Meski Dilarang, Gerindra Ngotot Minta Kader Gaungkan Prabowo Dua Periode: Kita Bisa Buktikan!

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 18 Mei 2025 | 17:07 WIB
Meski Dilarang, Gerindra Ngotot Minta Kader Gaungkan Prabowo Dua Periode: Kita Bisa Buktikan!
ILUSTRASI--Meski Dilarang, Gerindra Ngotot Minta Kader Gaungkan Prabowo Dua Periode: Kita Bisa Buktikan! (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani tetap meminta para kader untuk terus bekerja agar harapan Prabowo Subianto menjadi presiden dua periode bisa tercapai, kendati Prabowo ingin agar para kader tidak terlalu menyerukan hal tersebut.

Permintaan Muzani agar kader terap bekerja guna memenuhi harapan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Apel Kader Partai Gerindra Jawa Tengah di Kabupaten Boyolali, Minggu (18/5/2025). 

Menurut Muzani, semangat menjadikan Prabowo presiden dua periode harus dikorbarkan meski dalam hati. 

"Memang Pak Prabowo menyampaikan kerendah hatinya agar kader tetap tenang, jangan suarakan dua periode karena belum satu tahun memerintah. Tapi kita harus tetap semangat bekerja dan kita bisa buktikan bahwa Gerindra dan rakyat Indonesia menginginkan Pak Prabowo untuk dua periode," kata Muzani dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (18/5/2025).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani.  (Foto: Dokumentasi tim Sekjen Gerindra Ahmad Muzani)Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani.  (Foto: Dokumentasi tim Sekjen Gerindra Ahmad Muzani).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani. (Foto: Dokumentasi tim Sekjen Gerindra Ahmad Muzani).

Berdasarkan hal itu, Muzani meminta kader Gerindra untuk tidak sombong. Ia mengingatkan agar kader selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya. 

"Kita harus ingatkan teman kita jika ada tindakan yang lalai bisa mencederai kepercayaan rakyat kepada kita. Kita tunjukkan bahwa kita bekerja untuk membantu masyarakat yang lemah. Jabatan kita digunakan untuk kemakmuran kesejahterakan rakyat. Kalau itu yang dilakukan, maka Innya Allah kalau harapan ingin menjadikan Pak Prabowo dua periode bisa dicapai," tutur Muzani. 

Melalui pidatonya, Muzani sekaligus menyampaikan terima kasih atas kerja keras perjuangan para kader Gerindra se-Jawa Tengah dalam memenangkan Partai Gerindra dan Ketua Umum Prabowo Subianto pada Pileg dan Pilpres 2024.

Muzani turut mengimbau para kader dan para kepala daerah agar tidak mengecewakan kepercayaan rakyat tersebut. Ia turut meminta kepada setiap kepala daerah se-Jawa Tengah untuk mendukung program pemerintah sehingga program-program tersebut bisa diimplementasikan dan dirasakan langsung oleh rakyat.

"Bagaimana cara kita mempertahankan dukungan dan kepercayaan rakyat? Itu sebabnya ketika Pak Prabowo dilantik presiden, beliau berusaha untuk memenuhi janji-janjinya. Beliau berjanji akan menghapus kemiskinan, meningkatan kesejahteraan, meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan pendapatan rakyat. Itulah mengapa pemerintah sekarang ini begitu banyak program-prgoram pro rakyat. Dan beliau sangat serius memberantas korupsi. Serius memberantas kemiskinan sebagai upaya mempertahankan NKRI," tutur Ahmad Muzani. 

"Cara itulah yang kita harus lakukan agar kita bisa mempertahankan kemenangan. Itulah cara kita agar rakyat tetap memberikan kepercayaannya kepada Gerindra dan Prabowo. Dan semua kader serta semua kepala daerah Gerindra harus ikut melaksanakan itu," sambungnya. 

Pernyataan Prabowo soal Dua Periode

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para kader muda Partai Gerindra, khususnya Tunas Indonesia Raya (TIDAR) tidak menggembar-gemborkan dua periode.

Prabowo berpidato di acara Kongres ke IV Tunas Indonesia Raya (TIDAR) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2025). [Suara.com/Muhamad Yasir]
Prabowo berpidato di acara Kongres ke IV Tunas Indonesia Raya (TIDAR) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2025). [Suara.com/Muhamad Yasir]

Menurut Prabowo, hal itu tidak pantas, lantaran dirinya saja belum satu tahun menjabat sebagai presiden.

Imbauan itu disampaikan Prabowo saat berpidato di acara Kongres ke IV TIDAR di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2025).

Di acara tersebut para kader muda Partai Gerindra dan TIDAR diketahui sempat memekikkan dua periode kepada Prabowo. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilarang Berdusta usai Menang Pilkada, Ganjar Wanti-wanti Kepala Daerah PDIP soal Janji Politik

Dilarang Berdusta usai Menang Pilkada, Ganjar Wanti-wanti Kepala Daerah PDIP soal Janji Politik

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 16:27 WIB

Jamin Indonesia Bisa Survive, Prabowo Ingin Swasembada Energi-Pangan: Uangnya Bisa Dinikmati Rakyat

Jamin Indonesia Bisa Survive, Prabowo Ingin Swasembada Energi-Pangan: Uangnya Bisa Dinikmati Rakyat

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 17:58 WIB

Bisa Bikin Drop dan Rusak Sistem, Para Profesor FKUI Kecewa Kebijakan Prabowo: Kami Prihatin!

Bisa Bikin Drop dan Rusak Sistem, Para Profesor FKUI Kecewa Kebijakan Prabowo: Kami Prihatin!

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:26 WIB

Palak PSN Prabowo Rp5 T, Wagub Banten Murka: Pengusaha Bergaya Preman Harus Ditindak, Ini Kriminal!

Palak PSN Prabowo Rp5 T, Wagub Banten Murka: Pengusaha Bergaya Preman Harus Ditindak, Ini Kriminal!

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 12:49 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB