Merancang Dana Desa Untuk Mitigasi Bencana hingga Perubahan Iklim

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 27 Mei 2025 | 15:11 WIB
Merancang Dana Desa Untuk Mitigasi Bencana hingga Perubahan Iklim
Ilustrasi desa rawan pangan. [Ist]

Suara.com - Perubahan iklim bukan lagi isu global yang jauh dari kehidupan masyarakat desa. Dampaknya kini terasa nyata—cuaca tak menentu, krisis air bersih, hingga bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang datang semakin sering.

Menyadari kenyataan ini, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) mengarahkan pemanfaatan Dana Desa tahun 2025 untuk memperkuat ketahanan desa terhadap krisis iklim.

“Salah satu fokus penggunaan Dana Desa 2025 adalah untuk kegiatan adaptasi, mitigasi bencana alam serta perubahan iklim, dan pengembangan desa ramah lingkungan,” kata Rahmatia Handayani, Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDT, dalam pembukaan Dialog Publik Desa Peduli Iklim dan Desa Tanggap Bencana seperti dikutip dari ANTARA, Selasa, (27/05/2025). 

Kebijakan tersebut tertuang dalam Permendes Nomor 2 Tahun 2024 yang mengatur petunjuk operasional fokus penggunaan Dana Desa tahun depan.

Selain itu, dalam Keputusan Menteri PDT Nomor 501 Tahun 2024, Kemendes juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam mewujudkan desa yang tangguh terhadap iklim, mulai dari pemerintah pusat hingga komunitas lokal.

Uang koin dan kertas untuk alat pembayaran. (Pixabay)
Uang koin dan kertas untuk alat pembayaran. (Pixabay)

Kebijakan ini tidak lahir tanpa dasar. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sepanjang 2024 telah terjadi 3.472 kejadian bencana di Indonesia.

Menariknya, sebanyak 99,34 persen dari bencana tersebut merupakan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, kekeringan, dan angin kencang. Banjir menjadi yang paling sering terjadi, yakni mencapai 1.420 kejadian.

"Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi salah satu yang paling rentan terhadap perubahan iklim. Berdasarkan data bencana Indonesia, sepanjang tahun 2024 telah terjadi 3.472 kejadian bencana dan 99,34 persen diantaranya adalah bencana hidrometereologi dengan banjir sebagai yang paling dominan, yakni mencapai 1.420 kejadian," kata dia.

Dampak dari perubahan iklim tak hanya terasa pada aspek lingkungan, tetapi juga memengaruhi sektor ekonomi, sosial, hingga kesehatan mental masyarakat. Situasi ini menjadi sinyal kuat bahwa desa-desa di Indonesia tak bisa lagi menunggu, tetapi harus segera bergerak.

baca juga

Di sinilah Dana Desa diharapkan menjadi instrumen perubahan. Dengan pengelolaan yang tepat, desa-desa bisa membangun sistem peringatan dini bencana, membentuk tim tanggap darurat, memperbaiki tata kelola air, menanam jenis tanaman yang tahan kekeringan, hingga memanfaatkan energi terbarukan secara lokal.

Upaya-upaya ini tidak hanya memberi perlindungan, tetapi juga membuka peluang inovasi berbasis lokal.

Namun, membangun desa tangguh iklim tidak bisa dilakukan secara top-down. “Semua kebijakan ini tidak akan berarti tanpa partisipasi masyarakat desa, pendamping desa, dan para pemangku kepentingan lain,” tegas Rahmatia.

Oleh karena itu, Kemendes menyelenggarakan dialog publik bukan hanya sebagai forum sosialisasi, tetapi sebagai ruang bersama untuk bertukar gagasan, pengalaman, dan aspirasi.

Dialog ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif di tingkat desa tentang urgensi perubahan iklim, menghimpun masukan kebijakan, dan mendorong sinergi dalam pelaksanaan aksi konkret yang berkelanjutan. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci: dari pemetaan risiko hingga perencanaan anggaran, dari edukasi hingga pelaksanaan program berbasis komunitas.

Langkah ini juga membuka peluang baru bagi desa untuk mengakses sumber pendanaan lain, termasuk dari mitra pembangunan, sektor swasta, dan inisiatif masyarakat sipil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Beruang Kutub Hingga Penyu: Kisah Tragis Satwa Liar Korban Perubahan Iklim

Dari Beruang Kutub Hingga Penyu: Kisah Tragis Satwa Liar Korban Perubahan Iklim

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 13:00 WIB

Apa Beda Pemanasan Global dan Perubahan Iklim, Sering Salah Kaprah

Apa Beda Pemanasan Global dan Perubahan Iklim, Sering Salah Kaprah

Lifestyle | Selasa, 27 Mei 2025 | 10:52 WIB

Saat Pemanasan Global Sudah Lewat 1,5C, Masih Adakah yang Bisa Dilakukan?

Saat Pemanasan Global Sudah Lewat 1,5C, Masih Adakah yang Bisa Dilakukan?

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 08:27 WIB

Terkini

Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat

Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 13:13 WIB

Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap

Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 13:11 WIB

Profil Juliati Sapta Dewi Magdalena, Istri Listyo Sigit Prabowo yang Jarang Tersorot

Profil Juliati Sapta Dewi Magdalena, Istri Listyo Sigit Prabowo yang Jarang Tersorot

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 13:10 WIB

Penydapan Prabowo hingga LSM, YLBHI: Kalau Terbukti, Ini Pelanggaran HAM

Penydapan Prabowo hingga LSM, YLBHI: Kalau Terbukti, Ini Pelanggaran HAM

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:10 WIB

Penjualan Motor Indonesia Berpotensi Raih Rekor Tertinggi Sejak 2015

Penjualan Motor Indonesia Berpotensi Raih Rekor Tertinggi Sejak 2015

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 13:10 WIB

GM FKPPI Jatim Desak Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Prabowo Dibongkar

GM FKPPI Jatim Desak Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Prabowo Dibongkar

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 13:06 WIB

Perjudian Yamaha Copot Mesin Bensin NMAX Demi Masuk Pasar Skuter Listrik

Perjudian Yamaha Copot Mesin Bensin NMAX Demi Masuk Pasar Skuter Listrik

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 13:04 WIB

Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok

Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 13:04 WIB

Misi Alexis Menyelamatkan Ingatan Kakeknya di Novel Mist-Bound

Misi Alexis Menyelamatkan Ingatan Kakeknya di Novel Mist-Bound

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:00 WIB

4 Rekomendasi Tumbler 1 Liter Rp 200 Ribuan, Solusi Rajin Minum Air Putih Sekaligus Koleksi Estetik

4 Rekomendasi Tumbler 1 Liter Rp 200 Ribuan, Solusi Rajin Minum Air Putih Sekaligus Koleksi Estetik

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:59 WIB

×