4 Bocah Dirantai di Boyolali dan Dibiarkan Kelaparan, Pelakunya Ternyata Guru Ngaji

Bernadette Sariyem

Senin, 14 Juli 2025 | 12:53 WIB
4 Bocah Dirantai di Boyolali dan Dibiarkan Kelaparan, Pelakunya Ternyata Guru Ngaji
4 Anak Kelaparan dan Dirantai di Andong, Boyolali Jawa Tengah, Ternyata pelakunya adalah SP (65) guru ngaji mereka. (X)

Penderitaan mereka, terutama dua anak yang lebih kecil, VMR dan IAR, lebih berat karena harus menjalani hari-hari dengan kaki terpasang rantai.

“Yang dirantai itu yang adik-adiknya, yang kecil [VMR dan IAR]. Satu bulan mereka dirantai, jadi bisa geraknya cuma di dalam rumah,” tambahnya.

Kasus tragis ini terungkap setelah MAF (11) nekat melarikan diri pada Minggu dini hari karena kelaparan.

Ia dipergoki warga saat mencoba mencuri kotak amal masjid di desa tetangga. Pengakuannya yang polos menjadi kunci pembuka tabir kekejaman ini.

“Jadi dia seperti bingung mau membuka kotak amalnya, ditanya mengapa ambil karena mau makan adiknya karena satu bulan enggak dikasih makan nasi tapi singkong. Ditanya dia tinggalnya di tempat pelaku,” kata Muksin menirukan pengakuan MAF.

Warga yang mengantarnya pulang justru menemukan pemandangan yang lebih mengerikan: tiga anak lain dalam kondisi memprihatinkan, dengan dua di antaranya terikat rantai dan tidur di luar tanpa alas.

“Jadi kondisinya dirantai, sudah satu bulan lebih tidur di luar tanpa alas, tanpa selimut. Kemudian saya lepas rantai, tapi saya juga lapor Polsek. Kemudian, kami pantau dan kami beri makan nasi dan telur, enggak ada tiga menit langsung habis,” papar Muksin.

Anak-anak tersebut awalnya sangat ketakutan untuk bercerita karena diancam akan dipukuli oleh SP.

Setelah diyakinkan akan mendapat perlindungan, mereka akhirnya mengaku dan meminta untuk dipulangkan.

baca juga

“Intinya mereka ngomong jangan bilang-bilang karena nanti dipukuli, dimarahi, dianiaya lah istilahnya. Anak-anak itu ketakutan, terus saya bilang kalau dianiaya suruh bilang ke saya, akhirnya mereka mengaku,” kata Kades.

Pemeriksaan oleh bidan desa juga menemukan banyak luka memar di tubuh mereka, yang mengindikasikan adanya kekerasan fisik.

Kini, keempat anak tersebut telah diamankan oleh Polres Boyolali untuk menjalani visum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Dinas Sosial (Dinsos) Boyolali juga telah turun tangan untuk memberikan pendampingan.

“Sudah (dapat laporan). Besok kami akan asesmen dan sementara anak akan kami bawa ke rumah aman. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dari asal anak,” kata Kepala Dinsos Boyolali, Sumarno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Bocah Dirantai dan Kelaparan di Rumah, Terbongkar Usai Satu Anak Nekat Curi Kota Amal Masjid

4 Bocah Dirantai dan Kelaparan di Rumah, Terbongkar Usai Satu Anak Nekat Curi Kota Amal Masjid

News | Senin, 14 Juli 2025 | 11:09 WIB

Harapan Wagub Rano Usai 6.700 Guru Ngaji di Jakarta Mendapat Insentif Rp500 Ribu per Bulan

Harapan Wagub Rano Usai 6.700 Guru Ngaji di Jakarta Mendapat Insentif Rp500 Ribu per Bulan

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 17:05 WIB

Modus Ngaji Belakangan, Guru Ngaji di Tebet Cabuli 10 Murid: Ancam Tampar Korban jika Ngadu ke Ortu

Modus Ngaji Belakangan, Guru Ngaji di Tebet Cabuli 10 Murid: Ancam Tampar Korban jika Ngadu ke Ortu

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 18:25 WIB

Profil Nicholas Nyoto Prasetyo Dononagoro, Ketua Koperasi BLN Dugaan Investasi Bodong

Profil Nicholas Nyoto Prasetyo Dononagoro, Ketua Koperasi BLN Dugaan Investasi Bodong

Bisnis | Minggu, 25 Mei 2025 | 13:15 WIB

Puluhan Ribu Ayat, Satu Tujuan: Ketika Netizen Bersatu Bantu Guru Ngaji di Pelosok Negeri

Puluhan Ribu Ayat, Satu Tujuan: Ketika Netizen Bersatu Bantu Guru Ngaji di Pelosok Negeri

Lifestyle | Senin, 19 Mei 2025 | 14:45 WIB

Legislator Gerindra Apresiasi Langkah Polisi Tangkap Penganiaya Nenek di Boyolali

Legislator Gerindra Apresiasi Langkah Polisi Tangkap Penganiaya Nenek di Boyolali

News | Sabtu, 10 Mei 2025 | 17:40 WIB

Terkini

Bukan Lagi Jogya, Pramono Klaim Jakarta Jadi Kota Pelajar Terbaik di Indonesia

Bukan Lagi Jogya, Pramono Klaim Jakarta Jadi Kota Pelajar Terbaik di Indonesia

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Dimash Qudaibergen Siap Gelar Konser Perdana di Indonesia, Ini Harga Tiketnya

Dimash Qudaibergen Siap Gelar Konser Perdana di Indonesia, Ini Harga Tiketnya

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Tren Slow Living dan Digital Detox: Bisakah Gen Z Benar-benar Melakukannya?

Tren Slow Living dan Digital Detox: Bisakah Gen Z Benar-benar Melakukannya?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Gandeng BRI, Menko Pangan Luncurkan KDKMP di Lampung: Didukung Ribuan Agen BRILink

Gandeng BRI, Menko Pangan Luncurkan KDKMP di Lampung: Didukung Ribuan Agen BRILink

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Empat Kali Ganti Kepala Dalam Dua Tahun, Bakom Dinilai Telah Kehilangan Arah

Empat Kali Ganti Kepala Dalam Dua Tahun, Bakom Dinilai Telah Kehilangan Arah

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Dirut PLN Dicopot di Tengah Blackout Kepri

Dirut PLN Dicopot di Tengah Blackout Kepri

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Arti Mimpi Ditinggal Teman Resign dari Kantor, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Ditinggal Teman Resign dari Kantor, Pertanda Apa?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Semantik Terasi dalam Masakan Jawa sebagai Penyedap dan Gema Mistika Pekat!

Semantik Terasi dalam Masakan Jawa sebagai Penyedap dan Gema Mistika Pekat!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Apakah Peeling Serum Bisa Mengecilkan Pori-Pori Wajah?

Apakah Peeling Serum Bisa Mengecilkan Pori-Pori Wajah?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Atasi Krisis Air Bersih di Sumenep, Khofifah Salurkan Bantuan dan Rencanakan Sumur Bor 2027

Atasi Krisis Air Bersih di Sumenep, Khofifah Salurkan Bantuan dan Rencanakan Sumur Bor 2027

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:24 WIB

×