Penyematan Baret Biru, Pasukan Garuda Siap Diberangkatkan dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Dwi Bowo Raharjo | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Rabu, 21 Mei 2025 | 18:35 WIB
Penyematan Baret Biru, Pasukan Garuda Siap Diberangkatkan dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo
Sebanyak 1.117 personel TNI resmi menyandang status Peacekeeper setelah menerima baret biru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam upacara penutupan Pre Deployment Training (PDT) di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul. (ist)

Suara.com - Sebanyak 1.117 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi menyandang status Peacekeeper setelah menerima baret biru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam upacara penutupan Pre Deployment Training (PDT) di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul.

Penyematan baret biru ini menandai kesiapan pasukan untuk diberangkatkan dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia di bawah bendera PBB.

Para personel yang tergabung dalam Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) MONUSCO dan Military Observers/Staff Officer (Milobs/Milstaf) Tahun Anggaran 2025 telah mengikuti pelatihan intensif selama satu bulan.

Adapun, pelatihan ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Tugas, Kolonel Infanteri Fardhin Wardana dan dibuka pada 21 April 2025 oleh Komandan PMPP TNI, Mayjen TNI Taufik Budi Santoso.

Dalam pengarahannya, Taufik memberikan gambaran menyeluruh mengenai dinamika wilayah misi, termasuk eskalasi konflik yang melibatkan kelompok bersenjata seperti CODECO, FRPI, ADF, LRA, dan M23 di Republik Demokratik Kongo.

“Setiap prajurit wajib menunjukkan loyalitas, disiplin, dan tanggung jawab dalam latihan maupun penugasan,” kata Taufik dalam keterangannya, Rabu (21/5/2025).

Taufik meminta agar para personel yang dikirim untuk mematuhi setiap arahan yang diberikan saat pelatihan. Ia juga berpesan agar para personel tetap menjaga keamanan, kesehatan dan menghindari pelanggaran.

“Manfaatkan waktu untuk mengasah kemampuan. Jangan lupa berdoa, yakini bahwa tugas ini adalah bagian dari ibadah menjaga perdamaian dunia,” jelasnya.

Diketahui, dalam pemberangkatannya, Kontingen Garuda terbagi dalam dua satuan tugas utama, yakni Rapidly Deployable Battalion (RDB) TNI Konga XXXIX-G MONUSCO.

Kemudian Kompi Zeni (Kizi) XX-V MONUSCO, ditambah personel Milobs dan Milstaf yang akan ditempatkan di berbagai misi PBB di seluruh dunia.

Para personel, lanjut Taufik juga telah dibekali dengan pelatihan yang mencakup pembekalan dari Mabes TNI, kementerian terkait, dan perwakilan badan-badan PBB di Jakarta.

“Para peserta juga menerima Core Pre-Deployment Training Material (CPTM) standar pelatihan PBB dan Specialized Training Materials (STM) yang disesuaikan dengan tugas dan keahlian masing-masing personel,” jelasnya.

Simulasi pasukan perdamaian Indonesia dalam misi PBB dalam Journalist Boot Camp PMPP TNI-UNIC yang berlangsung di Sentul, Bogor, Jawa Barat selama dua hari. [Suara.com/Faqih]
Simulasi pasukan perdamaian Indonesia dalam misi PBB dalam Journalist Boot Camp PMPP TNI-UNIC yang berlangsung di Sentul, Bogor, Jawa Barat selama dua hari. [Suara.com/Faqih]

Dalam pelatihan kemarin, para personel juga melibatkan pelaksanaan Quick Impact Project (QIP) oleh Satgas Kizi MONUSCO, yang merenovasi rumah warga kurang layak huni di Desa Tangkil.

Lini menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta bentuk nyata kontribusi awal bagi komunitas sebelum keberangkatan ke wilayah misi,” ujarnya.

Dalam upacara penutupan dan penyematan baret biru menjadi puncak latihan pratugas ini sebuah simbol kehormatan dan tanggung jawab global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaji Letjen Djaka Budi Utama Sebagai Dirjen Bea Cukai & Anggota TNI

Gaji Letjen Djaka Budi Utama Sebagai Dirjen Bea Cukai & Anggota TNI

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 14:54 WIB

CEK FAKTA: TNI Tewaskan 1.200 Tentara Israel dalam 24 Jam, Benarkah?

CEK FAKTA: TNI Tewaskan 1.200 Tentara Israel dalam 24 Jam, Benarkah?

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 12:13 WIB

TNI Turun Tangan Bersiap Produksi Obat-obatan? Begini Kata BPOM

TNI Turun Tangan Bersiap Produksi Obat-obatan? Begini Kata BPOM

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 10:26 WIB

Sah! Prabowo Tunjuk Petinggi TNI Jadi Bos Bea Cukai

Sah! Prabowo Tunjuk Petinggi TNI Jadi Bos Bea Cukai

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 16:56 WIB

Rotasi Besar-besaran di Kemenkeu Libatkan Petinggi TNI Hingga Orang Istana, Sri Mulyani Bungkam

Rotasi Besar-besaran di Kemenkeu Libatkan Petinggi TNI Hingga Orang Istana, Sri Mulyani Bungkam

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 12:31 WIB

Terkini

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB