Dari Pemulung Sampah jadi Pahlawan Gunung Rinjani, Kisah Inspiratif Agam Mendunia

Muhammad Yunus

Kamis, 26 Juni 2025 | 19:41 WIB
Dari Pemulung Sampah jadi Pahlawan Gunung Rinjani, Kisah Inspiratif Agam Mendunia
Abdul Haris Agam, atau lebih dikenal dengan nama Agam Rinjani [Suara.com/Istimewa]
Abdul Haris Agam, atau lebih dikenal dengan nama Agam Rinjani [Suara.com/Istimewa]
Abdul Haris Agam, atau lebih dikenal dengan nama Agam Rinjani [Suara.com/Istimewa]

Menjadi Penjaga Rinjani dan Pahlawan Tak Bernama

Kini, Agam tinggal di Lombok dan dikenal sebagai guide profesional di Gunung Rinjani.

Ia juga mendirikan Etno Shop Adventure, usaha travel yang menyediakan open trip dan private trip ke gunung maupun pantai.

Namun yang membuat namanya dikenal luas bukanlah bisnis, melainkan keberanian.

Agam memimpin tim evakuasi untuk membawa turun jenazah Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang jatuh ke jurang sedalam 590 meter.

Aksi ini bukan perkara mudah. Kabut tebal, medan terjal, dan malam yang mencekam memaksa Agam dan tim menginap di tepi jurang bersama jenazah Juliana.

“Kami menginap di pinggir tebing yang curam 590 meter bersama Juliana satu malam. Kami pasang anchor supaya tidak ikut meluncur 300 meter lagi,” tulis Agam di akun Instagram-nya, @agam\_rinjani.

Video Evakuasi Viral, Dunia Beri Penghormatan

Aksi heroik Agam terekam dalam video yang kemudian viral. Di sana, terlihat ia menuruni tebing dengan seutas tali panjang, menarik tubuh Juliana dari dasar jurang.

baca juga

Saat ia dan jasad Juliana berhasil mencapai puncak, dunia menyambutnya dengan decak kagum.

Media Brasil turut menyoroti kisah ini. Warganet Brasil memenuhi kolom komentar Instagram Agam dengan ucapan terima kasih dan penghormatan:

“Terima kasih Agam Rinjani. Keberanian dan kemanusiaanmu adalah cahaya di tengah kegelapan,” tulis akun @faleiofficial.

“Dia pahlawan tanpa jubah! Harus diberi medali kehormatan,” kata akun @julia\*\*\*.

Relawan Tim SAR bermalam di Jurang Rinjani bersama jasad Juliana Marins. IG (@tyo_survival)
Relawan Tim SAR bermalam di Jurang Rinjani bersama jasad Juliana Marins. IG (@tyo_survival)

Ratusan Kali ke Puncak Rinjani

Apa yang dilakukan Agam bukanlah kebetulan. Ia adalah pendaki senior dengan pengalaman luar biasa.

Dalam wawancara di kanal YouTube Gakkum Kehutanan, Agam menyebut bahwa ia telah mendaki Gunung Rinjani sebanyak 574 kali, dengan 352 kali ke puncaknya.

Kadang ia naik tiga kali seminggu, bahkan pernah one day trip bolak-balik. Pengalaman ini membuatnya sangat memahami setiap jalur dan risiko pendakian.

Salah satu momen paling membekas baginya adalah ketika harus mengevakuasi pendaki asal Israel yang jatuh 160 meter dari pucuk Rinjani karena selfie.

Penghargaan dan Pengabdian

Pada 2024 lalu, Agam mendapat penghargaan atas dedikasinya dalam vertical rescue—penyelamatan vertikal bagi korban pendakian.

Di unggahan Instagram-nya, terlihat piagam yang diberikan atas nama Abdul Haris Agam, sebagai bentuk apresiasi atas kerja kemanusiaan yang luar biasa.

Namun lebih dari sekadar penghargaan, Agam mengajak kita semua untuk lebih peduli terhadap keamanan saat mendaki.

“Perhatikan savety (keamanan). Karena relawan seperti kami juga punya keterbatasan,” tegasnya.

Dari Jurang Sampah ke Tebing Rinjani

Kisah Agam adalah cerita tentang harapan, pendidikan, dan ketekunan. Dari anak pemulung yang tumbuh di TPA, ia menjelma jadi penjaga gunung, pemandu profesional, dan pahlawan yang dikenang dunia.

Bukan karena dia punya segalanya, tapi karena dia tidak menyerah. Tidak pada keadaan, tidak pada keterbatasan.

Agam Rinjani mengingatkan kita, bahwa keberanian tak selalu lahir dari seragam atau pangkat.

Kadang, ia datang dari seseorang yang rela tidur di pinggir tebing, menggenggam jenazah seorang asing, demi satu hal. Kemanusiaan.

Sosok yang Patut Diteladani

Kisah Agam Rinjani bukan sekadar viral. Ia adalah panggilan bagi kita semua untuk lebih manusiawi, lebih peduli, dan lebih berani.

Di tengah dunia yang penuh hiruk-pikuk, masih ada orang yang memilih memberi tanpa pamrih.

Agam membuktikan, dari tempat paling gelap pun, seseorang bisa tumbuh jadi cahaya. Dan dari dasar jurang sekalipun, kemanusiaan bisa terangkat tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Juliana Dibiarkan Mati': Keluarga Tuntut Keadilan, Kuak Borok Sistem Penyelamatan Rinjani?

'Juliana Dibiarkan Mati': Keluarga Tuntut Keadilan, Kuak Borok Sistem Penyelamatan Rinjani?

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 19:14 WIB

'Neraka' di Rinjani: Pakar Ungkap Kombinasi Maut Gas Beracun-Suhu Ekstrem Tewaskan Pendaki Brasil

'Neraka' di Rinjani: Pakar Ungkap Kombinasi Maut Gas Beracun-Suhu Ekstrem Tewaskan Pendaki Brasil

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 18:41 WIB

Warganet Brasil Geram! Gunung Rinjani Dihujani Review Bintang 1 Imbas Tewasnya Juliana Marins

Warganet Brasil Geram! Gunung Rinjani Dihujani Review Bintang 1 Imbas Tewasnya Juliana Marins

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 18:08 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×