Angka Sebenarnya Lebih Mengerikan? Media Israel Ungkap Hampir 100.000 Warga Palestina Tewas di Gaza

Bangun Santoso | Suara.com

Sabtu, 28 Juni 2025 | 16:18 WIB
Angka Sebenarnya Lebih Mengerikan? Media Israel Ungkap Hampir 100.000 Warga Palestina Tewas di Gaza
Warga Gaza korban serangan Israel pada Selasa (18/3/2025). (X)

Suara.com - Sebuah laporan mengejutkan dari surat kabar harian Israel, Haaretz, mengungkap fakta yang jauh lebih kelam dari data yang selama ini beredar. Menurut laporan tersebut, hampir 100.000 warga Palestina telah tewas akibat perang genosida yang dilancarkan Israel di Gaza.

Angka itu setara dengan empat persen dari total populasi di wilayah kantong Palestina tersebut.

Jumlah korban versi Haaretz ini sangat kontras dengan angka resmi yang dirilis Kementerian Kesehatan Gaza, yaitu 56.300 jiwa sejak agresi militer dimulai pada Oktober 2023.

Menurut laporan tersebut, tingginya angka kematian tidak hanya disebabkan oleh serangan brutal Israel. Banyak korban jiwa berjatuhan akibat dampak tidak langsung dari perang, seperti kelaparan massal, wabah penyakit, dan cuaca dingin ekstrem di tengah sistem kesehatan Gaza yang telah lumpuh total.

Haaretz menegaskan, meski juru bicara Israel dan para pemengaruh terus menyangkal data korban, semakin banyak pakar internasional yang meyakini bahwa angka tersebut—meski mengerikan—sangat dapat dipercaya. Bahkan, ada kemungkinan jumlah korban sebenarnya jauh lebih tinggi dari yang tercatat.

Analisis Pakar Ungkap Skala Kematian yang Belum Pernah Terjadi

Salah satu pakar terkemuka yang dikutip adalah Profesor Michael Spagat dari Universitas London, seorang ahli kelas dunia dalam studi angka kematian akibat konflik kekerasan. Penelitian Spagat, yang menyurvei 2.000 rumah tangga Palestina, memberikan gambaran yang lebih detail.

"Penelitian itu menyimpulkan bahwa, pada Januari 2025, sekitar 75.200 orang meninggal dengan kekerasan di Gaza selama perang. Sebagian besar disebabkan oleh amunisi Israel," tulis Haaretz mengutip hasil riset tersebut.

Data survei itu juga menunjukkan fakta yang memilukan: 56 persen dari mereka yang tewas secara mengenaskan adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun dan perempuan. "Itu angka yang luar biasa jika dibandingkan dengan hampir setiap konflik lain sejak Perang Dunia II," kata Haaretz.

Spagat menyebut data ini menempatkan perang Gaza "sebagai salah satu konflik paling berdarah di abad ke-21."

"Meskipun jumlah keseluruhan korban perang di Suriah, Ukraina, dan Sudan masing-masing lebih tinggi, tampaknya Gaza tetap menempati urutan pertama dalam hal rasio tewasnya kombatan dengan non-kombatan, serta dalam hal tingkat kematian relatif terhadap jumlah penduduk."

Data menunjukkan proporsi perempuan dan anak-anak yang terbunuh di Gaza lebih dari dua kali lipat dibandingkan konflik besar lainnya, termasuk Kosovo (20 persen), Ethiopia (9 persen), Suriah (20 persen), dan Sudan (23 persen).

"Saya pikir mungkin pada sekitar 4 persen dari populasi yang terbunuh," kata Spagat. "Saya tidak yakin ada kasus lain di abad ke-21 yang mencapai angka setinggi itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pro Israel, Merince Kogoya Miss Papua Pegunungan 2025 Dikeluarkan dari Miss Indonesia 2025

Pro Israel, Merince Kogoya Miss Papua Pegunungan 2025 Dikeluarkan dari Miss Indonesia 2025

Entertainment | Sabtu, 28 Juni 2025 | 15:35 WIB

Hubungan AS-Iran Kembali Memanas Usai Donald Trump Klaim 'Selamatkan' Khomeini

Hubungan AS-Iran Kembali Memanas Usai Donald Trump Klaim 'Selamatkan' Khomeini

News | Sabtu, 28 Juni 2025 | 14:50 WIB

Harapan Prabowo Saat Bertemu Anwar Ibrahim: Gencatan Senjata Iran dengan Israel Bisa Langgeng

Harapan Prabowo Saat Bertemu Anwar Ibrahim: Gencatan Senjata Iran dengan Israel Bisa Langgeng

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 20:59 WIB

PM Anwar Ibrahim Kecam Israel: Tindakan Genosida di Gaza Tak Bisa Dimaafkan

PM Anwar Ibrahim Kecam Israel: Tindakan Genosida di Gaza Tak Bisa Dimaafkan

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 19:53 WIB

Laporan Haaretz: Tentara Israel Diduga Terima Perintah Tembak Warga Palestina Tak Bersenjata di Gaza

Laporan Haaretz: Tentara Israel Diduga Terima Perintah Tembak Warga Palestina Tak Bersenjata di Gaza

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 17:54 WIB

Ayatollah Ali Khamenei Diancam Bakal Dibunuh Israel, Dubes Iran: Dia Bukan Pihak yang Memulai Perang

Ayatollah Ali Khamenei Diancam Bakal Dibunuh Israel, Dubes Iran: Dia Bukan Pihak yang Memulai Perang

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 13:45 WIB

Iran Tegaskan Menteri Luar Negerinya Bertemu Vladimir Putin Bukan Ingin Meminta Bantuan!

Iran Tegaskan Menteri Luar Negerinya Bertemu Vladimir Putin Bukan Ingin Meminta Bantuan!

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 10:29 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB