Geger Ijazah Jokowi, Profesor Henuk 'Tampar' Akademisi Lain: Boleh Salah, tapi Jangan Bohong!

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 19 Juli 2025 | 09:21 WIB
Geger Ijazah Jokowi, Profesor Henuk 'Tampar' Akademisi Lain: Boleh Salah, tapi Jangan Bohong!
Profesor Yusuf Leonard Henuk, Guru Besar Universitas Sumatera Utara (2021-2022), dalam program "Forum Keadilan TV". [YouTube]

Suara.com - Suara lantang Profesor Yusuf Leonard Henuk kembali mengguncang diskursus publik terkait isu ijazah Presiden Joko Widodo yang tak berkesudahan.

Tak hanya sekadar mempertanyakan, Guru Besar Universitas Sumatera Utara (2021-2022) ini secara terbuka menantang dan menyentil para akademisi lain yang dianggapnya bungkam dan 'tiarap' dalam menghadapi isu krusial yang menyangkut integritas pemimpin negara.

Melalui kanal "Forum Keadilan TV", Profesor Henuk melontarkan kritik pedas yang menyoroti apa yang ia sebut sebagai krisis keberanian di kalangan intelektual. Baginya, persoalan ini telah menjadi batu ujian sejati bagi muruah para guru besar di seluruh Indonesia.

Tamparan Keras: Akademisi Boleh Salah, Tak Boleh Bohong

Pernyataan paling menohok dari Profesor Henuk menjadi prinsip dasar yang ia gugat dari rekan-rekan seprofesinya. Ia membedakan secara tegas antara peran akademisi dan politisi dalam ruang publik, sebuah garis yang menurutnya mulai kabur.

"Akademisi itu boleh salah tapi tidak boleh bohong. Kalau politikus boleh bohong," tegasnya dikutip dari YouTube pada Sabtu (19/7/2025).

Kalimat tersebut bukan sekadar pernyataan, melainkan sebuah tamparan keras bagi dunia akademik. Ini menyiratkan adanya fenomena di mana kaum cendekiawan lebih memilih diam atau bahkan menyembunyikan kebenaran demi mengamankan posisi, alih-alih menjalankan fungsi pencerahan bagi masyarakat.

Sentilan untuk Profesor 'Jago Kandang'

Kekecewaan Profesor Henuk tak berhenti di situ. Ia secara spesifik mengkritik para profesor yang ia anggap hanya memiliki keberanian di lingkungan terbatas kampus, namun kehilangan taji saat berhadapan dengan isu sensitif di level nasional.

baca juga

"Banyak profesor itu cuma jago di kandang. Di luar, ketika bicara soal ijazah Pak Jokowi, langsung pada tiarap," ujarnya dengan nada menyindir.

Menurutnya, keengganan para guru besar untuk bersuara inilah yang membuat polemik ijazah terus bergulir tanpa ada kejelasan yang memuaskan publik.

Ia pun merasa bangga menjadi salah satu dari sedikit akademisi yang berani mengambil risiko untuk menyuarakan keraguannya.

Baginya, viralnya pernyataan yang ia buat adalah bukti bahwa ia berdiri di atas kebenaran. "Pernyataan saya mengenai ijazah Jokowi itu benar, dan karena itu menjadi viral," klaimnya.

Siap Dipenjara Demi Kebenaran, Bukan Sekadar Meneliti

Komitmen Profesor Henuk pada prinsip yang dipegangnya ia buktikan dengan kesiapan menanggung risiko paling ekstrem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profesor Yusuf Henuk: Pencabutan Pernyataan Sofyan Effendi Justru Perkuat Keraguan Ijazah Jokowi

Profesor Yusuf Henuk: Pencabutan Pernyataan Sofyan Effendi Justru Perkuat Keraguan Ijazah Jokowi

News | Sabtu, 19 Juli 2025 | 08:39 WIB

Soal Ijazah Joko Widodo, KAGAMA Dukung Penuh Sikap Rektorat UGM

Soal Ijazah Joko Widodo, KAGAMA Dukung Penuh Sikap Rektorat UGM

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 19:04 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Nama Abraham Samad Diduga Muncul di Daftar 12 Terlapor

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Nama Abraham Samad Diduga Muncul di Daftar 12 Terlapor

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:48 WIB

Terkini

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Pahami Dilema Orangtua Urban, Nikita Willy Buka Ruang Hadir Utuh Lewat FamFest 2026

Pahami Dilema Orangtua Urban, Nikita Willy Buka Ruang Hadir Utuh Lewat FamFest 2026

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:40 WIB

RiaMiranda Archive Sale 2026 Tawarkan Koleksi Eksklusif dan Promo Menarik dari BRI

RiaMiranda Archive Sale 2026 Tawarkan Koleksi Eksklusif dan Promo Menarik dari BRI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Bagaimana Cara Cetak KK Barcode Sendiri Menggunakan Kertas A4?

Bagaimana Cara Cetak KK Barcode Sendiri Menggunakan Kertas A4?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:35 WIB

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:30 WIB

×