Pemerintah Kota Niteroi Abadikan Nama Juliana Marins Jadi Nama Jalur Pendakian di Brasil

Eviera Paramita Sandi

Senin, 07 Juli 2025 | 15:35 WIB
Pemerintah Kota Niteroi Abadikan Nama Juliana Marins Jadi Nama Jalur Pendakian di Brasil
Instagram @manoel.marins.3

Saat terhempas, kepala dan bagian tubuh Juliana kemudian terbentur dengan bebatuan yang keras.

Benturan keras tersebut yang kemudian mengakibatkan Juliana akhirnya meninggal. Berdasarkan hasil autopsy oleh tim kedokteran forensic, Juliana mengalami kerusakan organ yang parah akibat benturan.

Juliana Marins mengalami patah tulang dibagian dada, tulang belakang, punggung dan tulang paha.

Luka paling parah dapat dilihat dari bagian belakang atau punggung.

Maka dari itu kecil kemungkinan Juliana Marins sempat bertahan hidup setelah terjatuh dan mengalami benturan hebat.

Pihak Keluarga Tidak Terima

Ayah Juliana Marins, Manoel Marins angkat bicara mengenai dugaan kelalaian dalam insiden yang menimpa putrinya.

Dalam wawancara eksklusif dengan program Fantastico TV Globo yang tayang Minggu (29/6/25), Manoel menuding pemandu wisata telah meninggalkan Juliana sendirian untuk merokok saat putrinya dalam kondisi kelelahan.

Selain menyayangkan kelalaian pemandu, Manoel juga menyoroti lambatnya respons dari pihak pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani.

baca juga

Menurut Manoel, tim pertolongan pertama baru dihubungi sekitar pukul 08.30, dan baru tiba di Lokasi sekitar pukul 14.00 siang.

“Peralatan satu-satunya yang mereka bawa hanya seutas tali. Mereka melemparnya ke arah Juliana. Dalam kondisi panik, si pemandu lalu mengikat tali ke pinggangnya dan mencoba turun tanpa alat pengaman,” tutur Manoel.

Menurut pihak keluarga, Tim Basarnas Indonesia baru dikerahkan dan tiba di Lokasi sekitar pukul 19.00 malam.

Jenazah Juliana baru ditemukan dua hari setelah insiden.

Hasil autopsi yang diumumkan Jumat lalu menyatakan bahwa Juliana meninggal karena pendarahan internal akibat cedera di bagian dada.

Diperkirakan kematian terjadi 12 hingga 24 jam sebelum jenazah berhasil dievakuasi pada Rabu Pagi.

Manoel menyebut apa yang terjadi pada putrinya adalah masalah mengabaikan nyawan manusia.

Ia juga menyebut layanan publik yang tidak memadai di Indonesia sebagai penyebab utama Juliana kehilangan nyawa.

“Sayangnya, ini adalah tujuan wisata, dikenal di seluruh dunia, negara yang bergantung pada pariwisata untuk bertahan hidup,” ujarnya.

“Seharusnya ada infrastruktur yang lebih baik, sumber daya yang lebih baik untuk menyelamatkan orang,” tambahnya.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Debut di BRICS, Prabowo Kuatkan Posisi Indonesia di Kancah Global

Debut di BRICS, Prabowo Kuatkan Posisi Indonesia di Kancah Global

News | Senin, 07 Juli 2025 | 12:31 WIB

Kritik Indonesia, Ayah Juliana Marins Dibandingkan dengan Ridwan Kamil

Kritik Indonesia, Ayah Juliana Marins Dibandingkan dengan Ridwan Kamil

Entertainment | Minggu, 06 Juli 2025 | 19:36 WIB

'Mundur Slowly Slowly' Video Viral Guide Juliana Marins, Ini yang Sebenarnya Terjadi

'Mundur Slowly Slowly' Video Viral Guide Juliana Marins, Ini yang Sebenarnya Terjadi

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 20:11 WIB

Terkini

Menko Pangan Bicara Sampah: Membakar Food Waste Bikin Rugi Dua Kali?

Menko Pangan Bicara Sampah: Membakar Food Waste Bikin Rugi Dua Kali?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:15 WIB

Lipstik Apa yang Bikin Bibir Hitam? Kenali Ciri-Cirinya agar Tak Salah Beli

Lipstik Apa yang Bikin Bibir Hitam? Kenali Ciri-Cirinya agar Tak Salah Beli

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:12 WIB

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 14:08 WIB

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:05 WIB

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:00 WIB

Bangladesh Janji Tampil Maksimal Hingga Sulitkan Timnas Indonesia di Laga Pemungkas

Bangladesh Janji Tampil Maksimal Hingga Sulitkan Timnas Indonesia di Laga Pemungkas

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:57 WIB

DIM RUU LLAJ Diserahkan ke DPR, Puluhan Pasal Siap Dirombak Total

DIM RUU LLAJ Diserahkan ke DPR, Puluhan Pasal Siap Dirombak Total

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:56 WIB

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:54 WIB

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:53 WIB

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

×