Istri Otak Pengamanan Situs Judol Komdigi Dituntut 10 Tahun Penjara

Chandra Iswinarno | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Rabu, 23 Juli 2025 | 20:06 WIB
Istri Otak Pengamanan Situs Judol Komdigi Dituntut 10 Tahun Penjara
Suasana sidang tuntutan dalam perkara dugaan TPPU pengelolaan situs judi online di Kementerian Komdigi. Persidangan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/7/2025). [Suara.com/Dea]

Suara.com - Tuntutan berat dijatuhkan dalam babak baru skandal korupsi pengamanan situs judi online di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Jaksa penuntut umum meminta hakim menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara bagi Adriana Angela Brigita yang dituduh menjadi salah satu otak pencucian uang dari jaringan ilegal bernilai miliaran rupiah ini.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara resmi meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 10 tahun kepada Adriana Angela Brigita.

Tuntutan ini menjadi puncak dari perannya dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan jaringan pengelola situs judi online.

Dalam sidang pembacaan tuntutan, jaksa dengan tegas meminta hakim untuk menyatakan Adriana terbukti bersalah.

"Menjatuhkan pidana terhadap saudara Adriana Angela Brigita selama 10 tahun penjara," kata jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/7/2025).

Selain hukuman badan, Adriana juga dituntut membayar pidana denda sebesar Rp 250 juta.

"Dengan ketentuan bila tidak dibayar, maka diganti dengan 3 bulan kurungan," tambah jaksa.

Posisi Adriana dalam kasus ini terbilang sentral. Sebab, ia merupakan istri dari Zulkarnaen Apriliantony alias Tony, yang juga berstatus terdakwa dan masuk dalam klaster koordinator utama dalam jaringan pengamanan situs judi online tersebut.

Membongkar Jaringan Empat Klaster

Kasus korupsi di Komdigi ini terungkap sebagai sebuah operasi besar yang melibatkan setidaknya empat klaster terdakwa dengan peran berbeda.

Empat klaster tersebut meliputi klaster koordinator yang diisi para otak yang mengatur pengamanan, terdiri dari Adhi Kismanto, Zulkarnaen Apriliantony alias Tony, Muhrijan alias Agus, dan Alwin Jabarti Kiemas.

Warga melihat iklan judi online melalui gawainya di Jakarta, Rabu (19/6/2024). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar).
Warga melihat iklan judi online melalui gawainya di Jakarta, Rabu (19/6/2024). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar).

Kemudian klaster eks pegawai Kementerian Kominfo yang merupakan dari kalangan internal diduga membantu melancarkan aksi, termasuk Denden Imadudin Soleh dan delapan rekannya.

Selain itu, klister pengelola agen judi online, yakni eksekutor lapangan yang menjalankan situs ilegal, terdiri dari delapan terdakwa termasuk Muchlis dan Bernard alias Otoy.

Terakhir, klaster pencucian uang, yakni kelompok yang bertugas menyamarkan dan membersihkan aliran dana hasil kejahatan. Klaster ini diisi oleh Adriana Angela Brigita, Rajo Emirsyah, dan Darmawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis Foya-foya, Kini Sengsara: Kisah Darmawati Terdakwa Judol Komdigi Dituntut 12 Tahun Penjara

Habis Foya-foya, Kini Sengsara: Kisah Darmawati Terdakwa Judol Komdigi Dituntut 12 Tahun Penjara

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 18:29 WIB

Kasus TPPU Judi Online Komdigi: Terdakwa Darmawati Dituntut 12 Tahun Penjara

Kasus TPPU Judi Online Komdigi: Terdakwa Darmawati Dituntut 12 Tahun Penjara

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 18:12 WIB

Sidang Tuntutan Korupsi Judi Online di Komdigi: Terdakwa Tony Terancam Hukuman Berat?

Sidang Tuntutan Korupsi Judi Online di Komdigi: Terdakwa Tony Terancam Hukuman Berat?

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 15:52 WIB

Terkini

Saiful Mujani Soroti Dugaan Nepotisme di Era Prabowo: Penunjukan Keponakan hingga Adik Jadi Sorotan

Saiful Mujani Soroti Dugaan Nepotisme di Era Prabowo: Penunjukan Keponakan hingga Adik Jadi Sorotan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:05 WIB

Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya

Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:03 WIB

Paksitan Lagi, Kenapa Indonesia Bukan Pilihan Iran untuk Perundingan Kedua dengan AS?

Paksitan Lagi, Kenapa Indonesia Bukan Pilihan Iran untuk Perundingan Kedua dengan AS?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:01 WIB

Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK

Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:52 WIB

Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita

Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:47 WIB

Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak

Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:41 WIB

Batch I Magang Nasional Berakhir, Kemnaker Genjot Sertifikasi dan Penempatan Kerja

Batch I Magang Nasional Berakhir, Kemnaker Genjot Sertifikasi dan Penempatan Kerja

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:29 WIB

5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar

5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:15 WIB

Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?

Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:00 WIB

Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi

Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:53 WIB