Duka Gubernur Pramono Atas Meninggalnya Pesepeda di Depan Kedubes Jepang: Tak Boleh Terulang Lagi

Minggu, 27 April 2025 | 15:19 WIB
Duka Gubernur Pramono Atas Meninggalnya Pesepeda di Depan Kedubes Jepang: Tak Boleh Terulang Lagi
Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Pramono Anung (tengah) bersama sejumlah komunitas pesepeda melintasi kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (19/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rasa duka mendalam atas kecelakaan tragis yang menimpa seorang pesepeda, Lulu Junayah, di depan Kedutaan Besar Jepang, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat (25/4/2025).

Peristiwa tersebut menjadi perhatian luas, tak terkecuali bagi Pramono Anung. Ia mengatakan, sejak awal dirinya mengikuti perkembangan kecelakaan yang merenggut nyawa karyawan BUMN tersebut.

"Saya mengikuti peristiwa ini. Yang pertama saya menyampaikan bela sungkawa yang mendalam," ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Minggu (27/4/2025).

Menurut Pramono, kecelakaan itu bermula ketika sebuah taksi berhenti mendadak di jalur sepeda. Akibatnya, Lulu yang tengah melintas tidak sempat menghindar dan terbentur pintu mobil.

Lebih nahas lagi, dari arah belakang, sebuah sepeda motor datang dan menabraknya.

"Tentunya ketika taksi itu berhenti mendadak kemudian sepedanya terkena pintunya dan kemudian ada motor dari belakang yang menabrak," jelas Pramono.

Kejadian memilukan ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Pramono menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam.

Ia berjanji segera mengambil langkah konkret untuk mencegah kecelakaan serupa terulang di masa depan. Salah satunya adalah dengan menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan, terutama di jalur sepeda.

"Ini memang kecelakaan, tetapi apapun nggak boleh terulang kembali mobil taksi yang secara mendadak parkir ataupun berhenti di situ. Kami akan melakukan penertiban terhadap itu," tegasnya.

Baca Juga: Pramono-Rano akan Bangun Jalur Sepeda, PDIP Usul Jalan Layang Pakai Tiang Mangkrak Monorail

Rasa duka atas kepergian Lulu Junayah juga dirasakan oleh komunitas pesepeda. Pada Sabtu (26/4/2025) pagi, komunitas Bike to Work bersama sejumlah pesepeda dari berbagai komunitas menggelar aksi tabur bunga di lokasi kecelakaan.

Dalam aksi tersebut, mereka membawa sepeda berwarna putih sebagai simbol duka dan penghormatan kepada Lulu.

Sepeda itu ditempatkan di tepi jalan, berdekatan dengan titik kecelakaan, sebagai tugu peringatan atas nyawa yang melayang di jalan raya.

"Pagi ini, Sabtu 26 April 2025, kami bersama pesepeda dari beberapa komunitas tabur bunga dan berdoa bersama di tempat terjadinya kecelakaan yang menimpa saudari kita semua, Lulu Junayah, karyawan BUMN di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Kedutaan Jepang," tulis Bike to Work melalui akun Instagram resminya.

Suasana haru menyelimuti aksi tersebut. Para pesepeda tampak membawa sejumlah poster berwarna kuning yang berisi ungkapan duka cita sekaligus seruan untuk keselamatan para pengguna sepeda.

Komunitas pesepeda Bike to Work menggelar aksi keprihatinan di depan Kedubes Jepang setelah meninggalnya Lulu Junayah di Jalan MH Thamrin, Jakarta. [Tangkapan layar akun IG bike2 work]
Komunitas pesepeda Bike to Work menggelar aksi keprihatinan di depan Kedubes Jepang setelah meninggalnya Lulu Junayah di Jalan MH Thamrin, Jakarta. [Tangkapan layar akun IG bike2 work]

Salah satu poster bertuliskan, 'Bersepeda adalah hak segala bangsa,' mengingatkan semua pihak bahwa pesepeda pun berhak atas keamanan di jalanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI