Viral Kebakaran Asrama TKI di Jepang Disebut karena Langgar Jam Malam, Ini 5 Poin yang Disorot

Yazir F, Ismail

Selasa, 15 Juli 2025 | 16:25 WIB
Viral Kebakaran Asrama TKI di Jepang Disebut karena Langgar Jam Malam, Ini 5 Poin yang Disorot
Kronologi Kebakaran Asrama TKI di Jepang(TikTok)

Menurut informasi yang beredar, seorang oknum PMI nekat melanggar aturan di asrama tersebut yang melarang keras melakukan aktivitas memasak melewati pukul 22.00 malam.

Namun, pada sekitar pukul 03.00 dini hari, oknum ini diduga menyalakan kompor untuk memasak mi instan. Parahnya lagi, tindakan ini diduga dilakukan dalam kondisi mabuk dan ditinggal begitu saja ke toilet.

Api yang berasal dari kompor dengan cepat menyambar dan membesar, tak terkendali, hingga akhirnya melahap seluruh bangunan.

3. Lokasi Kejadian

Diduga mabuk oknum TKI diduga jadi penyebab kebakaran asrama di Jepang (TikTok)
Kronologi Kebakaran Asrama TKI di Jepang (TikTok)

Gedung yang ludes terbakar itu bukanlah sembarang tempat. Lokasi tersebut dikenal sebagai Senta, sebuah istilah dalam bahasa Jepang untuk pusat pelatihan atau asrama penampungan khusus bagi para pemagang (kenshusei) yang baru saja tiba di Jepang.

Terletak di Prefektur Shiga, Senta ini berfungsi sebagai rumah transisi, tempat para pekerja baru beradaptasi dengan lingkungan, budaya, dan aturan kerja sebelum disebar ke perusahaan masing-masing.

Artinya, penghuni Senta adalah para pekerja yang berada di tahap paling awal dari perjalanan mereka di Jepang. Insiden ini menjadi sangat ironis dan tragis karena terjadi di tempat yang seharusnya menjadi titik awal pembentukan disiplin dan etos kerja.

"Baru di Senta loh udah kayak gitu. Istighfar liatnya," komentar salah satu akun TikTok yang menyoroti betapa rusaknya perilaku tersebut bahkan sebelum yang bersangkutan benar-benar mulai bekerja.

4. Netizen Tanah Air Kecewa

baca juga

Kabar ini memicu gelombang kemarahan yang luar biasa dari netizen Indonesia. Ruang komentar di TikTok, Instagram, dan Twitter berubah menjadi pengadilan publik.

Namun, kemarahan tersebut tidak buta, ia berevolusi menjadi tuntutan kolektif untuk reformasi total dalam sistem pengiriman para pekerja Indonesia.

Banyak yang merasa malu dan lelah dengan serangkaian berita negatif yang terus-menerus datang dari ulah oknum di luar negeri.

"Kemaren kasus maling, sekarang kebakaran, next apa lagi hayo," sindir seorang warganet, menyuarakan frustrasi publik. Tuntutan pun semakin spesifik, menyerukan pengetatan seleksi berdasarkan kualifikasi pendidikan.

"Gue pro Japan sih, mending utamain yang sarjana aja, apalagi sarjana Jepang, yang udah pasti belajar budaya Jepang juga ga cuma bahasa aja," tulis warganet lainnya.

Seruan untuk evaluasi attitude dan pembekalan karakter sebelum keberangkatan juga menggema kuat.

"Emang harusnya adain evaluasi attitude dan penghilangan kebiasaan buruk dulu kayaknya sebelum kirim anak bangsa ke negeri orang," ujar warganet lainnya merujuk pada pentingnya mematuhi norma di negara lain.

5. Alarm Merah untuk Reputasi Bangsa

Diduga mabuk oknum TKI diduga jadi penyebab kebakaran asrama di Jepang (TikTok)
Kronologi Kebakaran Asrama TKI di Jepang (TikTok)

Pada akhirnya, kebakaran di Shiga ini menjadi alarm merah yang nyaring bagi Indonesia.

Ini bukan lagi soal kesalahan individu, melainkan dipandang sebagai cerminan dari kegagalan sistemik.

Insiden ini menambah daftar panjang masalah yang berpotensi merusak kepercayaan pemerintah dan perusahaan Jepang terhadap tenaga kerja Indonesia, sebuah pasar kerja yang sangat vital dan kompetitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Internet Jepang Pecahkan Rekor Dunia, Mampu Download Seluruh Katalog Netflix Hanya dalam 1 Detik!

Internet Jepang Pecahkan Rekor Dunia, Mampu Download Seluruh Katalog Netflix Hanya dalam 1 Detik!

Tekno | Senin, 14 Juli 2025 | 10:31 WIB

Siapa Bakar 474 Hektare Lahan di Sulawesi Selatan ?

Siapa Bakar 474 Hektare Lahan di Sulawesi Selatan ?

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 15:59 WIB

Wali Kota di Jepang Mengundurkan Diri Usai Skandal Ijazah Palsu, Dibandingkan dengan Indonesia

Wali Kota di Jepang Mengundurkan Diri Usai Skandal Ijazah Palsu, Dibandingkan dengan Indonesia

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 14:44 WIB

Kebakaran Rumah Dua Lantai di Jakarta Utara, Dua Belas Unit Pemadam Dikerahkan

Kebakaran Rumah Dua Lantai di Jakarta Utara, Dua Belas Unit Pemadam Dikerahkan

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 06:24 WIB

Cara Kerja Patrick Kluivert Diolok-olok, Dibandingkan dengan Pelatih Jepang

Cara Kerja Patrick Kluivert Diolok-olok, Dibandingkan dengan Pelatih Jepang

Bola | Minggu, 13 Juli 2025 | 07:44 WIB

WNI Bikin Malu! Curhatan YouTuber Neo Japan Ditelepon Pejabat Jepang: Pencurian Uang Jadi Sorotan

WNI Bikin Malu! Curhatan YouTuber Neo Japan Ditelepon Pejabat Jepang: Pencurian Uang Jadi Sorotan

Lifestyle | Jum'at, 11 Juli 2025 | 16:38 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×