Indonesia Terancam Gagal Capai Target Net Zero jika Strategi Transportasi Tak Diubah, Mengapa?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 15 Juli 2025 | 10:40 WIB
Indonesia Terancam Gagal Capai Target Net Zero jika Strategi Transportasi Tak Diubah, Mengapa?
Pengemudi berdiri di depan bus listrik Transjakarta di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa (10/12/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Cita-cita Indonesia menjadi negara maju pada 2045 dan mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 bisa runtuh. Salah satu penyebabnya sistem transportasi yang masih boros emisi dan belum adil secara akses.

Pemerintah Prabowo-Gibran didesak segera mengembangkan strategi mobilitas rendah emisi dan berkelanjutan.

Tanpa kebijakan dan perencanaan yang terkoordinasi, Indonesia akan menghadapi lonjakan emisi gas rumah kaca (GRK), peningkatan konsumsi serta impor bahan bakar minyak.

Ketimpangan sosial dalam akses mobilitas pun makin melebar.

Bus listrik. [dok Pemkot Medan]
Bus listrik. [dok Pemkot Medan]

Institute for Essential Services Reform (IESR) baru saja merilis laporan Indonesia Sustainable Mobility Outlook (ISMO) 2025, Senin (14/7).

Laporan ini disusun dengan dukungan dari ViriyaENB dan Drive Electric Campaign.

Strategi yang ditawarkan bersandar pada pendekatan Avoid–Shift–Improve (ASI). Tujuannya jelas: menciptakan sistem mobilitas yang bersih, efisien, dan inklusif.

Pendekatan ini terdiri dari tiga langkah. Mengurangi kebutuhan mobilitas (Avoid), mengalihkan ke moda transportasi rendah emisi (Shift), dan meningkatkan teknologi serta efisiensi (Improve).

Pendekatan terpadu ini dinilai mampu menekan emisi sektor transportasi hingga 76 persen pada 2060. Dari 561 juta ton menjadi 117 juta ton setara karbon dioksida.

baca juga

Namun, 24 persen emisi tersisa masih berasal dari transportasi barang yang belum mendapat intervensi khusus dalam kajian ini.

Strategi Shift memberikan kontribusi terbesar. Jika pangsa transportasi umum ditingkatkan hingga 40 persen, potensi pengurangan emisinya mencapai 101 juta ton.

Sementara strategi Improve, seperti adopsi kendaraan listrik dalam skala besar, diproyeksikan bisa menurunkan emisi hingga 210 juta ton. Jumlah itu setara penggunaan 66 juta mobil dan 143 juta motor listrik.

Fabby Tumiwa, Chief Executive Officer (CEO) IESR, menekankan pentingnya penerapan strategi ASI secara bersamaan dan konsisten.

“Pada tahun 2024, emisi dari sektor transportasi menyumbang 202 juta ton setara karbon dioksida atau sekitar 25 persen dari total emisi sektor energi nasional. Tanpa upaya serius, emisi ini bisa meningkat hampir tiga kali lipat pada 2060,” ujarnya.

Fabby juga menambahkan bahwa tanpa strategi dekarbonisasi, dampaknya akan makin luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Properti di Kawasan Satelit Terus Berkembang Berkat Jaringan Transportasi

Proyek Properti di Kawasan Satelit Terus Berkembang Berkat Jaringan Transportasi

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 07:13 WIB

Ingin Biaya Umrah Lebih Murah? 5 Alasan Kapal Laut Bisa Jadi Solusi Masa Depan

Ingin Biaya Umrah Lebih Murah? 5 Alasan Kapal Laut Bisa Jadi Solusi Masa Depan

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 22:05 WIB

IKM Punya Peran Kunci Capai Target Net Zero Emissions 2050, Apa Saja Tantangannya?

IKM Punya Peran Kunci Capai Target Net Zero Emissions 2050, Apa Saja Tantangannya?

News | Senin, 07 Juli 2025 | 13:14 WIB

Terkini

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

×