Anggota DPR Miris Maraknya Tren S Line: Celah Masuk Pergaulan Bebas

Yazir F, Ismail

Sabtu, 19 Juli 2025 | 13:51 WIB
Anggota DPR Miris Maraknya Tren S Line: Celah Masuk Pergaulan Bebas
Saat Tren S Line dari Drama Korea Mengguncang Moral Bangsa (YouTube)

Suara.com - Sebuah garis merah tipis kini menjadi pemandangan lumrah di linimasa media sosial Indonesia. Melayang di atas kepala para remaja dalam video TikTok dan Instagram Reels, garis ini bukan sekadar filter biasa.

Ia adalah S Line, sebuah tren viral yang secara gamblang memvisualisasikan body count atau jumlah pasangan seksual seseorang, memicu perdebatan panas antara hiburan digital dan alarm moralitas.

Fenomena ini meledak setelah terinspirasi dari drama Korea berjudul sama, S Line, yang baru tayang pada 11 Juli 2025.

Drama bergenre thriller-fantasi tersebut menyajikan dunia distopia di mana riwayat hubungan seksual seseorang dapat dilihat oleh semua orang melalui garis merah di atas kepala mereka.

Konsep provokatif ini ternyata tak butuh waktu lama untuk melompat dari layar kaca ke dunia nyata.

Dalam sekejap, media sosial dibanjiri konten #SLine. Tagar ini telah digunakan lebih dari 2 juta kali di TikTok hanya dalam sepekan.

Drama Korea S Line (Soompi)
Drama Korea S Line (Soompi)

Puluhan ribu video, mayoritas dibuat oleh anak muda usia 13 hingga 21 tahun, menggunakan filter ini untuk berbagai tujuan dari lelucon sarkas, sindiran terhadap teman, hingga eksperimen sosial yang mempertanyakan privasi dan penghakiman publik.

Dari Hiburan Menjadi Ancaman

Di balik popularitasnya yang meroket, tren S Line dianggap sebagai bom waktu. Kontroversi mengemuka ketika konten yang seharusnya menjadi fantasi fiksi, kini dinormalisasi sebagai ajang pamer. 

baca juga

Bahkan bahan olok-olok mengenai kehidupan seksual, sebuah topik yang masih dianggap tabu di sebagian besar masyarakat Indonesia.

Kekhawatiran ini disuarakan dengan lantang dari Senayan. Andi Muawiyah Ramli, Anggota Komisi X DPR RI, menyebut tren ini sebagai ancaman serius yang menyasar generasi muda.

Menurutnya, S Line bukan lagi sekadar filter, melainkan pintu gerbang menuju gaya hidup permisif yang berbahaya.

“Ini sangat mengkhawatirkan. Fenomena seperti ini bisa menjadi celah masuknya gaya hidup permisif yang bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan dan karakter bangsa,” tegas Andi kepada awak media belum lama ini.

“Kita tidak bisa membiarkannya menjadi tontonan yang ditiru tanpa adanya kontrol.”

Drama Korea S Line Viral (Wikitree)
Drama Korea S Line Viral (Wikitree)

Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyoroti betapa mudahnya budaya populer asing diserap mentah-mentah oleh anak muda tanpa filter.

Menurutnya, apa yang ditampilkan sebagai hiburan sesaat di media sosial berpotensi merusak fondasi moral yang telah dibangun di keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Panggilan untuk Orangtua 

Andi menegaskan bahwa melarang atau memblokir bukanlah solusi di era digital. Sebagai gantinya, ia menyerukan adanya "perang" tanding konten dan penguatan benteng moral dari dalam.

“Pendidikan karakter tidak cukup hanya di sekolah. Butuh sinergi seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemerintah, dan terutama orangtua untuk lebih aktif memantau dan membimbing anak-anak mereka,” ujarnya.

Ia mendesak pemerintah untuk menggencarkan edukasi dan literasi digital secara masif, sekaligus mendukung para kreator konten lokal untuk menghasilkan karya-karya yang positif dan mendidik sebagai tandingan dari tren-tren negatif.

“Kita tidak bisa menutup akses internet, tapi kita bisa membentengi generasi muda dengan literasi digital, nilai agama, dan penguatan peran keluarga. Jangan sampai masa depan anak-anak kita dirusak oleh tontonan-tontonan yang merusak nilai-nilai luhur,” katanya. 

Kontroversi S Line menjadi cermin besar bagi Indonesia di tengah derasnya arus globalisasi digital: di mana batasan antara hiburan, kebebasan berekspresi, dan pelestarian nilai-nilai lokal akan terus diuji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garis Merah Umbar Jejak Hubungan Seksual, Kenapa Drakor S Line Viral?

Garis Merah Umbar Jejak Hubungan Seksual, Kenapa Drakor S Line Viral?

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2025 | 21:00 WIB

Siap-Siap Jantungan! 3 Alasan Kamu Wajib Nonton Drakor S Line Episode 4 Malam Ini

Siap-Siap Jantungan! 3 Alasan Kamu Wajib Nonton Drakor S Line Episode 4 Malam Ini

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2025 | 19:18 WIB

Jangan Cari di Netflix! Drakor S Line Episode 4 Tayang Malam Ini, Misteri Benang Merah Makin Kelam

Jangan Cari di Netflix! Drakor S Line Episode 4 Tayang Malam Ini, Misteri Benang Merah Makin Kelam

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2025 | 18:05 WIB

Tak Ada di Netflix, Ini Cara Legal Nonton Drakor Viral S Line

Tak Ada di Netflix, Ini Cara Legal Nonton Drakor Viral S Line

Entertainment | Kamis, 17 Juli 2025 | 19:40 WIB

5 Rekomendasi Drakor Populer Bertema Olahraga, The Winning Try Siap Tayang di Netflix

5 Rekomendasi Drakor Populer Bertema Olahraga, The Winning Try Siap Tayang di Netflix

Entertainment | Rabu, 16 Juli 2025 | 14:00 WIB

Diangkat dari Webtoon Legendaris, S Line Sukses Puncaki Tangga Tontonan Drakor

Diangkat dari Webtoon Legendaris, S Line Sukses Puncaki Tangga Tontonan Drakor

Entertainment | Selasa, 15 Juli 2025 | 20:26 WIB

Terkini

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:58 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:50 WIB

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 17:47 WIB

×