Pramono Dikadali? Klaim Warga Sudah Huni KSB, Furqon Skakmat: Cek Dulu Pak, Kami Masih di Huntara!

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 25 Juli 2025 | 21:06 WIB
Pramono Dikadali? Klaim Warga Sudah Huni KSB, Furqon Skakmat: Cek Dulu Pak, Kami Masih di Huntara!
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuat klaim mengejutkan bahwa warga eks Kampung Bayam akhirnya sudah mulai menempati Kampung Susun Bayam (KSB). Namun, klaim tersebut langsung dimentahkan oleh warga di lapangan yang menyebut mereka masih terlantar di hunian sementara (huntara).

Kontradiksi antara pernyataan Gubernur dan fakta di lapangan ini kembali membuka luka lama polemik KSB yang tak kunjung usai.

Di hadapan media, Pramono Anung dengan percaya diri menyatakan bahwa kelompok utama warga yang dipimpin Muhammad Furqon telah menghuni KSB. Ia bahkan mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Furqon.

"Saya sudah mendapatkan laporan sebenarnya yang utama kelompok Furqon sudah di dalam (KSB). Bahwa ada kelompok lain sekarang ini pelan-pelan akan semuanya kita atur untuk bisa masuk ke dalam rumah susun," ujar Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2025).

"Saya kemarin komunikasi sama Furqon," tambahnya, menegaskan klaimnya.

Namun, saat dikonfirmasi, Ketua Kelompok Petani Madani Kampung Bayam, Muhammad Furqon, memberikan jawaban yang 180 derajat berbeda. Ia menegaskan bahwa hingga detik ini, ia dan warganya masih tinggal di huntara dekat KSB.

"Betul, kami masih di hunian sementara. Belum ada kejelasan kapan masuk ke kampung susun," ucap Furqon.

Menurutnya, sejak serah terima kunci secara simbolis di hadapan Pramono pada 6 Maret lalu, tidak ada satu pun kepastian yang mereka dapatkan. Furqon pun balik menantang Gubernur Pramono untuk tidak hanya menerima laporan dari bawahan, tetapi turun langsung ke lapangan.

"Kami masih di hunian sementara. Pak gubernurnya harus cek benar-benar," pungkasnya.

Polemik KSB ini adalah warisan masalah yang kompleks. Berawal dari penggusuran untuk pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di era Gubernur Anies Baswedan, warga dijanjikan hunian baru di KSB.

Namun, masalah muncul saat PT Jakpro selaku pengelola menetapkan harga sewa yang dinilai terlalu tinggi. Perseteruan memuncak di era Pj Gubernur Heru Budi Hartono, di mana Furqon sempat ditangkap polisi atas tuduhan pengrusakan, dan sebagian warga direlokasi paksa ke Rusun Nagrak.

Kelompok pimpinan Furqon inilah yang menolak relokasi dan memilih bertahan di huntara. Mereka jugalah yang membuat perjanjian dengan Pramono-Rano saat masa kampanye Pilkada, yang kini mereka tagih janjinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal APBD DKI: Server Rp1,7 Miliar, Proyektor Museum Lebih Mahal dari Mobil?

Skandal APBD DKI: Server Rp1,7 Miliar, Proyektor Museum Lebih Mahal dari Mobil?

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 17:22 WIB

Pramono Kurangi Pajak Bahan Bakar 80 Persen, Harga BBM di Jakarta Bisa Turun?

Pramono Kurangi Pajak Bahan Bakar 80 Persen, Harga BBM di Jakarta Bisa Turun?

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 16:03 WIB

Pramono Pastikan PKL dan UMKM Berdagang Nyaman, APKLI Janji Tak Jual Rokok ke Anak-anak

Pramono Pastikan PKL dan UMKM Berdagang Nyaman, APKLI Janji Tak Jual Rokok ke Anak-anak

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 15:30 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB