Gaji Menggiurkan Operator Judi Online, Rp10 Juta per Bulan di Balik Jaringan China-Kamboja?

Bella | Suara.com

Minggu, 20 Juli 2025 | 17:39 WIB
Gaji Menggiurkan Operator Judi Online, Rp10 Juta per Bulan di Balik Jaringan China-Kamboja?
Judi online alias judol. (Iqbal Asaputro/Suara.com)

Suara.com - Di balik gemerlap keuntungan miliaran rupiah yang diraup oleh jaringan judi online internasional, terungkap fakta mengenai upah fantastis yang diterima para operatornya.

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menyatakan bahwa para pengelola server dan marketing dari jaringan yang terafiliasi dengan China dan Kamboja ini memberikan gaji hingga Rp10 juta per bulan bagi para operator yang bekerja untuk mereka di Bogor, Bekasi, dan Tangerang.

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, mengungkapkan bahwa para pengelola server dalam menjalankan aksinya dibantu oleh para operator yang mendapatkan gaji antara Rp7 juta hingga Rp10 juta setiap bulannya.

Operator judi online (Antara)
Operator judi online (Antara)

“Keuntungan yang didapat pengelola server dan marketing judi online di masing-masing lokasi penangkapan (Bogor, Bekasi, Tangerang) sekitar Rp15–20 miliar dalam jangka waktu kurang lebih 10 bulan,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Gaji ini terbilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan upah minimum regional (UMR) di ketiga wilayah tersebut, menjadi daya tarik bagi para pelaku untuk terlibat dalam operasi ilegal ini.

Dalam pengungkapan kasus ini, Bareskrim berhasil menangkap 22 orang. Dari jumlah tersebut, 18 di antaranya berperan sebagai operator, yakni SY, IK, GRH, AG, AT, IMF, FS, MR, RAW, AI, BA, RH, D, AVP, JF, RNH, dan SA.

Para operator ini bertanggung jawab untuk melakukan promosi secara masif melalui pesan WhatsApp. Modusnya adalah dengan menggunakan kartu perdana yang sudah terdaftar untuk membuat ratusan akun WhatsApp setiap harinya.

"Setiap harinya, operator bisa membuat hingga 500 akun WhatsApp dan menyebarkan ribuan pesan siaran (broadcast) berisi ajakan bergabung, kemudahan deposit, dan janji kemenangan (withdraw)," ujar Brigjen Pol. Djuhandhani.

Iming-iming gaji besar ini merupakan bagian dari strategi jaringan untuk memastikan operasi mereka berjalan lancar dan masif.

Dengan upah tersebut, para operator ditugaskan menyebarkan pesan ke jutaan nomor ponsel secara acak untuk menjaring pemain baru bagi situs Akasia899 dan Tanjung899, yang servernya berlokasi di China dan Kamboja.

Sementara para operator menikmati gaji bulanan yang menggiurkan, para pengelola server dan marketing, yang diidentifikasi sebagai RA, DN, dan AN, bersama dengan administrator keuangan NKP, meraup keuntungan yang jauh lebih besar.

Jaringan ini diperkirakan mampu mengumpulkan keuntungan hingga Rp20 miliar hanya dalam waktu 10 bulan.

Meski tergiur dengan pendapatan tinggi, para pelaku kini harus menghadapi konsekuensi hukum yang berat.

Mereka dijerat dengan pasal berlapis, termasuk perjudian, pelanggaran Undang-Undang ITE, dan Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan ancaman hukuman penjara yang menanti.

Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kantor di Bogor-Bekasi, Jaringan Judol China-Kamboja Kantongi Rp20 M, Gaji Operatornya Bikin Melongo

Kantor di Bogor-Bekasi, Jaringan Judol China-Kamboja Kantongi Rp20 M, Gaji Operatornya Bikin Melongo

News | Minggu, 20 Juli 2025 | 17:05 WIB

Apa itu Mobil BAIC? Review serta Tipe dan Harga yang Dijual di Indonesia

Apa itu Mobil BAIC? Review serta Tipe dan Harga yang Dijual di Indonesia

Otomotif | Minggu, 20 Juli 2025 | 13:14 WIB

Sindikat Judol Jaringan KambojaChina Dibongkar Bareskrim Polri, 22 Tersangka Ditangkap

Sindikat Judol Jaringan KambojaChina Dibongkar Bareskrim Polri, 22 Tersangka Ditangkap

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 17:39 WIB

Terhubung Server di China, Bareskrim Ringkus 22 Tersangka Judi Online di 4 Kota

Terhubung Server di China, Bareskrim Ringkus 22 Tersangka Judi Online di 4 Kota

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:13 WIB

Bongkar Sindikat Judi Online Internasional, Polri: Terkoneksi Server China dan Kamboja

Bongkar Sindikat Judi Online Internasional, Polri: Terkoneksi Server China dan Kamboja

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 15:05 WIB

Influencer Sister Hong Jual Video Syurnya dengan 1.600 Pria dari Hasil Menipu, Kini Ditangkap

Influencer Sister Hong Jual Video Syurnya dengan 1.600 Pria dari Hasil Menipu, Kini Ditangkap

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2025 | 13:49 WIB

Wapres Gibran Peringatkan Penerima BSU, Jangan Dipakai Judol, Bisa Dilacak!

Wapres Gibran Peringatkan Penerima BSU, Jangan Dipakai Judol, Bisa Dilacak!

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 13:41 WIB

Eko Patrio Sebut Serangan Paling Bahaya Bukan dari Amerika tapi China, Kok Bisa?

Eko Patrio Sebut Serangan Paling Bahaya Bukan dari Amerika tapi China, Kok Bisa?

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2025 | 14:09 WIB

Indonesia Pilih Kasih? Eko Patrio Sebut Amerika Jelas Lebih Menguntungkan Ketimbang China!

Indonesia Pilih Kasih? Eko Patrio Sebut Amerika Jelas Lebih Menguntungkan Ketimbang China!

Entertainment | Jum'at, 18 Juli 2025 | 21:15 WIB

Sambut Akhir Pekan, Ini 5 Rekomendasi Drama China Xianxia Rilisan 2025

Sambut Akhir Pekan, Ini 5 Rekomendasi Drama China Xianxia Rilisan 2025

Your Say | Jum'at, 18 Juli 2025 | 10:59 WIB

Terkini

UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum

UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:27 WIB

7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun

7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:19 WIB

31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian

31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:17 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:52 WIB

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:05 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB