Viral Warga Palembang Tertipu Dukun Uang Gaib hingga Rp110 Juta

Tasmalinda | Suara.com

Senin, 07 Juli 2025 | 22:37 WIB
Viral Warga Palembang Tertipu Dukun Uang Gaib hingga Rp110 Juta
ilustrasi dukun pengganda uang

Suara.com - Janji kaya mendadak kembali memakan korban.

Seorang pria berinisial C (41) diringkus Polrestabes Palembang karena menipu seorang warga berusia 62 tahun dengan modus penggandaan uang menggunakan jenglot, minyak gaib, dan kerang mistis.

Kasus ini mengemuka setelah korban berinisial MA, warga Lorong Masjid, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I, menyadari bahwa ia telah tertipu hingga total kerugian mencapai Rp110 juta.

Peristiwa ini bermula pada 7 Desember 2024, sekitar pukul 14.00 WIB, ketika korban bertemu dengan pelaku di rumah seorang kerabat di kawasan Jalan Pintu Besi, Kertapati, Palembang.

Dari obrolan biasa, pelaku mengaku sebagai dukun spiritual dengan kemampuan menggandakan uang.

Untuk meyakinkan korban, pelaku menunjukkan alat-alat ritual seperti kerang, minyak khusus, dan bahkan jenglot, yang disebut-sebut sebagai media penarik kekayaan gaib.

Korban yang mulai termakan bujuk rayu pelaku awalnya menyerahkan uang sebesar Rp13,7 juta. Namun setelah itu, pelaku terus meminta tambahan uang dengan dalih proses ritual belum selesai dan masih perlu “biaya pembersihan aura” dan “pembukaan portal rezeki.”

Tanpa curiga, korban terus mengirim uang sedikit demi sedikit hingga akhirnya mencapai total Rp110 juta.

Sayangnya, uang yang dijanjikan bisa berlipat ganda itu tak kunjung muncul. Merasa ditipu, korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Kertapati.

ilustrasi dukun palsu di Palembang
ilustrasi dukun palsu di Palembang

Kapolsek Kertapati, AKP Angga Kurniawan, membenarkan bahwa pelaku telah diamankan dan kini sedang menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka saat ini ditahan dan kami masih melakukan pendalaman, termasuk kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor,” ujar AKP Angga, Sabtu (5/7/2025).

Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Kasus ini menambah daftar panjang praktik penipuan bermodus dukun pengganda uang di Indonesia. Meski zaman sudah digital, kepercayaan terhadap hal-hal mistis masih bisa dieksploitasi oleh oknum untuk meraup untung.

Pengamat budaya dan spiritual lokal menilai bahwa lemahnya literasi keuangan, rendahnya edukasi hukum, dan kebutuhan ekonomi sering membuat masyarakat terjebak pada jalan pintas seperti ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kumpul Sahabat Daihatsu 2025 di Palembang Gandeng Komunitas Otomotif dan Promosikan UMKM Lokal

Kumpul Sahabat Daihatsu 2025 di Palembang Gandeng Komunitas Otomotif dan Promosikan UMKM Lokal

Otomotif | Minggu, 06 Juli 2025 | 13:21 WIB

Wali Kota Palembang Sidak Kantor Lurah Dekat Rumah, Pegawai Panik Lari Kocar-kacir

Wali Kota Palembang Sidak Kantor Lurah Dekat Rumah, Pegawai Panik Lari Kocar-kacir

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 19:35 WIB

Asyik Joget di Hajatan, Panggung Roboh dan Puluhan Warga Terjatuh

Asyik Joget di Hajatan, Panggung Roboh dan Puluhan Warga Terjatuh

Video | Selasa, 03 Juni 2025 | 16:54 WIB

Pemekaran Wilayah Komando dan Kesejahteraan Prajurit Jadi Sorotan Legislator

Pemekaran Wilayah Komando dan Kesejahteraan Prajurit Jadi Sorotan Legislator

DPR | Selasa, 03 Juni 2025 | 10:42 WIB

Kronologi Pengantin Pria di Palembang Dibacok Sesaat Jelang Akad Nikah, Kini Masih Terbaring di RS

Kronologi Pengantin Pria di Palembang Dibacok Sesaat Jelang Akad Nikah, Kini Masih Terbaring di RS

News | Senin, 12 Mei 2025 | 07:56 WIB

Rekam Jejak Letjen Sutiyoso, Dibela Eks Panglima TNI Usai Dihina Hercules Bau Tanah: Pakai Otak!

Rekam Jejak Letjen Sutiyoso, Dibela Eks Panglima TNI Usai Dihina Hercules Bau Tanah: Pakai Otak!

News | Kamis, 01 Mei 2025 | 12:44 WIB

Sudah Berulang Kali, Ini 7 Fakta Kasus Perundungan Dokter di RSMH Palembang

Sudah Berulang Kali, Ini 7 Fakta Kasus Perundungan Dokter di RSMH Palembang

News | Kamis, 24 April 2025 | 13:06 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB