Wajah Baru TPA Sarimukti, Dedi Mulyadi Siapkan Rp150 Juta per KK untuk Bongkar Bangunan Liar

Andi Ahmad S

Kamis, 17 Juli 2025 | 19:01 WIB
Wajah Baru TPA Sarimukti, Dedi Mulyadi Siapkan Rp150 Juta per KK untuk Bongkar Bangunan Liar
Pemulung memilah sampah plastik di zona perluasan atau zona 5 Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (16/7/2025). [ANTARA FOTO/Abdan Syakura/foc]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengambil langkah tegas untuk mengubah wajah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang selama ini identik dengan kekumuhan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan rencana pembongkaran sekitar 150 bangunan liar di kawasan tersebut, diiringi dengan solusi kompensasi dan penawaran pekerjaan bagi warga terdampak.

Langkah ini diambil bukan hanya untuk penataan fisik, tetapi juga didasari oleh alasan kemanusiaan yang mendalam setelah ditemukan kondisi yang memprihatinkan di lokasi.

Di balik keputusan tegas untuk menertibkan kawasan TPA Sarimukti, Gubernur Dedi Mulyadi mengungkapkan temuan yang sangat mengkhawatirkan.

Menurutnya, banyak warga yang tinggal di bangunan liar tersebut terpaksa bertahan hidup dengan cara yang jauh dari kata layak.

"Karena ditemukan mereka makan beras dan daging ayam dari sampah. Ini sangat tidak manusiawi," kata Dedi Mulyadi dilansir dari Antara.

Temuan inilah yang menjadi pemicu utama Pemprov Jabar untuk segera bertindak. Dedi menekankan bahwa TPA tidak seharusnya menjadi simbol kemiskinan dan kondisi hidup yang buruk. Ia berambisi mengubah citra tersebut dengan menata kawasan secara menyeluruh.

"TPA tidak harus identik dengan kekumuhan. Sampahnya diurus, lalu kawasannya juga ditata," ujar Dedi dalam keterangan resminya.

Pemprov Jabar tidak hanya melakukan pembongkaran, tetapi juga telah menyiapkan skema solusi yang komprehensif bagi warga yang bangunannya akan ditertibkan.

baca juga

Berikut adalah rincian solusi yang ditawarkan:

  • Setiap keluarga yang rumahnya dibongkar akan menerima kompensasi senilai Rp150 juta. Dana ini diharapkan dapat digunakan warga untuk pindah dan membangun kehidupan baru di tempat yang lebih layak di perkampungan sekitar Sarimukti.
  • Bagi warga yang masih ingin mencari nafkah di area TPA Sarimukti, Pemprov akan membuka kesempatan kerja. Mereka akan direkrut sebagai petugas kebersihan jalan di sekitar TPA.
  • Calon pekerja tidak langsung diangkat, melainkan akan melalui masa uji coba terlebih dahulu.

"Akan kita tes dulu selama tiga bulan. Jika mereka bekerja dengan baik dan konsisten, akan kita rekrut menjadi tenaga kebersihan resmi," jelas Dedi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk mereformasi sistem pengelolaan sampah di Jawa Barat. Penataan TPA Sarimukti dipandang sebagai titik krusial yang menyentuh berbagai aspek.

"TPA Sarimukti merupakan salah satu titik krusial dalam sistem pengelolaan sampah regional. Penataan ulang kawasan ini tidak hanya menyangkut teknis operasional, tapi juga menyentuh aspek sosial dan lingkungan," kata Ai Saadiyah.

Proses penertiban ini akan segera dimulai dengan pengerahan alat berat untuk mempercepat pembongkaran. Operasi ini merupakan upaya terpadu yang melibatkan berbagai instansi, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah ini. Ai Saadiyah merinci kekuatan yang dikerahkan:

"Penataan TPA Sarimukti melibatkan berbagai unsur teknis. Dari DLH melalui UPTD Pengelolaan Sampah TPA Regional (PSTR), dikerahkan 10 personel, 1 unit ekskavator, dan 1 dump truck. Sedangkan dari UPTD III DBMPR diturunkan 43 personel, 1 alat berat, dan 2 dump truck. Penertiban juga didukung 20 personel Satpol PP Kabupaten Bandung Barat," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Pramono Anung, Ketua RT Gen Z Ini Justru Terinspirasi Dedi Mulyadi

Bukan Pramono Anung, Ketua RT Gen Z Ini Justru Terinspirasi Dedi Mulyadi

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 18:56 WIB

Takut Kena Gratifikasi, Dedi Mulyadi Suruh Tamu Nikahan Anak Bawa Pohon di Bawah Rp300 Ribu

Takut Kena Gratifikasi, Dedi Mulyadi Suruh Tamu Nikahan Anak Bawa Pohon di Bawah Rp300 Ribu

Entertainment | Kamis, 17 Juli 2025 | 18:14 WIB

Dedi Mulyadi Turun Tangan Usut Kasus Dugaan Siswa SMAN 6 Garut Bunuh Diri Karena Dibully

Dedi Mulyadi Turun Tangan Usut Kasus Dugaan Siswa SMAN 6 Garut Bunuh Diri Karena Dibully

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 17:51 WIB

Mas Kawin Putra Dedi Mulyadi: Sapi, Domba, Hingga 99 Jenis Bibit!

Mas Kawin Putra Dedi Mulyadi: Sapi, Domba, Hingga 99 Jenis Bibit!

Video | Kamis, 17 Juli 2025 | 16:00 WIB

Viral Ketua RT Muda Tolak Uang dari Dedi Mulyadi: Cukup Didukung...

Viral Ketua RT Muda Tolak Uang dari Dedi Mulyadi: Cukup Didukung...

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 16:03 WIB

Terkini

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

×