Setetes Darah, Seribu Manfaat: Kisah Rizki 67 Kali Donor Darah hingga Membawanya Bertemu Jusuf Kalla

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Sabtu, 14 Juni 2025 | 08:15 WIB
Setetes Darah, Seribu Manfaat: Kisah Rizki 67 Kali Donor Darah hingga Membawanya Bertemu Jusuf Kalla
Rizki Al Hamid (kanan) saat menerima penghargaan dari Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla usai raih donor darah terbanyak dan termuda. (Foto dok. Rizki)

Suara.com - Tidak semua orang mampu konsisten melakukan satu hal baik selama lebih dari satu dekade. Tapi, Rizki Al Hamid membuktikan bahwa kebaikan yang dilakukan secara sederhana, bila dilakukan terus-menerus, bisa menjadi hal luar biasa.

Di usianya yang baru menginjak 35 tahun, pria asal Surabaya ini sudah mendonorkan darahnya sebanyak 67 kali, dan bersiap melakukan donor darah ke-68 pada 29 Juni mendatang.

Perjalanannya sebagai pendonor darah bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata dari cita-cita sederhana: ingin jadi manusia yang bermanfaat.

Cerita Rizki dimulai pada tahun 2011, saat ia berusia 21 tahun dan masih kuliah di sebuah kampus di Surabaya. Saat itu, kampusnya bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) mengadakan kegiatan donor darah. Rizki yang saat itu belum pernah berdonor, ikut ajakan temannya dan mendaftarkan diri.

“Saya diajak teman untuk donor darah dan saya mengiyakan,” kenangnya saat diwawancara Suara.com beberapa hari lalu.

“Keesokan harinya, acara tersebut diliput oleh salah satu koran. Yang membuat saya tertarik, ada banyak kesaksian dari orang-orang yang bilang donor darah bisa mencegah penyakit," imbuh Rizki.

Itulah momen yang mengubah cara pandangnya. Donor darah tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan transfusi, tapi juga membawa manfaat kesehatan bagi si pendonor.

“Selain mendapatkan pahala menolong orang, kita juga mendapatkan nilai tambah untuk kesehatan. Itu yang membuat saya rutin,” ujarnya.

Sejak itu, Rizki berkomitmen mendonorkan darah setiap tiga bulan.

baca juga

Namun bukan berarti prosesnya selalu mulus. Rizki mengaku pernah dua kali ditolak oleh PMI karena kadar hemoglobinnya di bawah standar minimal 12,5 mmhg.

Untuk meningkatkan kadar haemoglobin, Rizki disarankan untuk istirahat cukup, perbanyak konsumsi protein, serta menambah vitamin bila perlu. Dengan menerapkan saran dari PMI itu, Rizki tak pernah lagi ditolak untuk donor darah.

Dari Keinginan Jadi Dermawan hingga Raih Penghargaan

Donor darah rupanya menjadi cara Rizki untuk berbagai rezeki kepada orang lain. Dia merasa bukan orang yang kaya raya secara materi, namun demikian ingin tetap menjadi dermawan.

"Saya tahu saya enggak punya banyak uang untuk membantu orang, tapi saya bisa bantu lewat darah saya," cerita dia.

Motivasi ini diperkuat oleh kondisi saat itu di Surabaya, di mana pasokan darah disebut masih terbatas. Rizki merasa ia bisa berkontribusi secara nyata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jusuf Kalla: Aceh Dibentuk oleh Undang-Undang, Lebih Tinggi Dibanding Kepmen

Jusuf Kalla: Aceh Dibentuk oleh Undang-Undang, Lebih Tinggi Dibanding Kepmen

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 18:05 WIB

Ikrar Nusa Bhakti Ungkap Pandangan JK soal Preman: Bukan Sekadar Kriminal

Ikrar Nusa Bhakti Ungkap Pandangan JK soal Preman: Bukan Sekadar Kriminal

News | Jum'at, 30 Mei 2025 | 12:51 WIB

Berkaca dari Trump, JK Ingatkan Pemimpin Harus Paham Akar Masalah Sebelum Buat Kebijakan

Berkaca dari Trump, JK Ingatkan Pemimpin Harus Paham Akar Masalah Sebelum Buat Kebijakan

News | Minggu, 25 Mei 2025 | 18:12 WIB

JK Blak-blakan: Pemimpin Harus Berani, Tapi Jangan Sampai..

JK Blak-blakan: Pemimpin Harus Berani, Tapi Jangan Sampai..

News | Minggu, 25 Mei 2025 | 15:47 WIB

JK Pasang Badan untuk Prabowo: Ekonomi RI Melambat Bukan Salah Presiden!

JK Pasang Badan untuk Prabowo: Ekonomi RI Melambat Bukan Salah Presiden!

News | Minggu, 25 Mei 2025 | 12:08 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×