Misteri Belum Terpecahkan! Kenapa Arya Daru Tinggalkan Tas di Rooftop Kemlu Sebelum Tewas Terlakban?

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:33 WIB
Misteri Belum Terpecahkan! Kenapa Arya Daru Tinggalkan Tas di Rooftop Kemlu Sebelum Tewas Terlakban?
Misteri Belum Terpecahkan! Kenapa Arya Daru Tinggalkan Tas di Rooftop Kemlu Sebelum Tewas Terlakban?

Suara.com - Misteri yang menyelimuti kematian tragis diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39), memasuki babak baru yang semakin menegangkan.

Titik terang mulai tersibak dari gulita rekaman CCTV yang berhasil diamankan Polda Metro Jaya, mengungkap jejak terakhir Arya yang penuh kejanggalan pada malam sebelum jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Gerak-gerik tak biasa Arya terekam jelas di rooftop atau atap lantai 12 Gedung Kemlu pada Senin, 7 Juli 2025. Selama 1 jam 26 menit, di tengah sunyinya malam ibu kota, Arya terekam berada di ketinggian itu, membawa dua buah tas yang kini menjadi pusat teka-teki.

Aktivitas inilah yang diyakini menjadi salah satu kunci utama untuk membuka tabir penyebab kematiannya yang hingga kini masih menjadi buah bibir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi pada Kamis (24/7/2025) membeberkan temuan krusial terkait misteri kematian diplomat muda itu.

Staf Kemlu Arya Daru Pangayunan. [istimewa]
Staf Kemlu Arya Daru Pangayunan. [istimewa]

Menurutnya, rekaman digital tersebut menjadi fokus utama penyidik dalam merangkai kepingan puzzle yang hilang.

"Berdasarkan data CCTV yang kami analisis, diduga pada tanggal 7 Juli 2025, sekitar pukul 21.43 hingga 23.09 WIB, korban berada di rooftop lantai 12 Gedung Kemenlu," ungkapnya.

Misteri 1 Jam 26 Menit dan Hilangnya Dua Tas

Temuan ini bukan sekadar soal keberadaan Arya di lokasi tak wajar pada malam hari. Lebih dari itu, rekaman CCTV menangkap sebuah detail ganjil yang memicu spekulasi lebih dalam.

Arya, yang terekam naik ke rooftop dengan menenteng tas gendong dan tas belanja, justru turun dengan tangan kosong.

"Korban terpantau naik membawa tas gendong dan tas belanja. Namun saat turun, tas-tas itu tidak lagi terlihat dibawa oleh korban," bebernya.

Hilangnya dua tas ini secara misterius di atap gedung kementerian menjadi pertanyaan besar. Apa isi dari tas-tas tersebut? Apakah berisi barang pribadi, dokumen penting terkait pekerjaannya sebagai diplomat, atau justru benda-benda yang berkaitan dengan akhir hayatnya?

Polisi kini berpacu dengan waktu untuk memeriksa isi tas yang sengaja ditinggalkan Arya tersebut, berharap menemukan petunjuk vital.

Arya Daru Pangayunan (Instagram)
Arya Daru Pangayunan (Instagram)

Jejak Terakhir di Indekos: Kantong Kresek Hitam Jadi Kunci?

Kejanggalan tak berhenti di Gedung Kemlu. Rangkaian rekaman CCTV lain yang disita polisi dari sekitar indekos korban di kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, juga menunjukkan aktivitas terakhir Arya sebelum ditemukan tak bernyawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pede Roy Suryo dkk Bakal Dibui, Silfester Matutina soal Drama Ijazah Jokowi: Ini Sudah Game Over!

Pede Roy Suryo dkk Bakal Dibui, Silfester Matutina soal Drama Ijazah Jokowi: Ini Sudah Game Over!

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 17:10 WIB

Ijazah S1 Jokowi Kini Diuji di Labfor usai Disita Polisi, Tentukan Nasib Terlapor Roy Suryo dkk?

Ijazah S1 Jokowi Kini Diuji di Labfor usai Disita Polisi, Tentukan Nasib Terlapor Roy Suryo dkk?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 16:09 WIB

Misteri Lakban di Kasus Diplomat Kemlu Tewas Terkuak: Wajah Arya Daru Ternyata Terbungkus Plastik!

Misteri Lakban di Kasus Diplomat Kemlu Tewas Terkuak: Wajah Arya Daru Ternyata Terbungkus Plastik!

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 15:25 WIB

Dospem Skripsi Dibantah Jokowi, Dokter Tifa Kasihani Kasmudjo: Hidup Ketakutan Demi Kebohongan?

Dospem Skripsi Dibantah Jokowi, Dokter Tifa Kasihani Kasmudjo: Hidup Ketakutan Demi Kebohongan?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 13:01 WIB

Terkini

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:32 WIB

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:16 WIB

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB