Buruh Diingatkan Tetap Fokus Pada Tuntutan saat May Day

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 01 Mei 2025 | 06:04 WIB
Buruh Diingatkan Tetap Fokus Pada Tuntutan saat May Day
Ilustrasi massa buruh saat memperingati Hari Buruh atau May Day di kawasan Bundaran HI, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada hari ini. Seruan agar buruh tidak terjebak dalam aksi demonstrasi yang berujung kericuhan kembali digaungkan.

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menekankan bahwa unjuk rasa seharusnya menjadi wadah menyampaikan tuntutan secara santun dan terukur.

"Penting itu sekarang diedukasi kepada para pendemo bahwa tujuan demo itu adalah untuk menyampaikan aspirasi. Bukan untuk berlaku anarkis. Tentu sesuai dengan aturan yang ada, patuhi aturan yang sudah ditetapkan terkait demo," kata Trubus kepada Suara.com, dihubungi Rabu (30/4/2025).

Ia menekankan, penyampaian aspirasi harus menjunjung etika dan tidak boleh disertai ujaran kebencian, fitnah, atau hoaks yang justru bisa mencoreng gerakan buruh itu sendiri.

Selama mereka menggelar demonstrasi juga jangan sampai terjadi provokasi, sehingga dengan begitu demokrasi yang terjalin tetap santun.

Trubus juga menyoroti soal pentingnya menjaga waktu dan ruang demonstrasi agar tidak merugikan masyarakat umum. Ia menyebut, kekecewaan publik kerap muncul ketika demo berlangsung terlalu lama dan mengganggu aktivitas warga.

"Demo itu jangan merugikan publik, jangan merugikan masyarakat. Fokus aja di situ (tuntutan)," kata dia.

"Waktunya dibatasi, jangan sampai malam, nggak pulang-pulang, sampai di luar jam yang ditentukan. Itu yang sering jadi masalah dan mengganggu masyarakat juga. Masyarakat memang kadang-kadang jengkel juga," Trubus menambahkan.

Menurutnya, demo buruh akan lebih efektif jika berjalan dalam batas waktu yang wajar, berlangsung tertib, dan fokus pada isu utama seperti kenaikan upah minimum atau jaminan sosial ketenagakerjaan, tanpa embel-embel politis.

baca juga

“Kalau mereka tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik, sebenarnya ya fine-fine aja. Karena menyampaikan aspirasi itu kan kebutuhan bersama, bukan ego sektoral,” ujar Trubus.

Menurut Trubus, agar aspirasi buruh bisa didengar pemerintah, dibutuhkan pendekatan yang lebih strategis dan komunikatif. Salah satunya, dengan melibatkan orang-orang yang memiliki kemampuan negosiasi dan lobi.

"Jadi ketika menyusun aspirasi itu benar, terstruktur, mungkin ya singkat, padat, masuk tujuannya apa. Kemudian jangan ditunggangi warna-warna politik, misalnya kalau memang menuntut UMP naik tahun ini, ya dikemukan aja argumentasinya yang jelas seperti apa. Jangan kemudian ini terlalu politis," pungkasnya.

Prabowo Akan Hadir

Terpisah, Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di kawasan Monas, Jakarta, pada Kamis (1/5/2025).

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sekaligus Juru Bicara Presiden Prabowo Subianto.

"Teman-teman panitia Serikat Buruh memang betul mengirimkan undangan kepada Bapak Presiden dan beliau memutuskan Insya Allah akan berkenan hadir dalam acara peringatan May Day tersebut," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu.

Presiden RI Prabowo Subianto. (Ist)
Presiden RI Prabowo Subianto. (Ist)

Prasetyo menuturkan, bahwa kehadiran Presiden dalam acara tersebut merupakan bentuk komitmen dan perhatian besar terhadap peran penting buruh dalam pembangunan ekonomi nasional.

"Bagi Bapak Presiden dan pemerintah, buruh adalah elemen kunci dalam perekonomian kita yang tidak terpisahkan. Karena itu perhatian beliau sangat besar terhadap sinergi antara pemerintah, sektor swasta, pengusaha, dan para pekerja," ujar Prasetyo.

Presiden Prabowo, kata Mensesneg, memandang ketiga unsur tersebut harus terus bekerja sama dalam membangun usaha serta memperkuat fondasi ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Dalam peringatan tersebut KSPI mengangkat enam isu utama yakni :

1. Penghapusan sistem outsourcing
2. Pengesahan RUU Pekerja Rumah Tangga (PRT)
3. Perlindungan buruh dalam UU Ketenagakerjaan yang baru
4. Realisasi upah layak
5. Pengesahan RUU Perampasan Aset
6. Pembentukan satgas untuk mencegah PHK massal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bakal Ikutan May Day, Buruh Ditantang Ajukan Tuntutan Sesuai Kondisi Zaman, Apa Saja?

Prabowo Bakal Ikutan May Day, Buruh Ditantang Ajukan Tuntutan Sesuai Kondisi Zaman, Apa Saja?

News | Rabu, 30 April 2025 | 15:19 WIB

Tak Cuma Hadir di May Day, Prabowo Bakal Pidato di Depan Massa Buruh Besok

Tak Cuma Hadir di May Day, Prabowo Bakal Pidato di Depan Massa Buruh Besok

News | Rabu, 30 April 2025 | 15:05 WIB

Dasco Singgung soal Indonesia Gelap saat Temui Buruh: Indonesia Itu Masa Depannya Terang

Dasco Singgung soal Indonesia Gelap saat Temui Buruh: Indonesia Itu Masa Depannya Terang

News | Rabu, 30 April 2025 | 14:53 WIB

Dalam Rangka May Day, DPR Bakal Beri Hadiah untuk Para Buruh: UU PPRT Bakal Segera Dibahas

Dalam Rangka May Day, DPR Bakal Beri Hadiah untuk Para Buruh: UU PPRT Bakal Segera Dibahas

News | Rabu, 30 April 2025 | 14:11 WIB

Sehari Jelang May Day, Sejumlah Pentolan Buruh Temui Dasco hingga Seskab Teddy, Bahas Apa?

Sehari Jelang May Day, Sejumlah Pentolan Buruh Temui Dasco hingga Seskab Teddy, Bahas Apa?

News | Rabu, 30 April 2025 | 12:36 WIB

Terkini

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Batam | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:51 WIB

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:50 WIB

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Bali | Sabtu, 07 November 2026 | 10:32 WIB

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:31 WIB

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:30 WIB

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

×