Cak Imin: Data Tunggal Permudah Salurkan ZIS ke Masyarakat Miskin Ekstrem

Jum'at, 28 Februari 2025 | 11:30 WIB
Cak Imin: Data Tunggal Permudah Salurkan ZIS ke Masyarakat Miskin Ekstrem
Menteri Koordinasi Pemberdayaan Manusia (PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyampaikan bahwa Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) nantinya akan digunakan untuk penyaluran zakat, infaq, dan sedekah. 

DTSEN diharapkan bisa menjadi acuan lembaga keagamaan untuk menyalurkan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat miskin ekstrem.  

"Data tunggal akan mempermudah keterlibatan filantropi, LSM sosial yang basis keagamaan dan keumatan dalam penyaluran zakat, infaq, dan sedekah yang punya kegiatan bansos untuk gunakan data yang sama," kata Cak Imin, ditemui di kantor Kemenko PM, Jakarta, Kamis (27/2/2025).

Penyusunan DTSEN sudah masuk tahap finalisasi dengan uji petik di lapangan. 

Namun, Cak Imin menambahkan bahwa data tunggal baru akan digunakan mulai kuartal kedua 2025 atau sekitar April mendatang.

Sehingga untuk Zakat Fitrah Ramadan tahun ini dipastikan belum menggunakan DTSEN. 

"Pada akhirnya nanti (Zakat Ramadan) akan gunakan DTSEN juga," kata Cak Imin. 

Menteri Agama (Menag) Nazaruddin Umar menambahkan bahwa data tunggal itu tidak hanya berlaku bagi LSM agama Islam tapi juga lembaga keagamaan lain yang turut memiliki kegiatan bansos. 

Ia berharap para filantropi nantinya bisa menyamakan data penerima bansos mereka dengan data tunggal yang telah disusun pemerintah. 

Baca Juga: Cak Imin: Jaminan Sosial Pekerja Bukan Hanya Tanggung Jawab Perusahaan, Tapi Kewajiban Pemerintah

"Kalau ini semuanya kita sinergikan, agama lain kan juga ada. Misalnya Katolik, Protesan, lembaga-lembaga charity seperti ini disatukan di dalam suatu wadah yang sangat bagus tanpa ada unsur intervensi yang sangat jauh dari negara atau pemerintah." 

Ia juga berharap bahwa nantinya dalam penyalurannya bersifat otonom.

"Tetap tidak mengurangi kebebasan daripada otonomi-otonomi masyarakat yang ada. Itu saya kira akan lebih bagus," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI