Dedi Mulyadi Kritik Mental Gratisan, Bila Pendidikkan Dan Kesehatan Gratis, Ini yang Terjadi

Eviera Paramita Sandi

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:06 WIB
Dedi Mulyadi Kritik Mental Gratisan, Bila Pendidikkan Dan Kesehatan Gratis, Ini yang Terjadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi [ANTARA/Ricky Prayoga]

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengungkapkan bahwa risiko yang akan dijalani oleh setiap pemimpin adalah tuntutan dari rakyat.

Dedi Mulyadi mengatakan pemimpin yang dipilih secara demokratis, tentu rakyatnya akan menuntut pada pemerintah untuk serba gratis.

“Saat saya menyampaikan curhatan saya tentang pengelolaan keuangan di acara Komisi pemberantasan Korupsi Deputi Bidang Pencegahan di Jakarta, saya menyampaikan bahwa disaat negara dipilih pemimpinnya secara demokratis, secara langsung, maka rakyatnya menuntut pada pemerintah untuk serba gratis,” urai Dedi, dikutip dari tiktoknya @dedimulyadiofficial, Selasa (15/7/25).

“Rumah sakit gratis, sekolah gratis, puskesmas gratis, sedangkan negara mengeluarkan biaya untuk membiayai rumah sakit, membiayai Pendidikan gratis, itu mengeluarkan uang cukup besar,” sambungnya.

Namun setelah semuanya terlaksana, mulai dari kesehatan hingga pendidikan gratis, menurut Dedi justru sikap masyarakat berbanding terbalik.

“Tapi pengeluaran negara yang cukup besar ini tidak berbanding terbalik dengan sikap dan perilaku orangtua,” ungkapnya.

Dedi menyebut jika pemerintah yang sudah memberi fasilitas gratis untuk kesehatan dan Pendidikan ini justru dibalas dengan sikap masyarakat yang masih memanjakan anak-anaknya.

Dedi Mulyadi lantas memperumpamakan dengan kasus pendidikan gratis. Sekolah yang sudah digratiskan tanpa memungut biaya apapun, namun orangtua justru memberi uang jajan yang banyak untuk anaknya.

“Satu sisi sekolahnya gratis, tapi jajan anaknya itu masih Rp 30 ribu, masih Rp 20 ribu, masih Rp 40 ribu, apa artinya? Biaya Pendidikan yang digratiskan, ternyata tidak berbanding terbalik dengan pengeluaran orangtua untuk anaknya yang masih sangat mahal,” ujar Dedi Mulyadi.

baca juga

Dedi menegaskan bahwa jika Pemerintah sudah menggratiskan kesehatan hingga Pendidikan, maka anak-anak harus dididik untuk efisien.

“Arah saya adalah, kalau pemerintah sudah menggratiskan Pendidikan, maka anak-anak pun dididik efisien,” ungkap Dedi.

“Uang jajannya diarahkan untuk biaya investasi masa depannya,” tambahnya.

Dedi mengatakan bahwa dana yang dialokasikan untuk uang jajan tersebut bisa diarahkan untuk biaya investasi di masa depannya.

Selain itu, Dedi juga menyebut kebutuhan orangtua yang biasa dialokasikan untuk biaya Kesehatan bisa disimpan untuk kepentingan masa depan, pasalnya layanan puskesmas dan rumah sakit sudah digratiskan.

“Kebutuhan orangtua misalnya ketika belanja kesehatannya gratis, layanan rumah sakit gratis, layanan puskesmas gratis, maka uang dalam keseharian orang tua pun disimpan untuk kepentingan masa depan,” ujarnya.

Dedi menegaskan bahwa pola hidup masyarakat kini harus diganti, dari yang awalnya boros harus menjadi efisien dan gemar menabung.

“Jadi harus diganti juga, rakyatnya diganti pola-pola hidup yang boros menjadi pola hidup rakyat yang efisien, rakyat yang gemar menabung, rakyat yang mengarahkan anak-anaknya untuk efisien dalam mengelola keuangannya,” urainya.

Dedi sontak mencontohkan apabila sang anak meminta dibelikan sesuatu hal yang belum dibutuhkan maka orangtua sebaiknya tidak menurutinya.

Menurut Dedi, perilaku yang buruk dengan sering meminta hal yang tidak penting akan mempengaruhi masa depan anak-anak.

“Kalau anaknya belum waktunya beli motor jangan beli motor, kalau anaknya belum waktunya pakai handphone jangan dibelikan handphone, belum waktunya beli perlengkapan yang tidak penting jangan dibelikan. Karena perilaku buruk ini juga akan mempengaruhi masa depan anak-anak dan keluarganya,” ujarnya.

Dedi menegaskan jika masing-masing bisa saling bekerja sama, negara efisien dan rakyatnya juga efisien, maka akan melahirkan negara yang hebat.

“Negara efisien, rakyatnya efisien, itu pasti akan melahirkan negara yang hebat,” ungkapnya.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedi Mulyadi 'Hobi' Bawa Tentara ke Sekolah, DPR: Masih Percaya Guru Tidak?

Dedi Mulyadi 'Hobi' Bawa Tentara ke Sekolah, DPR: Masih Percaya Guru Tidak?

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 17:05 WIB

Gubernur Jabar Libatkan TNI/Polri Saat MPLS, DPR: Jangan Dikit-dikit Tentara, Dikit-dikit Polisi

Gubernur Jabar Libatkan TNI/Polri Saat MPLS, DPR: Jangan Dikit-dikit Tentara, Dikit-dikit Polisi

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 16:57 WIB

Menteri Arifah Minta Pemda Gratiskan Transportasi Umum Bagi Anak-anak Saat Perayaan HAN

Menteri Arifah Minta Pemda Gratiskan Transportasi Umum Bagi Anak-anak Saat Perayaan HAN

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 16:44 WIB

Terkini

Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif

Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:22 WIB

Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400

Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:18 WIB

Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!

Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:16 WIB

Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat

Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:15 WIB

Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"

Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:13 WIB

Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026

Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:06 WIB

Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian

Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:03 WIB

Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan

Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:02 WIB

Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian

Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:02 WIB

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

×