Seandainya Jadi Presiden, Mahfud MD Bercita-cita Bangun Kebun Koruptor

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Senin, 24 Maret 2025 | 14:51 WIB
Seandainya Jadi Presiden, Mahfud MD Bercita-cita Bangun Kebun Koruptor
Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Suara.com - Guru Besar Hukum Tata Negara, Mahfud MD mengaku geram dengan pelaku-pelaku koruptor di Indonesia.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai menko polhukam ini sampai berandai-andai menjadi seorang presiden, Mahfud MD mengatakan bahwa ia bercita-cita akan membangun sebuah kebun koruptor.

“Kalau saya jadi presiden, saya akan membuat kebun koruptor,” ujar Mahfud, dikutip dari youtube Rhenald Kasali, Senin (24/3/25).

“Bukan kebun Binatang, tapi kebun koruptor,” tambahnya.

Sehingga, posisi kebun Binatang yang ada digantikan dengan kebun koruptor.

Mahfud menjelaskan bahwa para koruptor itu diletakkan di suatu tempat rekreasi yang bisa dilempar pisang hingga roti setiap harinya oleh pengunjung bak binatang.

“Dimana korupsi itu diletakkan di suatu tempat rekreasi, lalu tiap hari minggu anak sekolah lemparin pisang, lemparin kacang, roti gitu kayak di kebun binatang,” ucapnya.

Mahfud mengaku semakin dibuat kesal dengan berbagai hal yang berbau korupsi kini justru ditutup-tutupi.

Kesan tersebut akhirnya membuat semua permasalahan seolah berhenti di tengah jalan tanpa ada kepastian.

“Bisa selesai nggak semua ini? Kok semua belok di tengah jalan, diungkap belok di tengah jalan, diungkap belok di tengah jalan,” ungkapnya.

“Maaf sekarang kan ditutup-tutup gitu kan ya, kasus ini ditutup ini, jadi saling tutup,” sambungnya.

Penjara Koruptor Menakutkan Ala Prabowo

Berbeda dengan Mahfud yang ingin membuat kebun koruptor, Presiden Prabowo Subianto justru berencana membuat penjara koruptor yang menakutkan.

Belakangan ini, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya ingin membuat penjara bagi koruptor di sebuah pulau.

Tahanan-tahanan tersebut nantinya memiliki sistem keamanan yang sangat ketat.

Pasalnya, menurut Presiden Prabowo, sel tahanan menjadi efek jera bagi para koruptor.

“Saya juga akan sisihkan dana buat penjara di suatu tempat yang terpencil,” ucap Presiden Prabowo, saat di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kamis (13/3/25).

Presiden Prabowo mengatakan bahwa tempat terpencil menjadi pilihan tepat, agar para koruptor tidak bisa keluar.

Bahkan, sedikit saja bergerak untuk keluar mereka akan dilahap oleh hiu.

“Kita akan cari pulau kalau mereka keluar biar ketemu sama hiu,” tambah Presiden Prabowo.

Meskipun Indonesia sudah memiliki Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin di Bandung sebagai penjara khusus bagi koruptor, Presiden Prabowo menilai langkah tersebut belum cukup efektif.

Presiden Prabowo mengaku tidak akan takut dengan para koruptor. Pihaknya siap mati demi membela negara Indonesia dari para koruptor.

Presiden Prabowo tidak akan membiarkan para koruptor tetap menyengsarakan rakyat. Sehingga dia memastikan tidak akan membiarkan kebocoran anggaran terus terjadi.

Dengan realita yang menunjukkan bahwa korupsi masih tetap ada di Indonesia, Presiden Prabowo bersikeras akan mengusir dan tidak membiarkan para koruptor ada di Indonesia.

Bahkan, Presiden Prabowo mengaku sudah sejak awal bertekad menjalani mandat sebagai presiden dengan memberantas korupsi.

Menurutnya, negara yang berhasil adalah negara yang terhindar dan bersih dari adanya korupsi.

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setuju dan mendukung rencana Presiden Prabowo.

Hal ini diungkap oleh Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak.

Nantinya, para pelaku korupsi diminta untuk berkebun memenuhi kebutuhan makanan para tahanan yang ada disana.

Menurutnya, para pelaku korupsi yang ditahan di pulau terpencil itu hanya cukup disediakan alat pertanian saja dan tidak perlu disediakan makanan.

Tanak berpendapat agar para hukuman pelaku koruptor ini bisa diperberat, agar menjadi contoh kepada pejabat dan para calon pelaku lain.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istana Undang Analis dan Ekonom: Atur Waktu Bertemu Presiden hingga Bahas Faktor IHSG Ambruk

Istana Undang Analis dan Ekonom: Atur Waktu Bertemu Presiden hingga Bahas Faktor IHSG Ambruk

News | Senin, 24 Maret 2025 | 14:45 WIB

Ngojol Pontang-panting, Grab Hanya Kasih BHR Mulai Rp50 Ribu ke Driver

Ngojol Pontang-panting, Grab Hanya Kasih BHR Mulai Rp50 Ribu ke Driver

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 13:12 WIB

Netizen Tebak-tebakan Nama Grup WhatsApp Anak Presiden, Publik: Oligarkid?

Netizen Tebak-tebakan Nama Grup WhatsApp Anak Presiden, Publik: Oligarkid?

Tekno | Senin, 24 Maret 2025 | 13:52 WIB

Terkini

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:05 WIB

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:53 WIB

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:48 WIB

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB