meteorologi memperingatkan bahwa cuaca dingin ini berisiko semakin memperburuk kondisi kehidupan para pengungsi di Gaza, yang saat ini hidup dalam keterbatasan ekstrem.

Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas. [ANTARA/Anadolu/py/am]
Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas. [ANTARA/Anadolu/py/am]

Meskipun gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang telah berlangsung selama beberapa minggu memungkinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza, ratusan ribu warga Palestina masih terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat. Banyak dari mereka kehilangan tempat tinggal akibat serangan militer Israel yang menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.

Banyak keluarga kini bertahan hidup di antara puing-puing rumah mereka, tanpa akses yang memadai terhadap tempat berlindung yang aman, bahan bakar untuk pemanas, atau pakaian tebal yang diperlukan untuk menghadapi suhu yang sangat dingin. Kondisi ini menjadi lebih berbahaya bagi bayi baru lahir dan anak-anak kecil, yang lebih rentan terhadap hipotermia dan penyakit yang berhubungan dengan cuaca dingin.

Organisasi kemanusiaan telah berulang kali memperingatkan bahwa musim dingin tahun ini dapat menjadi bencana bagi para pengungsi di Gaza jika mereka tidak segera mendapatkan bantuan yang memadai, terutama dalam bentuk tempat tinggal yang lebih layak dan peralatan pemanas.

Hamas menuduh Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kematian bayi-bayi tersebut, dengan alasan bahwa Israel telah menghalangi masuknya bahan-bahan perlindungan dan bantuan penting ke Gaza.

"Kami menyerukan kepada para mediator untuk segera bertindak menghentikan pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh penjajah dan memfasilitasi masuknya pasokan penting seperti tempat tinggal, pemanas, serta peralatan medis darurat ke Gaza," kata Hamas dalam pernyataannya.

Kelompok tersebut menegaskan bahwa pembatasan yang diberlakukan Israel terhadap masuknya bantuan kemanusiaan, terutama bahan bangunan dan perlengkapan pemanas, telah memperburuk penderitaan rakyat Palestina yang sudah berada dalam kondisi sangat sulit akibat perang yang berkecamuk sejak Oktober 2023.

Hamas juga menekankan bahwa komunitas internasional, terutama negara-negara yang terlibat dalam mediasi gencatan senjata seperti Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat, harus mengambil langkah cepat untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar warga Gaza dapat terpenuhi, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi dan anak-anak kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Udara Israel Guncang Damaskus, Picu Ketegangan Baru di Suriah Selatan

Serangan Udara Israel Guncang Damaskus, Picu Ketegangan Baru di Suriah Selatan

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 05:34 WIB

Situs Tersuci Ketiga Umat Islam 'Masjid Al-Aqsa' Dalam Genggaman Israel

Situs Tersuci Ketiga Umat Islam 'Masjid Al-Aqsa' Dalam Genggaman Israel

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 01:15 WIB

Israel Rencanakan Pembatasan Ketat Saat Ramadhan di Masjid Al-Aqsa, 3 Ribu Personel Polisi Dikerahkan

Israel Rencanakan Pembatasan Ketat Saat Ramadhan di Masjid Al-Aqsa, 3 Ribu Personel Polisi Dikerahkan

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 19:13 WIB

Sumber Kekayaan Zaskia Adya Mecca yang Bangun Masjid di Gaza Palestina

Sumber Kekayaan Zaskia Adya Mecca yang Bangun Masjid di Gaza Palestina

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2025 | 18:12 WIB

"Jenin Tak Layak Huni": Kesaksian dari Kamp Pengungsi yang Dihancurkan Israel

"Jenin Tak Layak Huni": Kesaksian dari Kamp Pengungsi yang Dihancurkan Israel

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 15:19 WIB

Putin: Perundingan Damai Ukraina Butuh Kepercayaan AS-Rusia, Eropa Akan Dilibatkan Kemudian

Putin: Perundingan Damai Ukraina Butuh Kepercayaan AS-Rusia, Eropa Akan Dilibatkan Kemudian

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 15:03 WIB

Israel Hancurkan Kamp Pengungsi Jenin, 40.000 Warga Palestina Mengungsi

Israel Hancurkan Kamp Pengungsi Jenin, 40.000 Warga Palestina Mengungsi

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 14:38 WIB

Akses Masjid Al-Aqsa Dibatasi Israel Jelang Ramadan, Ketegangan Meningkat

Akses Masjid Al-Aqsa Dibatasi Israel Jelang Ramadan, Ketegangan Meningkat

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 14:32 WIB

Sosok Christian Kretschmar, Suami Anggun Cipta Sasmi yang Jarang Disorot

Sosok Christian Kretschmar, Suami Anggun Cipta Sasmi yang Jarang Disorot

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2025 | 12:53 WIB

Netanyahu ke Jerman? Calon Kanselir Cari Cara Agar PM Israel Lolos Jerat ICC

Netanyahu ke Jerman? Calon Kanselir Cari Cara Agar PM Israel Lolos Jerat ICC

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 08:50 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB