Towana Looney Cetak Rekor: Hidup 130 Hari dengan Ginjal Babi

Denada S Putri | Suara.com

Sabtu, 12 April 2025 | 21:10 WIB
Towana Looney Cetak Rekor: Hidup 130 Hari dengan Ginjal Babi
Towana Looney. [Ist]

Suara.com - Tubuh Towana Looney akhirnya menolak organ hewan tersebut, namun penerima transplantasi sebelumnya tidak bertahan hidup lebih lama dari dua bulan

Wanita bernama Towana Looney (50) asal Alabama selatan, Amerika Serikat (AS) akhirnya resmi mengakhiri transplantasi ginjal babi di tubuhnya dalam pernyataan pada Jumat (11/04/2025) kemarin.

Meski transplantasi ginjal babinya berujung gagal, Looney tetap mencetak rekor sebagai manusia yang paling lama menerima transplantasi ginjal babi di tubuhnya.

Pada Jumat kemarin, dokter terpaksa mengangkat ginjal babi setelah tubuh Looney menolaknya.

"Empat bulan hidup Looney dengan organ hewan itu memecahkan rekor," kata rumah sakit yang melakukan operasi itu pada hari Jumat dikutip SCMP, Sabtu (12/04/2025).

Looney telah menerima ginjal babi yang dimodifikasi secara genetik pada tanggal 25 November di New York.

Prosedur yang sangat eksperimental ini awalnya memicu optimisme bahwa ginjal hewan dapat menjadi sumber yang digunakan saat transplantasi ginjal manusia yang ada sangat menipis.

Penolakan tubuhnya terhadap transplantasi tersebut menunjukkan bahwa penggunaan organ hewan masih menjadi tujuan jangka panjang di masa depan.

Tetapi dokter merasa sedikit berharap karena ginjal babi melakukan tugas penyaringan darah selama 130 hari sebelum tubuhnya mulai menolaknya.

Menurut dokter, sejumlah pasien sebelumnya telah menerima ginjal babi, tetapi tidak ada yang bertahan lebih dari dua bulan.

Kini, dokter mengatakan Looney, yang kembali menerima perawatan dialisis (cuci darah), tetap menjadi kandidat untuk menerima ginjal manusia jika tersedia.

Dalam pernyataan yang dirilis oleh Rumah Sakit NYU Langone di New York, Looney mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perawatan dan dukungan dari tim medis.

"Untuk pertama kalinya sejak 2016, saya menikmati waktu bersama teman dan keluarga tanpa harus merencanakan cuci darah," katanya.

"Meskipun hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, saya tahu banyak hal yang dipelajari dari 130 hari saya dengan ginjal babi – dan bahwa ini dapat membantu dan menginspirasi banyak orang lain." tambahnya.

Pada tahun 1999, Looney mendonorkan ginjalnya kepada ibunya. Setelah komplikasi kehamilan merusak ginjal satu-satunya, ia menghabiskan delapan tahun menjalani cuci darah.

Para dokter tidak dapat menemukan donor manusia yang cocok, dan Looney yang kesehatannya memburuk akhirnya diizinkan untuk menerima ginjal babi yang dimodifikasi secara genetik.

"Meskipun hasil awalnya menggembirakan, pada awal April, ia mengalami penurunan fungsi ginjal karena penolakan akut," kata Robert Montgomery, Ketua Bedah dan Direktur Lembaga Transplantasi RS NYU Langone.

"Apa yang memicu penolakan setelah periode stabilitas yang panjang sedang diselidiki secara aktif, tetapi hal itu terjadi setelah penurunan rejimen imunosupresi untuk mengobati infeksi yang tidak terkait dengan ginjal babi," tambahnya.

Keputusan untuk mengangkat ginjal babi diambil bersama oleh Looney dan dokternya untuk menjaga "kemungkinan transplantasi di masa mendatang".

Dokter mengatakan, ia pulih dengan cepat dari operasi pada tanggal 4 April dan dipulangkan dari rumah sakit pada hari kelima setelah operasi, dan kembali ke rumah di Alabama dalam keadaan baik.

Towana Looney. [Ist]
Towana Looney. [Ist]

Ginjal Babi di Tubuh Manusia: Cerita Towana Looney

Towana Looney adalah seorang wanita asal Alabama, Amerika Serikat (AS), yang mencetak sejarah dalam dunia medis.

Penerima Transplantasi Ginjal Babi

  • Towana Looney menjadi orang ketiga di dunia yang menerima transplantasi ginjal babi.
  • Dia mencetak rekor sebagai orang yang paling lama bertahan hidup setelah menerima transplantasi organ babi.

Kondisi Kesehatan

  • Looney menderita masalah ginjal akibat tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh preeklamsia.
  • Sebelumnya dia pernah mendonorkan ginjalnya untuk ibunya pada tahun 1999.
  • Pada tahun 2016 dia melakukan cuci darah.

Signifikansi Medis

  • Kasus Towana Looney memberikan harapan baru dalam pengembangan medis terkait transplantasi organ.
  • Ini menjadi langkah maju dalam mengatasi kekurangan organ donor bagi ribuan pasien yang membutuhkan.

Kondisi Pasca Operasi

  • Kondisi Towana Looney pasca operasi transplantasi ginjal babi dalam keadaan baik.
  • Dia merasa seperti mendapatkan awal yang baru.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pamer Rekor Mentereng Lawan Timnas Indonesia, China Tetap Gemetar Main di Stadion GBK

Pamer Rekor Mentereng Lawan Timnas Indonesia, China Tetap Gemetar Main di Stadion GBK

Bola | Jum'at, 11 April 2025 | 15:28 WIB

Penuhi Kebutuhan Air Bersih dan Sanitasi Layak, Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Penuhi Kebutuhan Air Bersih dan Sanitasi Layak, Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Health | Jum'at, 11 April 2025 | 13:39 WIB

Lagi-lagi Diteror, Situs Tempo Diacak-acak Hacker Diduga Imbas Berita Judi Online: Ulah Siapa?

Lagi-lagi Diteror, Situs Tempo Diacak-acak Hacker Diduga Imbas Berita Judi Online: Ulah Siapa?

News | Jum'at, 11 April 2025 | 08:01 WIB

Terkini

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB